
Jakarta, satukanindonesia.com – Anggota PAM OPVIT di Polda Bangka Belitung memiliki pekerjaan sampingan sebagai badut. Usai menjalankan tugas negara menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat, Fardiansyah berganti badut menggunakan seragam badut untuk mencari penghasilan tambahan dengan cara halal.
Kegiatan Fardiansyah ini diviralkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni melalui unggahan di akun Instagram @ahmadsahroni88. Menggunakan seragam badut ini, Fardiansyah mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi, terutama tentang keselamatan lalu lintas.
“Sebagai polisi, salah satu peran di unit Binmas adalah untuk memberi edukasi kepada masyarakat. Ini salah satunya yang saya coba lakukan melalui menjadi badut ini, agar saya bisa hadir di tengah masyarakat dengan cara yang menyenangkan. Karena selama ini kan orang tua suka menakut-nakuti anaknya, seperti ‘awas ada polisi’, nah itu ingin kita hilangkan,” kata Fardiansyah, dilansir dari JawaPos.com, Selasa (12/8).
“Bahwa polisi itu hadir dengan kehangatan dan keakraban. Dan dengan cara ini, pesan-pesan seperti keselamatan lalu lintas, bisa sampai dengan mudah,” imbuhnya.
Bripka Fardiansyah banyak memberikan edukasi kepada anak-anak. Materi yang paling banyak disampaikan yakni mengenai keselamatan lalu lintas, dan pencegahan perundungan atau bullying.
“Biasanya, saya memberi edukasi menjadi badut ini mulai dari mengingatkan anak agar selalu pakai helm saat berkendara dengan orang tuanya, lalu juga saya edukasi anak-anak agar menghindari bullying di sekolah, dan kalau melihat tindakan tersebut, jangan ragu lapor polisi. Saya harap langkah kecil ini bermanfaat dan menumbuhkan rasa percaya kepada polisi sejak dini,” tambahnya.
Atas tindakan mulianya, Sahroni dikabarkan memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 100 juta. Hal ini dikonfirmasi oleh salah satu staf Sahroni yang enggan disebutkan namanya.
“Ya betul. Ada bantuan dari Pak Sahroni dengan nominal Rp 100 juta. Sebagai bentuk perhatian dan dukungan,” ujarnya.(***)













