• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Universitas Cenderawasih Dipercayakan Pimpin Repatriasi Warisan Budaya Papua

Universitas Cenderawasih Dipercayakan Pimpin Repatriasi Warisan Budaya Papua

Agustus 7, 2026
Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

September 22, 2026
Bentrokan di Setotok, Polda Kepri Tetapkan Tiga Tersangka

Bentrokan di Setotok, Polda Kepri Tetapkan Tiga Tersangka

September 22, 2026
ADVERTISEMENT
Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

September 22, 2026
Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Coreng Swasembada Pangan Nasional

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Coreng Swasembada Pangan Nasional

September 22, 2026
DPR Sahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria Jadi UU

DPR Sahkan RUU Pengaturan Reforma Agraria Jadi UU

September 22, 2026
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena

KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena

September 22, 2026
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

September 22, 2026
QRIS Transaksi  Antarnegara Capai Rp7,63 Triliun

QRIS Transaksi  Antarnegara Capai Rp7,63 Triliun

September 22, 2026
KPK – MA Perkuat Integritas Pimpinan Pengadilan

KPK – MA Perkuat Integritas Pimpinan Pengadilan

September 22, 2026
DPRD Kota Batam Sambut Kunker Forkopimda Tanah Datar, Bahas Penguatan Kerja Sama Pasokan Bahan Pokok

DPRD Kota Batam Sambut Kunker Forkopimda Tanah Datar, Bahas Penguatan Kerja Sama Pasokan Bahan Pokok

September 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Universitas Cenderawasih Dipercayakan Pimpin Repatriasi Warisan Budaya Papua

(Ragam Info)

Agustus 7, 2026
in Ragam Info
0
0
SHARES
142
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Ketua Dewan Adat Papua (DAP), Dominikus Surabut saat Museum Budaya UNCEN //istimewa

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Dewan Adat Papua (DAP) meminta, Universitas Cenderawasih (Uncen) menjadi lembaga utama yang memimpin upaya pemulangan (repatriasi) benda-benda budaya Papua, yang hingga kini masih tersebar di berbagai museum dan lembaga di luar negeri.

Pasalnya, Uncen sebagai institusi yang tepat untuk menjaga, meneliti, sekaligus merawat warisan budaya masyarakat adat Papua lintas generasi.

Hal disampaikan Ketua Dewan Adat Papua (DAP), Dominikus Surabut saat prosesi penerimaan lebih dari 1.200 koleksi budaya Papua hasil repatriasi dari Amerika Serikat (AS), di museum loka budaya Uncen, Abepura, kota Jayapura, Papua, pada tanggal 06 Agustus 2026.


Ia mengungkapkan, proses pemulangan ribuan koleksi budaya tersebut tak berjalan mudah. Berbagai kendala administrasi hingga persoalan pengiriman sempat menghambat kepulangan artefak ke Tanah Papua.

“Kami memang pikir barang ini akan datang dengan aman. Tetapi kami menghadapi ancaman. Surat kargo sudah selesai dua kali, tetapi dua kali juga dibatalkan. Barang ini tidak boleh ada di sini, tetapi akhirnya bisa kembali ke Papua,”katanya.

Meski menghadapi berbagai hambatan, ia menilai, keberhasilan repatriasi tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya mengembalikan identitas, sejarah, dan warisan budaya masyarakat adat Papua.

Untuk itu, Dominikus Surabut mengajak, masyarakat adat Papua agar tetap menjaga persatuan di tengah dinamika pembentukan daerah otonom baru maupun perubahan struktur pemerintahan.

Menurutnya, masyarakat adat Papua tak boleh terpecah oleh batas-batas administratif karena identitas adat dibangun berdasarkan sejarah, leluhur, dan wilayah adat, bukan berdasarkan kepentingan politik.

“Silakan provinsi mau berapa, kabupaten mau berapa, universitas mau berapa, tetapi masyarakat adat Papua tetap satu. Jangan sampai struktur masyarakat adat dibangun berdasarkan garis politik, melainkan berdasarkan sejarah leluhur dan wilayah adat,”tegasnya.

Dikatakannya, museum Budaya Uncen harus menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat adat Papua, sekaligus pusat penyimpanan warisan budaya dari tujuh wilayah adat di Tanah Papua.

“Barang-barang budaya kita harus disimpan di sini. Ini rumah persatuan masyarakat adat Papua dan menjadi simbol kebersamaan kita,”tegasnya.

Katanya, Dewan Adat Papua tengah menyiapkan mandat khusus kepada Uncen untuk melanjutkan program repatriasi benda-benda budaya Papua yang masih tersimpan di berbagai negara.

Menurutnya, mandat tersebut akan menempatkan Uncen sebagai institusi akademik yang memimpin pendataan, komunikasi, penelitian, hingga proses pemulangan koleksi budaya Papua dari luar negeri.

“Kami sedang menyiapkan mandat kepada Uncen. Tugas pertamanya adalah melakukan kerja-kerja repatriasi benda-benda budaya Papua yang masih ada di Belanda, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, dan negara lainnya,”ujar Dominikus.

Untuk itu, ia juga meminta pemerintah memberikan dukungan anggaran bagi Uncen agar proses repatriasi dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Karena, kata dia, pergantian pimpinan di lingkungan kampus tak akan mengurangi komitmen institusi dalam menjaga warisan budaya, karena pengetahuan dan tanggung jawab akademik akan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pemerintah harus membiayai Uncen untuk membawa pulang benda-benda budaya ini dari luar negeri. Di universitas, rektor bisa berganti, dekan bisa berganti, tetapi ilmu pengetahuan dan mata kuliah tetap ada. Karena itu Uncen harus menjadi pusat pelestarian warisan budaya Papua,”katanya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dewan Adat Papua (DAP)Universitas Cenderawasih
ShareTweetSend

Related Posts

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

Juli 24, 2026
KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
Bangkitkan Pangan Lokal Papua, Universitas Cenderawasih Gelar Festival

Bangkitkan Pangan Lokal Papua, Universitas Cenderawasih Gelar Festival

Juni 14, 2025

Pertambangan Nikel di Raja Ampat Merusak Lingkungan

Februari 2, 2025

Dewan Adat Papua Kecam Aksi Penembakan Advokat Yan Christian Warinussy

Juli 18, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?