• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Diminta Maksimalkan Dana Otsus untuk Pendidikan dan Kesehatan di Papua Barat

Pemerintah Diminta Maksimalkan Dana Otsus untuk Pendidikan dan Kesehatan di Papua Barat

September 9, 2023
Siapkan Dana Rp60 Triliun untuk Aceh dan Sumatera, Purbaya: Jangan Takut, Anggarannya Ada

Siapkan Dana Rp60 Triliun untuk Aceh dan Sumatera, Purbaya: Jangan Takut, Anggarannya Ada

Mei 25, 2026
Menteri PPPA Arifah Fauzi Tekankan Pentingnya Pengembangan Bakat dan Soft Skills Anak

Menteri PPPA Arifah Fauzi Tekankan Pentingnya Pengembangan Bakat dan Soft Skills Anak

Mei 25, 2026
ADVERTISEMENT
Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Mei 25, 2026
Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Mei 25, 2026
Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 25, 2026
Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Mei 25, 2026
Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Mei 25, 2026
Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Mei 25, 2026
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

Mei 25, 2026
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Mei 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerintah Diminta Maksimalkan Dana Otsus untuk Pendidikan dan Kesehatan di Papua Barat

[Daerah]

September 9, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
80
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Senator Papua Barat, Dr. Filep Wamafma mengungkapkan sederet persoalan pendidikan dan kesehatan di provinsi Papua Barat, yang hingga kini belum terselesaikan.

Menurut Filep, kedua sektor itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang diprioritaskan dapat terakomodir melalui alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus).

Pasalnya, sektor pendidikan di Papua Barat masih membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) terutama di daerah-daerah pedalaman. Diantaranya seperti infrastruktur sekolah, ketersediaan tenaga pendidik dan kependidikan hingga aksesibilitas atau keterjangkauan pelajar lantaran biaya transportasi dan medan yang cukup sulit dilewati.

“Memang kita harus akui masalah pendidikan masih sangat perlu diperhatikan. Soal fasilitas, jumlah tenaga pendidiknya, tendiknya, memang hampir sebagian besar cukup baik di daerah perkotaan, namun lain halnya dengan daerah pedalaman, masih sangat memprihatinkan. Meskipun di perkotaan juga sebagian siswa menjangkau sekolah butuh ongkos transportasi, dan lebih sulit lagi di pedalaman, karena medannya juga sulit,”ujar Filep kepada media ini, baru-baru ini.

Lanjut, dirinya menemukan, beberapa daerah sudah ada fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah tetapi tidak ada guru pengejar.

“Kalaupun ada guru, jumlahnya tidak mencukupi sehingga satu dua guru harus mengajar di banyak kelas. Belum lagi kasus guru meninggalkan tempat tugas, karena tidak didukung oleh fasilitas dan kesejahteraan yang cukup. Faktor-faktor ini yang menurut saya perlu menjadi bahan evaluasi kita bersama,”sambungnya.

Menurut Filep Wamafma, masalah pendidikan ini harusnya dapat tertangani melalui pengelolaan dana Otsus khusus bidang pendidikan yang alokasinya mencapai 35 Persen. Lebih jauh, dia berharap secara umum sistem pendidikan di Papua Barat dapat terus ditingkatkan mutu dan kualitasnya.

Pasalnya, banyak negara yang tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) melimpah sebagaimana Papua, namun dapat maju dan memiliki kekuatan ekonomi berpengaruh di dunia internasional lantaran kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.

Oleh sebab itu, Filep mengajak semua pihak terutama pemda untuk memantapkan mindset membangun SDM Papua Barat yang berkualitas melalui pendidikan, tidak hanya memenuhi kekurangan yang ada melainkan juga meraih standar kualitas pendidikan yang jauh lebih baik.

Yang diharapkan dari lahirnya Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua, menurutnya, kebijakan Pemda yang mampu menjawab masalah di akar rumput (masyarakat) dan Pemda yang memiliki otoritas untuk mengelola keuangan daerah yaitu gubernur dan para bupati.

“Saya tahu bahwa setiap daerah memiliki persoalan yang beda-beda dan tentu masalah anggaran menjadi faktor utama. Namun harus diingat pengelolaan sumber dana Otsus harus sesuai dengan peruntukannya. Sehingga bagi saya kita harus berani untuk mengatakan bahwa masalah pendidikan ini masalah yang mendasar dan mari kita siap mengambil risiko apapun karena pendidikan menjadi yang terpenting untuk kemajuan daerah,”ungkap Pace Jas Merah ini.

Kemudian, di sektor kesehatan, Filep menyoroti masalah jaminan kesehatan bagi masyarakat Papua Barat, mulai dari pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas kesehatan (faskes) dan kesejahteraan para tenaga medis di daerah. Menurut Filep, layanan kesehatan gratis sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama masyarakat dengan keterbatasan finansial.

Selain itu, Filep menekankan perlunya menghadirkan fasilitas teknologi dan tenaga medis di setiap rumah sakit atau puskesmas, terutama ketersediaan dokter ahli dan fasilitas teknologi yang diperlukan sesuai bidang spesialisasinya.

“Harapannya, kita memiliki dokter-dokter ahli atau spesialis, memiliki fasilitas-fasilitas teknologi yang mendukung sehingga masyarakat Papua Barat mendapatkan layanan kesehatan cukup di daerah dan tidak perlu keluar daerah. Karena kualitas layanan kesehatan juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita. Saya yakin dokter spesialis di RS mumpuni namun kadang terkendala tidak adanya alat-alat khusus yang mendukung, sehingga pasien harus lari ke dokter praktik, ini butuh waktu dan biaya lagi. Ini tentu harus diperhatikan,”pungkasnya.

“juga masalah keterjangkauan masyarakat terhadap faskes, jangan sampai karena medan yang berat, butuh waktu tempuh yang lama sehingga pasien meninggal dalam perjalanan, terutama di daerah pedalaman. Jadi perlu perhatian juga untuk memastikan layanan kesehatan juga bagi masyarakat yang menggunakan BPJS,”

Atas kondisi tersebut, pimpinan Komite I DPD RI ini mengajak stakeholder yakni pemerintah provinsi, kabupaten dan kota bersama dinas teknis lainnya untuk menangani kebutuhan dan kendala ini diantaranya melalui pengelolaan dana Otsus untuk bidang kesehatan.

“Mari kita juga menghargai para tenaga medis sehingga mereka juga dengan totalitasnya didukung untuk memberikan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, juga dipenuhi haknya, tunjangan kehidupan atau tunjangan-tunjangan lain sebagai komitmen kita untuk memberikan kesejahteraan bagi para medis. Sekali lagi saya harapkan para guru, dosen dan para tenaga medis diperhatikan betul untuk mendukung jaminan pelayanan dasar bagi Papua yang jauh lebih baik lagi,”pungkasnya. [GRW/redaksi]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dana OtsusDr. Filep WamafmaKesehatanPapua BaratPendidikanSenator Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Mei 12, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Nilai Pendidikan di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Berubah Signifikan

Wakil Ketua Komisi X DPR Nilai Pendidikan di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Berubah Signifikan

Mei 4, 2026
Soroti Insiden di SMA Taruna Kasuari, Komite III DPD RI Desak Evaluasi Total 

Soroti Insiden di SMA Taruna Kasuari, Komite III DPD RI Desak Evaluasi Total 

April 24, 2026

Rapat bersama KONI Pusat, DPD RI Soroti Kesejahteraan Atlet di Daerah

April 22, 2026

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Maret 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?