• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

September 8, 2019
Stop Ekspor Gas ke Singapore Sementara, Projo Kepri Dorong Renegosiasi Kontrak, Prioritaskan Hilirasi dalam Negeri

Stop Ekspor Gas ke Singapore Sementara, Projo Kepri Dorong Renegosiasi Kontrak, Prioritaskan Hilirasi dalam Negeri

Juni 17, 2026
Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Juni 17, 2026
ADVERTISEMENT
Mensos: Bantuan Darurat Sudah Disalurkan kepada Korban Gempa Sulawesi Tengah

Mensos: Bantuan Darurat Sudah Disalurkan kepada Korban Gempa Sulawesi Tengah

Juni 17, 2026
Mendag Dorong Pelaku UMKM Segera Miliki NIB untuk Perluas Akses Bisnis dan Pembiayaan

Mendag Dorong Pelaku UMKM Segera Miliki NIB untuk Perluas Akses Bisnis dan Pembiayaan

Juni 17, 2026
Anggota Komisi XIII DPR Kritik Alokasi Anggaran Komnas HAM, Tak Mencerminkan Mandat Negara

Anggota Komisi XIII DPR Kritik Alokasi Anggaran Komnas HAM, Tak Mencerminkan Mandat Negara

Juni 17, 2026
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Rp21 Miliar oleh Dirjen Bea Cukai Djaka Budi

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Rp21 Miliar oleh Dirjen Bea Cukai Djaka Budi

Juni 17, 2026
RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
BMKG: Gempa Berkekuatan M6,7 di Palu Tak Berpotensi Tsunami

BMKG: Gempa Berkekuatan M6,7 di Palu Tak Berpotensi Tsunami

Juni 17, 2026
Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Juni 17, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini, Kecuali Jakbar

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini, Kecuali Jakbar

Juni 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juni 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

[Internasional]

September 8, 2019
in Internasional
0
0
SHARES
39
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
PM Inggris, Boris Johnson, menyatakan lebih memilih mati ketimbang kembali meminta penundaan tenggat Brexit. (Foto:REUTERS)

Jakarta, satukanindonesia.com – Usai dua kali menelan kekalahan di parlemen, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kini kembali menyampaikan pernyataan kontroversial. Dia mengaku lebih memilih mati ketimbang kembali meminta penundaan tenggat pengunduran diri negara itu dari Uni Eropa (Brexit).

“Saya lebih baik mati di selokan daripada harus meminta Uni Eropa kembali menunda Brexit,” kata Johnson saat berpidato di Akademi Kepolisian Wakefield, West Yorkshire, seperti dilansir AFP, Jumat (6/9/19).

Dalam pemungutan suara pada Rabu lalu, parlemen memutuskan menentang rencana Johnson untuk melakukan proses pengunduran diri negara itu dari Uni Eropa (Brexit) tanpa kesepakatan. Mereka juga menolak mendukung usul Johnson untuk menggelar pemilihan umum sela.

Anggota parlemen yang menolak usulan Brexit Johnson mencapai 328 orang. Sedangkan yang setuju sebanyak 301 orang.

Sebanyak 21 orang adalah anggota fraksi Konservatif. Mereka kemudian didepak dari partai.

Pemimpin oposisi sekaligus Ketua Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengatakan dia sebenarnya mendukung pemilu sela asal Johnson berjanji tidak akan melakukan Brexit tanpa kesepakatan. Sedangkan Johnson mengklaim perundingan Brexit dengan Uni Eropa mengalami kemajuan.

“Kita harus keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober,” kata Johnson.

Sang adik, Jo Johnson, yang menentang Brexit memutuskan mundur dari jabatan Menteri Junior Universitas setelah Johnson kalah dalam voting di parlemen.

Jika Majelis Rendah berhasil meloloskan RUU menolak Brexit tanpa kesepakatan, maka bisa memaksa Johnson kembali menunda proses itu sampai 31 Januari 2020. Namun, Johnson menyatakan akan kembali mengajukan usul pemilu sela kepada Majelis Rendah pada Senin pekan depan, dan menantang oposisi untuk mendukungnya kali ini.

RUU yang diajukan Majelis Rendah juga harus disetujui terlebih dulu oleh Majelis Tinggi sebelum disahkan. Hal ini membuat urusan Brexit kembali dihantui ketidakjelasan dan khawatir kembali menjadi krisis politik seperti pada era mantan perdana menteri, Theresa May.

Uni Eropa sampai saat ini belum bersikap soal perdebatan baru soal Brexit di Inggris. Namun, Menteri Urusan Eropa Prancis, Amelie de Montchalin, menyatakan tidak baik jika tenggat Brexit kembali mundur.

“Saya lihat memberikan kembali perpanjangan selama enam bulan tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Amelie.

Di sisi lain, parlemen Inggris juga harus kerja keras untuk menyelesaikan RUU itu sebelum masa reses pada akhir pekan depan. Menurut Corbyn, hal itu adalah kesempatan terakhir untuk mencegah kekacauan situasi jika Brexit dilakukan tanpa kesepakatan. (GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Boris JohnsonBrexitInggrisInternasional
ShareTweetSend

Related Posts

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023
Indonesia dan Inggris Sepakati Kerja Sama Pengembangan Pelayaran Berkelanjutan

Indonesia dan Inggris Sepakati Kerja Sama Pengembangan Pelayaran Berkelanjutan

Februari 3, 2023

Kapal Angkatan Laut Inggris HMS Richmond Kunjungi Indonesia

Oktober 7, 2021

Kerja Sama dengan AS, Australia akan Bangun Kapal Selam Nuklir

September 17, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?