
Jakarta, satukanindonesia.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai dukungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabiming Raka dua periode mematahkan narasi ‘dua matahari’.
“Pesan yang disampaikan Pak Jokowi itu kan sebenarnya lebih pada penegasan bahwa, pertama, saat ini Presiden, yang bertindak sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, adalah Pak Prabowo. Hal itu untuk menjawab adanya anasir-anasir ‘dua matahari’ yang selama ini coba dikembangkan untuk mengadu domba antara Solo dan Hambalang. Jadi menurut saya, pernyataan penegasan itu bagus dan memang seharusnya begitu,” kata Doli kepada wartawan, Jakarta, dilansir dari sinpo.id, Sabtu, 20 Juni 2026.
Wakil Ketua Baleg DPR RI ini mengatakan penegasan itu menjadi kunci bahwa seluruh pihak yang berada di pemerintahan harus fokus menyukseskan program Prabowo-Gibran sampai selesai. Dia berharap agar konsentrasi itu tak terganggu dengan interupsi agenda-agenda politik.
“Relevan dengan itu, saya kira kita harus fokus pada upaya menyukseskan seluruh agenda dan program pemerintah. Konsentrasi kita jangan diinterupsi dengan agenda politik 2029 yang masih jauh. Urusan pilpres ada saatnya nanti menjelang 2029 kita bahas. Bila seluruh program pemerintah delivered, insyaallah kita tidak akan mengalami kesulitan menghadapi pilpres,” ujarnya.
Dia mengatakan Golkar selalu berkomitmen mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Golkar juga mendorong Prabowo bersama Gibran untuk tetap maju di Pilpres 2029.
“Sikap Partai Golkar sudah jelas, kita akan berada di depan mengawal dan menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran, karena kami yakin dengan suksesnya pemerintahan ini, kita akan mudah melanjutkan kembali kepemimpinan Pak Prabowo untuk periode kedua, yang sudah kami putuskan pada forum Rapimnas Partai Golkar,” ujarnya.
“Soal wakilnya, pada saatnya nanti akan kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Prabowo, walaupun kami berharap Pak Gibran bisa tetap bersama,” timpal Doli.
Soal arahan Jokowi yang meminta agar Prabowo-Gibran dikawal dua periode itu disampaikan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus. Jokowi meminta PSI hingga simpatisan untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja,” kata Bestari beberapa waktu lalu.(***)













