
SORONG, satukanindonesia.com – Guna mendorong konektivitas antar wilayah dan mendukung transportasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tambrauw meminta, PT ASDP Indonesia Ferry membuka rute penyeberangan.
Bupati Kabupaten Tambrauw, Yeskiel Yesnath menjelaskan, ketersediaan transportasi laut yang terjangkau dan terjadwal secara reguler menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Karena kondisi geografis Tambrauw yang sebagian besar terdiri atas wilayah pesisir belum terlayani optimal oleh moda transportasi laut,”jelasnya dalam keterangan pers, Senin (21/07/2025).
Berkaitan dengan upaya itu, Pemkab Tambrauw, Anggota DPRK melaksanakan pertemuan strategis dengan Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas Mandenas dan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo pada 15 Juli 2025.
Ia mengatakan, pertemuan ini secara khusus membahas usulan pembukaan dua rute strategis layanan penyeberangan kapal feri, yaitu rute Sorong-Tambrauw (PP) dan Raja Ampat-Tambrauw (PP).
“Kedua rute ini dinilai penting dalam membuka aksesibilitas masyarakat serta mendukung pemerataan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan, khususnya di kawasan Kabupaten Tambrauw,”katanya.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas menyatakan, dukungan penuh atas usulan ini dan akan mengawal prosesnya hingga masuk dalam agenda prioritas Nasional.
“Kita akan kawal usulan ini. Karena ini bukan sekadar urusan transportasi, tapi menyangkut pemerataan pembangunan dan keadilan sosial bagi masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T),”katanya.
Sementara Direktur Utama PT ASDP Indonesia, Ferry Heru Widodo menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan, kesiapan ASDP untuk melakukan kajian teknis dan operasional, termasuk terkait sarana pelabuhan dan armada, sebagai bagian dari tindak lanjut usulan pembukaan rute.
Dalam hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa usulan pembukaan rute feri ini akan diagendakan lebih lanjut dan diupayakan untuk dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama secara sinergis dalam percepatan realisasi program ini demi mendukung kelancaran mobilitas, perekonomian daerah, serta pelayanan publik bagi masyarakat Papua Barat Daya dan sekitarnya khususnya bagi Masyarakat Kabupaten Tambrauw.
Pemkab Tambrauw menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar rute ini dapat segera terwujud demi kemajuan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir dan terpencil. [**/GRW]













