
MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Tumpukan sampah berserakan terutama di tempat penampungan sementara (TPS) dibeberapa titik di kota Manokwari, provinsi Papua Barat. Selain merusak pemandangan, tapi juga menimbulkan bau tak sedap.
Diantaranya, lokasi TPS yang terletak tempat depan SMA Negeri 1 di Jalan Reremi, Palapa, distrik Manokwari Barat, kabupaten Manokwari.
Tak hanya itu, sampah juga terlihat di jalan utama Trikora Sowi sehingga menyebabkan warga mengeluh terkait adanya sampah yang menumpuk.
Kondisi ini disebabkan, karena hak petugas pengangkut sampah belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) selama kurang lebih empat bulan.
Disisi lain terdapat tunggakan Armada pengangkut sampah di Bahan Bakar Minyak (BBM), di SPBU dan suku cadang Armada sudah tidak bisa dilayani bengkel.
“Kami sangat sayangkan, karena dari Hari Senin petugas pengangkut sampah sudah mogok,”kata Ketua Komisi III DPRD Manokwari Abu Rumkel, Kamis (05/06/2025).
Rumkel juga menyayangkan, Hak-hak petugas yang belum diberikan seperti Gaji 4 bulan belum dibayar serta masalah minum makan petugas kebersihan.
“Kota sudah ingatkan berkali kali saat hering dengan Dinas Lingkungan hidup tapi alasannya selalu anggaran sedang di Efesiensi,”ucapnya.
Sementara Rudi, salah satu warga Sowi mengatakan, penumpukan sampah di TPS membuat warga setempat tidak nyaman.
“Sampah ini sudah bermalam di TPS, kami tidak nyaman,”kata Rudi Warga Sowi.
Untuk itu, diharapkan pemerintah segara mengambil langkah guna mengatasi permasalahan tersebut.
“Kami berharap pemerintah Daerah segera memberikan solusi terkait masalah sampah agar tidak menggangu kenyamanan, apalagi ini ibukota Provinsi Papua Barat”pungkasnya. [**/GRW]












