
SORONG, satukanindonesia.com – Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Keluarga Alumni Jawa Timur (IKALJATIM) di Tanah Papua resmi memasuki tahapan strategis dalam proses pemilihan Ketua Umum periode 2026-2031.
Setelah masa pengambilan dan pengembalian formulir ditutup pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 18.00 WIT, Steering Committee (SC) memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal, transparan, dan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Ketua Steering Committee, Amin Ngabalin, didampingi Sekretaris Steering Committee Mozes Rudy F. Timisela, ST, serta Wakil Ketua Umum IKALJATIM Tanah Papua, Pdt. Robert Nerotumilena menyampaikan, empat tokoh yang telah mengambil formulir pencalonan, hanya dua bakal calon yang mengembalikan formulir beserta dokumen persyaratan hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Kedua bakal calon tersebut adalah Yohanis Momot dan drg. Aloysius Giyai. Sementara itu, Luksen Krenak dan Paul Karel Mayor belum mengembalikan formulir hingga penutupan pendaftaran.

“Steering Committee memberikan apresiasi kepada seluruh tokoh yang telah berpartisipasi dalam proses penjaringan. Tahapan berikutnya adalah verifikasi administrasi secara objektif untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai ketentuan organisasi,”ujar Amin Ngabalin melalui keterangan pers tertulis, Jumat (24/07/2026).
SC menjelaskan, hasil verifikasi administrasi akan dibahas dalam rapat internal Steering Committee sebelum ditetapkan dan diumumkan pada Pleno IV Rapat Paripurna Mubes II IKALJATIM Tanah Papua yang akan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Selain menetapkan bakal calon yang memenuhi syarat, Steering Committee juga akan membahas status bakal calon yang tidak mengembalikan formulir sesuai mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART.
Sekretaris SC, Mozes Rudy F. Timisela, ST, menegaskan, seluruh tahapan Mubes dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan keterbukaan sehingga hasil yang dicapai benar-benar mencerminkan kehendak organisasi.
Sementara Wakil Ketua Umum IKALJATIM Tanah Papua, Pdt. Robert Nerotumilena, mengajak, seluruh alumni Jawa Timur di Tanah Papua untuk menjaga persatuan, menghormati proses demokrasi organisasi, dan menjadikan Mubes II sebagai momentum memperkuat solidaritas serta memperbesar kontribusi IKALJATIM dalam mendukung pembangunan di Tanah Papua.
Dengan memasuki tahapan verifikasi administrasi, Mubes II IKALJATIM di Tanah Papua diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang berintegritas, visioner, serta mampu membawa organisasi semakin profesional, mandiri, dan berdaya saing sesuai tema Mubes tahun ini, “Transformasi IKALJATIM Profesional, Mandiri, dan Berdaya Saing.” [GRW]












