
Bogor, SatukanIndonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak segenap Keluarga Besar Partai Demokrat untuk menjaga bangsa dan pemerintahan Republik Indonesia saat ini.
Ajakan itu dikemukakan Presiden Jokowi dalam rangka melawan banyaknya berita hoax dan hal-hal yang mengganggu jalannya roda pemerintahan saat ini, seperti maraknya pemberitaan bohong (hoax) di era digitalisasi saat ini yang berpotensi citra buruk terhadap pemerintahannya.
“Saya mengajak Partai Demokrat untuk menjaga pemerintahan saat ini,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Denokrat (Rapimnas PD), di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Sabtu, (10/03/2018).
Menurut Presiden Jokowi, beberapa contoh berita bohong (hoax) yang mengganggu pemerintahannya diantaranya adanya tuduhan tentang pemerintahannya yang otoriter dan berita adanya ribuan tentara dari Cina yang tiba di Soekarno-Hatta, namun setelah dilakukan pengecekan oleh Polri ternyata informasi tersebut tidak benar.
“Kenapa saya kok dibilang otoriter? Saya tidak ada potongan. Saya tidak ada sama sekali potongan otoriter,” kata Jokowi dengan nada datar.
Diakhir pembukaannya, Presiden Jokowi pun memukul gong pertanda dimulainya Rapimnas PD didampingi Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono, Sekretaris Jenderal PD Hinca Panjaitan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Aj/Redaksi SatukanIndonesia.com).













