• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presiden Afghanistan Tolak Bebaskan 5.000 Tahanan Sesuai Perjanjian Damai AS-Taliban

Presiden Afghanistan Tolak Bebaskan 5.000 Tahanan Sesuai Perjanjian Damai AS-Taliban

Oktober 6, 2020
Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

September 4, 2026
Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan

Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan

September 4, 2026
ADVERTISEMENT
KY dan LPSK Perkuat Pelindungan Saksi dan Korban

KY dan LPSK Perkuat Pelindungan Saksi dan Korban

September 4, 2026
Menteri PANRB Minta Hasil Kerja Birokrasi Fokus Selesaikan Masalah Sosial

Menteri PANRB Minta Hasil Kerja Birokrasi Fokus Selesaikan Masalah Sosial

September 4, 2026
Dukung Keputusan MSG dan PIF, ULMWP : Pejuang Papua Harus Tetap Rendah Hati

Dukung Keputusan MSG dan PIF, ULMWP : Pejuang Papua Harus Tetap Rendah Hati

September 4, 2026
Mendagri Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Mendagri Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

September 4, 2026
Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

September 4, 2026
Zulkifli Hasan: Tak Ada Toleransi terhadap Kelalaian, Tindak Tegas Penanggung Jawab SPPG

Zulkifli Hasan: Tak Ada Toleransi terhadap Kelalaian, Tindak Tegas Penanggung Jawab SPPG

September 4, 2026
BGN Efisiensi Rp30 Triliun, Pagu Anggaran MBG 2027 Jadi Rp232,5 Triliun

BGN Efisiensi Rp30 Triliun, Pagu Anggaran MBG 2027 Jadi Rp232,5 Triliun

September 4, 2026
DPD RI : Mudah-mudahan Jeritan dan Tangisan Papua bisa Didengar

DPD RI : Mudah-mudahan Jeritan dan Tangisan Papua bisa Didengar

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Presiden Afghanistan Tolak Bebaskan 5.000 Tahanan Sesuai Perjanjian Damai AS-Taliban

[Internasional]

Oktober 6, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
33
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berbicara di konferensi pers di Kabul, Afghanistan, Minggu (1/3/2020).

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani tolak pembebasan 5.000 tahanan Taliban sebagai syarat terjalinnya perundingan intra-Afghanistan. Pernyataan ini diungkapkan presiden yang menjabat sejak 29 September 2014 itu, pada Minggu (1/3/2020) seperti dilansir dari Reuters.

“Pemerintah Afghanistan telah memutuskan untuk menolak pembebasan 5.000 tawanan Taliban,” ucap Ghani pada wartawan di Kabul, sehari setelah perjanjian damai ditandatangani di Doha, Qatar.

Dalam perjanjian damai Amerika Serikat (AS) dengan Taliban, tercantum Sebanyak 5.000 tahanan perang dan politik Taliban dan 10 ribu tahanan lainnya akan dilepas AS mulai 10 Maret 2020.

Hari itu adalah waktu negosiasi intra-Afghanistan digelar. Pihak-pihak terkait harus menunaikan kewajiban ini dalam tiga bulan.

ADVERTISEMENT

AS sudah berkomitmen untuk melakukannya, dan Taliban juga berkomitmen tahanan yang dibebaskan tidak akan melancarkan serangan ke AS, sekutu, serta koalisi.

Namun Ghani menolaknya, dengan alasan pembebasan tawanan Taliban bukan wewenang AS.

“Bukan wewenang AS untuk memutuskan, mereka hanya fasilitator,” kata presiden Afghanistan ke-13 itu.

Perjanjian damai pada Sabtu kemarin ditandatangani oleh Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban, dan Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS.

Kesepakatan bersejarah ini juga disaksikan langsung oleh Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo.

Setelah seremoni selesai, Baradar bertemu dengan para Menteri Luar Negeri dari Norwegia, Turki, dan Uzbekistan di Doha. Turut hadir pula diplomat dari Rusia, Indonesia, dan negara-negara tetangga.

“Para pejabat yang bertemu Mullah Baradar menyatakan komitemen mereka terhadap rekonstruksi dan pembangunan Afghanistan… Perjanjian AS- Taliban sangat bersejarah,” kata juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, dikutip dari Reuters.

Presiden AS Donald Trump juga berencana akan bertemu dengan pemimpin Taliban dalam waktu dekat. Namun para pembantu Presiden Ghani mengatakan langkah Trump untuk bertemu Taliban akan menimbulkan risiko tersendiri bagi pemerintah, ketika penarikan pasukan AS sudah terjadi.

Berdasarkan perjanjian damai AS-Taliban, Washington DC akan mengurangi jumlah pasukannya di Afghanistan menjadi 8.600 personel dari yang sebelumnya 13.000 personel.

Penarikan pasukan ini dilakukan bertahap selama 135 hari atau 4,5 bulan. Jumlah ini termasuk sekutu dan pasukan koalisi.

Baik AS, sekutu, dan koalisi akan menarik mundur pasukannya dari lima basis militer. Kemudian di 9,5 bulan sisanya, pihak AS, sekutu, dan koalisi menyelesaikan penarikan mundur semua pasukannya, dari basis-basis militer yang tersisa.(*)

Komentar Facebook

Tags: 5.000 tawanan TalibanAfghanistanInternasionalInvasi AS ke AfghanistanTaliban
ShareTweetSend

Related Posts

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023
Afghanistan Hadapi Ancaman Kekeringan dan Kelaparan

Afghanistan Hadapi Ancaman Kekeringan dan Kelaparan

September 16, 2021

Pernyataan Kontroversial Menlu AS, Sebut Taliban Pemerintah De Facto Afghanistan

September 14, 2021

Indonesia Beri Bantuan Rp 42,7 Miliar untuk Kemanusiaan dan Pembangunan Kembali Afghanistan

September 14, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?