
“Mempersiapkan umat masa depan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri oleh negara atau Ormas tertentu, tapi kerja sama satu sama lain yang membutuhkan sinergi. Mari kita bekerja sama dengan saling mengokohkan,” kata Nasaruddin dalam Muktamar XXI Mathla’ul Anwar, dilansir dari sinpo.id, Minggu, 12 April 2026.
Menurutnya, forum seperti muktamar merupakan momentum yang tepat untuk merumuskan arah pembinaan umat. Tujuannya agar umat mampu membaca zaman tanpa kehilangan pegangan, serta terus bergerak maju dengan arah yang jelas.
Nasaruddin menyampaikan, Mathla’ul Anwar memiliki rekam jejak panjang dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu, posisi Ormas ini sangat strategis dalam ekosistem pembinaan umat, baik di bidang pendidikan maupun pemberdayaan sosial.
“Ia (Mathla’ul Anwar) adalah jembatan yang menghubungkan ajaran agama dengan kehidupan sosial. Melalui Muktamar XXI ini, kita berharap tidak hanya lahir kepemimpinan baru, namun juga gagasan-gagasan segar untuk memperkuat peran MA dalam membangun bangsa,” tukasnya.(***)













