• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pedagang Masih Takut, Sejumlah Pasar di Jayapura Lumpuh

Pedagang Masih Takut, Sejumlah Pasar di Jayapura Lumpuh

Agustus 30, 2019
Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan

Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan

April 20, 2026
Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

April 20, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri HAM: Kritik Bagian dari Hak Warga Negara yang Harus Dilindungi

Menteri HAM: Kritik Bagian dari Hak Warga Negara yang Harus Dilindungi

April 20, 2026
Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

April 19, 2026
Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

April 19, 2026
Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

April 19, 2026
Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

April 19, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

April 19, 2026
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, April 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Pedagang Masih Takut, Sejumlah Pasar di Jayapura Lumpuh

[Nasional]

Agustus 30, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
78
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ilustrasi

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sejumlah pasar di Kota Jayapura, Papua lengang sehari pascakerusuhan. Pedagang masih takut kerusuhan kembali pecah di ibu kota Papua itu sehingga memilih menutup tokonya.

Dilansir dari Antara, sejumlah pasar yang lengang adalah Pasar Sentral dan Pasar Induk Regionel Youtefa. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Hamadi juga dilaporkan sepi.

“Belum banyak pedagang yang menjual ikan,” kata Iqbal, salah satu penjual ikan di TPI Hamadi. Ia menduga paling cepat pedagang ikan akan mulai berdagang besok.

Para pedagang di Pasar Sentral yang berjarak sekitar 500 meter dari TPI Hamadi juga memilih menutup tokonya.

Seorang pedagang yang terlihat di pasar menyatakan para pedagang baru akan besok membuka tokonya. Ia berharap kondisi keamanan di Jayapura segera pulih.

“Mudah-mudahan situasi segera pulih sehingga aktifitas di pasar kembali normal,” ujar Fatimah.

Pasar Induk Regional Youtefa, Distrik Abepura, juga masih sepi. Pantauan Antara. tak ada pembeli atau penjual di pasar ini. Pasokan hasil bumi dari Koya dan Arso di Kabupeten Keerom juga terhenti hari ini.

Pasal Induk Regional Youtefa adalah pasar terbesar di Papua. Sebagai pasar induk, pasar ini biasanya dipadati pedagang dan pembeli. Namun hari ini pasar tersebut lumpuh.

Terminal angkutan kota dan pedesaan yang masih dalam kompleks pasar juga sepi dari warga dan kendaraan roda empat.

Di gapura pintu masuk Pasar Youtefa yang biasa diakses dari Jalan Baru, juga tidak nampak para penjual buah pinang yang biasanya ramai menjajakannya diatas motor.

Begitu juga, angkutan pedesaan yang biasanya parkir di luar pasar setelah pagi dini hari membawa hasil bumi dari Koya dan Arso, tidak nampak antriannya.

Sementara di lapak-lapak, seperti lapak pakaian bekas, lapak ikan segar, lapak sayur dan lapak kelontong juga nampak sepi, hanya terlihat satu atau dua orang penjual yang mencoba peruntungan untuk berjualan, sehari pasar rusuh.

“Ini juga mau jualan tapi takut ada demo lagi,” kata Ria, seorang penjual kelontong.

Senada, Amir penjual ikan segar mengaku memilih tidak berjualan karena pembeli tidak ada.

“Bagaimana mau jualan kalau pembelinya tidak ada,” katanya.(GS)

Sumber

Komentar Facebook

Tags: JayapuraNasionalPapuaPapua BaratRusuh JayapuraRusuh Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Maret 28, 2026
Pencetus Gagasan Tujuh Wilayah Budaya di Tanah Papua Tutup Usia

Pencetus Gagasan Tujuh Wilayah Budaya di Tanah Papua Tutup Usia

Maret 24, 2026
Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Maret 19, 2026

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026

Temui Menteri Pertanian RI, Gubernur Papua Barat Harap Dukungan Pemerintah Pusat

Maret 16, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?