
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – izin usaha pertambangan khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI) diperpanjang hingga tahun 2061.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah Indonesia dan PTFI telah sepakat untuk memperpanjang IUPK PTFI hingga 20 tahun ke depan. Sebagai syaratnya, Pemerintah Indonesia meminta penambahan 10 persen saham PTFI dan pembangunan pabrik fasilitas pengolahan hasil tambang (smelter) PTFI di Fakfak, Papua Barat.
“Freeport itu sampai 2061. Dia kan sudah sekian puluh tahun (beroperasi) dan dalam persyaratan ini mereka kan harus ada cadangan (mineral). Masa kita mau putuskan (kontrak dengan PTFI) dan cari yang lain,” ucap Arifin di Jakarta, sebagaimana dilansir metrotvnews.com, Jumat, 17 November 2023.
Arifin menyampaikan perjanjian pendahuluan atau Head of Agreement (HoA) soal perpanjangan IUPK dan divestasi saham PTFI akan diteken oleh Pemerintah Indonesia dan Freeport McMoRan (FCX) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2023 di San Francisco, Amerika Serikat (AS), pada pekan ini. “Harusnya kan minggu ini (HoA) selesai dalam momen APEC,” ucap dia.
Saat ini, pemerintah melalui Holding BUMN tambang, Mining Industry Indonesia (Mind ID) memegang saham prioritas dengan 51 persen, sisanya 49 persen saham dimiliki Freeport McMoRan. Setelah 2041, Mind ID akan menguasai 61 persen saham PTFI.
Arifin menuturkan dengan pengendalian saham tersebut, Mind ID dituntut optimal dalam mengelola sumber daya dan cadangan mineral untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami mengharapkan yang mengoperasikan tambang mineral itu yang mampu agar produktivitasnya bisa tinggi,” tegas dia.
Di sisi lain, Arifin juga mendorong PTFI untuk segera merealisasikan pembangunan smelter di Fakfak, Papua Barat. Ia menjelaskan dipilihnya kawasan tersebut untuk menumbuhkan kawasan industri di Fakfak seiring dengan pembangunan industri lainnya. Salah satunya akan didirikannya pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).
“Jadi kan ini perpanjangan PTFI mulai dari 2041. Memang kita minta secepatnya membangun itu (smelter di Fakfak). Nah, di Fakfak kan mau ada groundbreaking pabrik pupuk. Di situ akan ada kompleks industri yang banyak. Ini bisa mendorong ekonomi,” tutur Arifin.(***)













