• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dewan Gereja Papua sebut ‘Ada Pihak Yang Tak Ingin Tanah Papua Aman

Dewan Gereja Papua sebut ‘Ada Pihak Yang Tak Ingin Tanah Papua Aman

Juni 1, 2025
‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

Agustus 9, 2026
Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Agustus 9, 2026
ADVERTISEMENT
Tembakan OTK di Lokasi Festival Lembah Baliem, Dua Warga Terluka

Tembakan OTK di Lokasi Festival Lembah Baliem, Dua Warga Terluka

Agustus 9, 2026
Miliki Keunikan, Bupati Hermus Indou : Kopi Arfak Harus Dikembangkan

Miliki Keunikan, Bupati Hermus Indou : Kopi Arfak Harus Dikembangkan

Agustus 9, 2026
Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Agustus 8, 2026
Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Agustus 8, 2026
Jelang HUT Ke-40 PPAL,  Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Jelang HUT Ke-40 PPAL, Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Agustus 8, 2026
Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Agustus 8, 2026
Warga Papua Tengah Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Warga Papua Tengah Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Agustus 8, 2026
Kementerian ATR/BPN Kembali Raih Penghargaan Reputasi Institusi Pemerintah 2026

Kementerian ATR/BPN Kembali Raih Penghargaan Reputasi Institusi Pemerintah 2026

Agustus 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Dewan Gereja Papua sebut ‘Ada Pihak Yang Tak Ingin Tanah Papua Aman

[Daerah]

Juni 1, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
51
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Pdt. Dr. Benny Giay

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Dewan Gereja Papua (DGP) menduga, ada pihak dalam lingkaran pemerintah Pusat di Jakarta yang tak ingin Tanah Papua aman.

Dugaan itu disampaikan Moderator DGP, Pdt. Dr. Benny Giay dalam siaran pers yang dikutip media ini, Minggu (01/06/2025).

Pdt. Benny Giay mengatakan, dugaan itu bukan tanpa alasan. Sebab Presiden Republik Indonesia dua periode, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pernah menyampaikan hal itu kepada pihaknya, saat pertemuan di Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Desember 2012 silam.

Menurutnya, ketika itu SBY mengatakan, ‘Keadaan Papua itu begitu, karena kita sedang diatur sistem yang dijalankan ‘unsur garis keras di Jakarta’ yang tidak mau berdialog.’

“Makanya judul surat gembala ini begitu (Unsur garis keras pemerintah yang menjaga separatisme Papua supaya tidak mati atau bubar),”kata Pdt. Dr. Benny Giay.

Ia mengatakan, hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI sejak 2004 hingga 2008 telah melakukan penelitian dan menyimpulkan empat akar masalah Papua. Hasil penelitian itu telah dipublikasikan pada 2009, melalui laporan Tim Kajian Papua LIPI dalam buku ‘Papua Road Map.’

Empat akar masalah Papua berdasarkan penelitian LIPI, pertama masalah sejarah dan status politik integrasi Papua ke Indonesia.

Kedua, kekerasan dan pelanggaran HAM yang berlangsung di Papua dari 1965 melalui operasi militer nyaris tak ada pertanggungjawaban dari negara.

Ketiga, perasaan terdiskriminasi dan termarjinalkan yang diakibatkan oleh penyingkiran orang-orang Papua dalam rumusan pembangunan di tanah mereka, dan keempat kegagalan pembangunan di Papua.

Dikatakannya, awalnya berbagai kalangan termasuk pihak gereja optimis pemerintah akan menyiapkan langkah dialog damai antara para pihak di Papua dengan pihak di Jakarta atau pemerintah, untuk menyelesaikan empat akar masalah berdasarkan hasil penelitian LIPI.

“Akan tetapi, sekali lagi niat baik ini dihadang lagi oleh unsur ‘garis keras’ pemerintah di Jakarta,”ujarnya.

Menurutnya, Ketua Tim Kajian Papua LIPI ketika itu, almarhum Muridan Widjojo diundang berdiskusi akademik oleh lembaga negara yang berurusan dengan keamanan dan politik.

Akan tetapi, saat tiba di tempat diskusi para pihak itu justru mengintrogasi almarhum Muridan yang dianggap sebagai cara mereka menolak buku ‘Papua Road Map.’

“Sejak 2008 itu, pihak ‘garis keras’ di Jakarta menang. Empat akar soal itu (empat akar masalah Papua) dipelihara dan dibiarkan terus meradikalisasi nasionalisme Papua, yang digunakan kapan saja untuk operasi militer. Ujung-ujungnya genosida orang Papua yang kini tinggal satu juta jumlahnya,”kata Pdt. Benny Giay.

Dewan Gereja Papua pun mengajak semua kalangan berdiri bersama menyerukan pendekatan dialog dan perundingan menyelesaikan konflik di Tanah Papua, juga mendukung dan pesan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang pernah menyatakan ‘meski tidak mudah, perdamaian di Papua bisa terwujud, tergantung pemerintah.’

“Dialog damai yang dimaksud adalah perundingan damai, termasuk menghentikan operasi militer, konflik bersenjata dan eksploitasi Blok Wabu atau sumber daya alam lainnya,”tutupnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dewan Gereja Papua (DGP) mendugaPdt. Dr. Benny Giaytanah Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Juli 30, 2026
Gereja Tegaskan Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

Gereja Tegaskan Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

Juli 5, 2026
Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Juni 21, 2026

Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Mei 29, 2026

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

April 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?