• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Polisi Tak Kompromi Jika Demo di Jakarta Berujung Ricuh

Polisi Tak Kompromi Jika Demo di Jakarta Berujung Ricuh

Oktober 20, 2020
Tiga Pati Polri Terduga Penyadapan Presiden Prabowo Sudah Ditahan

Tiga Pati Polri Terduga Penyadapan Presiden Prabowo Sudah Ditahan

November 4, 2026
Dugaan Penyadapan Prabowo Diungkap, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka

Dugaan Penyadapan Prabowo Diungkap, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka

November 3, 2026
ADVERTISEMENT
OTK Bakar Sasi Salib di wilayah Adat Marga Kamuyend

OTK Bakar Sasi Salib di wilayah Adat Marga Kamuyend

November 3, 2026
Produksi Emas dan Tembaga Freeport Terjun Bebas

Produksi Emas dan Tembaga Freeport Terjun Bebas

November 3, 2026
Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen di Mabes

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen di Mabes

November 3, 2026
Mabes Polri Janji Beri Penjelasan Terkait Kabar Sejumlah Polisi Ditangkap

Mabes Polri Janji Beri Penjelasan Terkait Kabar Sejumlah Polisi Ditangkap

November 3, 2026
Dukung Pernyataan Menteri HAM, Pansus Papua DPD RI Tolak Dandhy Laksono di Pidanakan

Dukung Pernyataan Menteri HAM, Pansus Papua DPD RI Tolak Dandhy Laksono di Pidanakan

November 3, 2026
Menkop: ODA Smart Factory Korea dan Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Menkop: ODA Smart Factory Korea dan Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

November 3, 2026
Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Jawa Timur Terkait Kasus Narkoba, Habiburokhman: Tak Intervensi Polisi

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Jawa Timur Terkait Kasus Narkoba, Habiburokhman: Tak Intervensi Polisi

November 3, 2026
Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital dan Lintas Negara

Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital dan Lintas Negara

November 3, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, November 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Polisi Tak Kompromi Jika Demo di Jakarta Berujung Ricuh

[Nasional]

Oktober 20, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
37
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan aparat kepolisian tak segan bertindak represif terhadap massa yang memicu kerusuhan dalam demonstrasi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta, Selasa (20/10/2020) ini.

Demonstrasi hari ini terkonsentrasi di kawasan Medan Merdeka, diinisiasi oleh elemen buruh dan mahasiswa.

“Kepolisian tidak akan segan-segan untuk represif, dalam hal ini perusuh-perusuh yang membuat kerusuhan dengan merusak fasilitas umum, pos kepolisian, atau kekerasan-kekerasan lain,” tutur Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (20/10/2020).

Dia berkata kepolisian juga terus melakukan razia terhadap massa perusuh yang akan bergabung dalam aksi demo. Mereka yang terbukti massa perusuh di luar demonstran langsung ditangkap.

“Ini akan kita tindak tegas, dari razia kita akan amankan, tetapi kalau sudah terjadi kerusuhan akan kita tindak tegas, apalagi kalau sudah merusak fasilitas-fasilitas umum,” ujarnya.

Disampaikan Yusri, kepolisian juga melakukan patroli di wilayah perbatasan untuk mencegah massa perusuh masuk dan bergabung dalam demonstrasi di Jakarta.

Namun, Yusri menegaskan bagi massa yang memang ingin melakukan aksi demo, kepolisian akan tetap melakukan pengawalan dan pengamanan.

“Kalau itu murni untuk melakukan unjuk rasa sesuai penyampaian aspirasi yang ada, sesuai dengan pemberitahuan yang disampaikan ke kepolisian, kita akan kawal,” kata Yusri.

 Sebanyak 10.587 personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Selain itu, ada 10.000 personel cadangan yang disiagakan di Monas dan Gedung DPR.

Yusri sebelumnya juga menyampaikan bahwa pihaknya mengantisipasi pergantian lintas massa perusuh di akhir aksi demo.

Berkaca pada demo beberapa 8 Oktober lalu yang berujung rusuh, Yusri menyebut selalu ada massa perusuh yang bergabung dan melakukan kerusuhan.

“Nanti yang rawan waktu mau selesai itu ada lintas ganti, lintas ganti ini adalah orang-orang yang memang niatnya untuk kerusuhan,” kata Yusri.

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DemonstrasikerusuhanOmnibus LawPolda Metro JayaTolak Omnibus Law
ShareTweetSend

Related Posts

KY Dorong Omnibus Law untuk Perkuat Pengawasan Etik Hakim

KY Dorong Omnibus Law untuk Perkuat Pengawasan Etik Hakim

November 1, 2026
Polisi Tetapkan 48 Perusuh jadi Tersangka Demo 27 Agustus

Polisi Tetapkan 48 Perusuh jadi Tersangka Demo 27 Agustus

Agustus 30, 2026
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Kunjungan Perdana Menteri Thailand ke Jakarta

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Kunjungan Perdana Menteri Thailand ke Jakarta

Agustus 3, 2026

Polda Metro Jaya Jamin Kamtibmas Jakarta Kondusif Jelang Agustus

Agustus 1, 2026

Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Ada Pihak Halangi Proses Hukum Korupsi dan TPPU

Juli 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?