• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pdt. Benny Giay: Orang Papua disingkirkan Agar Tidak Menjadi Bangsa di Masa Depan

Pdt. Benny Giay: Orang Papua disingkirkan Agar Tidak Menjadi Bangsa di Masa Depan

Februari 19, 2026
Jika Aku Memiliki Lebih dari Satu Nyawa

Jika Aku Memiliki Lebih dari Satu Nyawa

Juni 21, 2026
Ribka Haluk Dampingi Wapres RI Gibran Kunker di Papua Barat

Ribka Haluk Dampingi Wapres RI Gibran Kunker di Papua Barat

Juni 21, 2026
ADVERTISEMENT
Pemkab Teluk Bintuni Bangun Dermaga Rp3,5 Miliar di Distrik Kamundan

Pemkab Teluk Bintuni Bangun Dermaga Rp3,5 Miliar di Distrik Kamundan

Juni 21, 2026
Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Juni 21, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Kecuali di 2 Wilayah Ini

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Kecuali di 2 Wilayah Ini

Juni 21, 2026
Masyarakat Adat di Bintuni Adukan PT Petroenergy Utama Wiriagar

Masyarakat Adat di Bintuni Adukan PT Petroenergy Utama Wiriagar

Juni 21, 2026
122.931 Warga di Tanah Papua Masih Hidup di Pengungsian

122.931 Warga di Tanah Papua Masih Hidup di Pengungsian

Juni 21, 2026
Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode Patahkan Isu Dua Matahari

Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode Patahkan Isu Dua Matahari

Juni 21, 2026
Otorita IKN Bersama Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

Otorita IKN Bersama Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

Juni 21, 2026
DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

Juni 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pdt. Benny Giay: Orang Papua disingkirkan Agar Tidak Menjadi Bangsa di Masa Depan

Februari 19, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
58
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Moderator Dewan Geraja Papua, Pdt. Dr. Benny Giay menyatakan, Negara seakan berusaha menyingkirkan orang Papua, agar tidak menjadi suatu bangsa di masa depan.

Berbagai kebijakan pemerintah dalam bidang keamanan dan pembangunan seperti pengiriman pasukan terus menerus ke Tanah Papua dan Proyek Strategis Nasional yang ‘merampas’ tanah masyarakat adat, dinilai merupakan bagian dari cara negara menyingkirkan orang Papua.

“Sejarah, zaman, masyarakat dan waktu menempatkan kita di tanah ini. Nah belakangan ini ada PSN dan kita semua ini sedang disingkirkan untuk [tidak] menjadi bangsa di masa depan,”kata Pdt. Dr. Benny Giay saat membuka lokakarya rencana aksi Non Governmental Organization (NGO) “Merunut Ulang Jejak Gerakan Masyarakat Sipil Papua”, Kamis (19/02/2026).

Lokakarya yang diselenggarakan Dewan Gereja Papua dan Media Jubi ini, dilaksanakan di kawasan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Kamis (19/02/2026) hingga Jumat (20/02/2026).

Pdt. Dr. Benny Giay mengatakan kasus rasisme pada 2019 silam menjadi salah satu pintu masuk pemerintah untuk terus mengirim pasukan keamanan ke Tanah Papua.

Katanya, kasus rasisme itu tak pernah diselesaikan secara tuntas hingga kini. Sebaliknya, ketika orang Papua protes mereka dianggap makar.

“Sejak itu, pengiriman pasukan terus dilakukan ke Tanah Papua dan menyebabkan terjadinya pengungsian berbagai wilayah di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah terkesan melakukan pembiaran terhadap konflik di Tanah Papua. Padahal beberapa tahu lalu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI telah merumuskan dan meluncurkan laporan hasil investigasi mereka mengenai empat akar masalah Papua.

“Kita pikir negara ini berdasarkan dengan Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dapat membuka ruang yang diusulkan LIPI. Namun saat para peneliti LIPI menjelaskan penemuan mereka kepada lembaga-lembaga pemerintah justru mereka dicurigai dan diintrogasi karena dicurigai terkena pengaruh separatis, sejak itu pengharapan saya hilang, dan ideologi separatis ini dipelihara. Dibesar-besarkan,”pungkas Benny Giay. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Dewan Geraja PapuaPdt. Dr. Benny Giay
ShareTweetSend

Related Posts

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua sebut ‘Ada Pihak Yang Tak Ingin Tanah Papua Aman

Dewan Gereja Papua sebut ‘Ada Pihak Yang Tak Ingin Tanah Papua Aman

Juni 1, 2025
Intan Jaya Papua darurat kemanusiaan, DGP : Hentikan Operasi Militer

Intan Jaya Papua darurat kemanusiaan, DGP : Hentikan Operasi Militer

Mei 31, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?