• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Gereja Tegaskan Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

Gereja Tegaskan Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

Juli 5, 2026
Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Agustus 19, 2026
Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Agustus 19, 2026
ADVERTISEMENT
‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

Agustus 19, 2026
Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Agustus 19, 2026
 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

Agustus 19, 2026
Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Agustus 19, 2026
Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Agustus 19, 2026
Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Agustus 19, 2026
‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG  ‎

‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG ‎

Agustus 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Gereja Tegaskan Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

(Daerah)

Juli 5, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
65
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengatakan, eskalasi konflik bersenjata di Tanah Papua, dalam beberapa hari terakhir, khususnya di kabupaten Intan Jaya dan Yahukimo meningkat. Konflik tersebut, telah merenggut sejumlah nyawa.

Mereka yang menjadi korban jiwa di antaranya adalah Pdt. Elianus Agimbau, pelayan Tuhan dan gembala jemaat GKII, Melkiana Duwitau seorang ibu yang sedang hamil tujuh bulan dan Okto Tigau, warga sipil yang ditemukan meninggal dunia dengan dugaan mengalami penyiksaan dan luka-luka berat.

Selain mereka, ada lima korban luka tembak di dada serta mutilasi pada bagian telinga. Juga pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Captain Nicholas F. Goselin, yang meninggal dunia akibat penyerangan dan pembakaran pesawat AMA PK-RCY, di Bandara Ipdeheik, kampung Balinggama, distrik Sobaham, kabupaten Yahukimo pada 2 Juli 2026.

Konflik ini juga menyebabkan gugurnya seorang anggota TNI, Praka Bayu Oktara, serta menyebabkan ribuan warga sipil mengungsi akibat memburuknya situasi keamanan.

“Atas semua hal yang terjadi, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan dukacita yang mendalam. Setiap nyawa yang hilang adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang menyedihkan. Ketika seorang Pendeta, ibu hamil bersama bayinya, warga sipil, pilot pesawat, maupun aparat negara menjadi korban, yang terluka bukan hanya keluarga mereka, melainkan juga harkat martabat kemanusiaan kita bersama,”kata Pdt. Ronald Rischard Tapilatu, Kepala Biro Papua PGI melalui siaran pers PGI yang diterima, Minggu (05/07/2026).

Lanjut, Pdt. Ronald Rischard Tapilatu, apapun kepentingan atau alasannya baik politik maupun keamaman, menghilangkan nyawa manusia yang tak bersalah tidak dapat dibenarkan.

Terpisah, Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You menyatakan, sangat terpukul dengan peristiwa penembakan yang menewaskan pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegungan, Kamis (02/07/2026) pagi.

Dalam kejadian itu, pelaku juga membakar pesawat AMA Air PK-RCY milik maskapai Asosiation Mision Aviation atau AMA, yang dipiloti korban. Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB menyatakan bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You mengatakan, peristiwa tersebut bukan hanya kehilangan bagi Gereja Katolik, juga pukulan terhadap pelayanan kemanusiaan di pedalaman Tanah Papua.

“Kami sungguh merasa terpukul. Sebagai pimpinan gereja yang memiliki pesawat ini, kami sangat terpukul dengan peristiwa tersebut,”kata Uskup Yanuarius saat memberikan keterangan pers di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (03/07/2026).

Dalam rangkaian peristiwa kekerasan ini, seorang ibu yang sedang hamil tujuh bulan di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah bernama Melkiana Duwitau dilaporkan tewas ditembak bersama janin dalam kandungannya, Kamis (02/07/2026) malam.

Dari informasi yang dihimpun, korban tertembus peluru yang diduga ditembakkan dari arah pos militer, berjarak sekira 50 meter dengan rumah korban di kawasan Jaringan (J2) Kota Sugapa.

Dari rekeman video yang beredar, korban sempat dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Intan Jaya di Sugapa. Akan tetapi nyawanya tidak tertolong.

Menanggapi rangkaian peristiwa ini, PGI menegaskan sikap sebagai berikut.

Pertama, mengecam keras segala bentuk pembunuhan, penyiksaan, mutilasi, dan serangan bersenjata yang menimbulkan korban jiwa, termasuk penyerangan terhadap pesawat sipil dan warga tak bersenjata.

Kedua, menyatakan keprihatinan mendalam atas semakin pudarnya penghormatan terhadap martabat manusia, padahal setiap orang diciptakan menurut gambar Allah dan memiliki nilai yang tak tergantikan.

Ketiga, mendesak semua pihak yang bertikai untuk menahan diri dan menghentikan semua bentuk kekerasan. Keselamatan dan perlindungan warga sipil seharusnya menjadi prioritas utama.

Keempat, menilai pendekatan militeristik yang diterapkan selama ini tidak mampu menghadirkan solusi damai dan adil, justru melahirkan penderitaan panjang yang berulang bagi warga sipil di daerah konflik.

Kelima, mendesak agar seruan dialog damai yang telah disampaikan oleh gereja, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sipil selama ini dapat segera diwujudkan secara nyata dan bermartabat.

Keenan, mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas seluruh peristiwa ini melalui penyelidikan yang independen dan tidak memihak, serta menjatuhkan sanksi hukuman berat bagi pelaku yang terbukti bersalah.

Ketujuh, meminta Panglima TNI dan Kapolri untuk segera menegakkan hukum dan memproses aparat TNI atau Polri yang patut diduga melanggar hukum atau hak asasi manusia secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalu siaran pers, PGI menyampaikan, belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban, baik keluarga Pdt. Elianus Agimbau, Ibu Melkiana Duwitau dan bayi yang dikandungnya, Okto Tigau, Pilot Nicholas F. Goselin, Praka Bayu Oktara, maupun seluruh korban lainnya.

“PGI berdoa kiranya Tuhan Yesus Kristus, Sang Raja Damai, memberikan kekuatan, penghiburan, dan pengharapan kepada setiap keluarga yang sedang berduka serta menghadirkan damai sejahteraNya bagi seluruh Tanah Papua,”pungkas Pdt. Ronald Rischard Tapilatu. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: KekerasanPersekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)tanah Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Agustus 19, 2026
Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Juli 30, 2026
Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Juni 21, 2026

Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Mei 29, 2026

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

April 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?