
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sebuah pabrik kimia di Yancheng, Jiangsu, China, meledak pada Kamis (21/03/19) menewaskan 47 orang dan melukai 640 orang.
Pihak berwenang segera bergerak cepat dengan menangkap sejumlah pejabat eksekutif perusahaan dan menahan mereka.
Diwartakan South China Morning Post, Jumat (22/03/19), Wali Kota Yancheng, Cao Lubao, mengatakan kebakaran telah padam dan hampir 3.000 orang telah dievakuasi dari fasilitas yang dikelola Tianjiayi Chemical.
Sementara itu, sekolah dan taman kanak-kanak juga ditutup selama otoritas memantau kualitas udara dan air.
Presiden China Xi Jinping yang sedang mengunjungi Italia meminta agar semua pejabat pemerintah mengetatkan prosedur inspeksi.
Hingga Jumat, dari ratusan orang yang terluka, terdapat 32 orang berada dalam kondisi kritis dan 58 lainnya terluka parah.
Kantor berita Xinhua merilis sebuah video yang menunjukkan seorang pria memanggil-manggil keluarganya, setelah dia dievakuasi dari puing-puing pada Kamis malam.
Mereka yang dievakuasi kebanyakan merupakan karyawan pabrik dan penduduk sekitar.
“Pemadam kebakaran menyelamatkan saya. Saya baik-baik saja, tapi terluka sedikit,” ucapnya.
Pabrik sekarang terlihat rata dengan tanah dan menyisakan puing-puing.













