• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pertambangan Nikel di Raja Ampat Merusak Lingkungan

Pertambangan Nikel di Raja Ampat Merusak Lingkungan

Februari 2, 2025
Zaid Shibghatallah, S.H., Wakil Direktor Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus LBH Ampi: Rapat Pleno IX Dinilai Menyimpang dari Konstitusi Organisasi dan Mengancam Kredibilitas Kaderisasi

Zaid Shibghatallah, S.H., Wakil Direktor Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus LBH Ampi: Rapat Pleno IX Dinilai Menyimpang dari Konstitusi Organisasi dan Mengancam Kredibilitas Kaderisasi

Juli 25, 2026
DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C Investigasi Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Telusuri Sumber Pencemar dari Hulu

DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C Investigasi Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Telusuri Sumber Pencemar dari Hulu

Juli 25, 2026
ADVERTISEMENT
Dave Laksono Tegaskan Pembelian 12 Jet Tempur Italia Bagian Modernisasi Pertahanan

Dave Laksono Tegaskan Pembelian 12 Jet Tempur Italia Bagian Modernisasi Pertahanan

Juli 25, 2026
Komdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Aturan Sisa Kuota Internet

Komdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Aturan Sisa Kuota Internet

Juli 25, 2026
Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Berikan Solusi Persoalan Buruh

Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Berikan Solusi Persoalan Buruh

Juli 25, 2026
Organisasi Jurnalis dan Media di Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Prabowo

Organisasi Jurnalis dan Media di Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Prabowo

Juli 25, 2026
Sudaryono Sosok Tepat Pimpin BGN, Momentum Perkuat Tata Kelola Program MBG 

Sudaryono Sosok Tepat Pimpin BGN, Momentum Perkuat Tata Kelola Program MBG 

Juli 25, 2026
DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

Juli 25, 2026
Kemendagri dan KPK Jalin Sinergi, Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Kemendagri dan KPK Jalin Sinergi, Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Juli 25, 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 25 Juli 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian!

Prakiraan Cuaca Jakarta 25 Juli 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian!

Juli 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pertambangan Nikel di Raja Ampat Merusak Lingkungan

[Daerah]

Februari 2, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
423
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : eksploitasi perusahaan pertambangan nikel di Raja Ampat//ist

SORONG, SatukanIndonesia.com – Pemerintah dinilai tidak serius dalam menjaga kekayaan alam dan keanekaragaman hayati, di bumi Cenderawasih. Diantaranya, kehadiran perusahaan pertambangan nikelc di kabupaten Raja Ampat.

Hal ini dikatakan Fiktor Klafiyu, Juru Kampanye Gerakan Selamatkan Manusia, Tanah, Hutan Malamoi, melalui siaran pers yang diterima media ini, Minggu (02/02/2025).

Ditegaskannya, eksploitasi nikel yang terus berlangsung, hanya akan membawa kehancuran bagi lingkungan dan masyarakat adat setempat.

Menurutnya, ekspansi tambang nikel di Raja Ampat terus meluas. Salah satu perusahaan yang beroperasi adalah PT Gag Nikel anak usaha dari PT Aneka Tambang Tbk. (Antam).

Perusahaan ini telah lama menambang nikel di Pulau Gag, meskipun wilayah tersebut dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa dan menjadi bagian penting dari ekosistem Papua.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar mendorong produksi nikel, untuk mendukung industri baterai mobil listrik.

Namun, menurut Fiktor Klafiyu, proyek ini sama sekali tidak membawa manfaat bagi masyarakat Papua, terutama mereka yang tinggal di pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Tambang nikel ini tidak bisa dibenarkan. Aktivitas ini akan merusak hutan, mencemari laut, mengotori sungai, dan menghancurkan keanekaragaman hayati baik di daratan maupun bawah laut. Raja Ampat bukan tempat untuk eksploitasi tambang, melainkan surga dunia yang harus kita jaga,”katanya.

Raja Ampat adalah pusat keanekaragaman hayati dunia bukan sekadar destinasi wisata. Dari survei The Nature Conservancy (TNC) dan Conservation International, menunjukkan bahwa 75 persen spesies laut dunia hidup di perairan Raja Ampat. Wilayah ini memiliki lebih dari 550 spesies karang, 1.427 spesies ikan, dan 700 lebih jenis moluska.

“Dengan adanya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas tambang, ekosistem laut Raja Ampat terancam mengalami degradasi besar-besaran. Jika aktivitas ini tidak segera dihentikan, maka keindahan alam Papua dan sumber mata pencaharian masyarakat adat akan hilang selamanya,”katanya.

Sementara Koordinator Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Domberai, di provinsi Papua Barat Daya, Ronald Kondjol, menyoroti dampak besar yang telah ditimbulkan oleh PT Gag Nikel.

Menurutnya, eksploitasi nikel di Pulau Gag telah menyebabkan deforestasi besar-besaran hingga hutan adat di pulau tersebut menjadi rusak dan gundul.

“Bagaimana nasib anak cucu masyarakat adat Papua jika hutan mereka sudah habis? Pemerintah harus turun tangan sebelum semuanya terlambat,”ujarnya.

Maka, dirinya meminta, Dinas Lingkungan Hidup provinsi Papua Barat Daya untuk segera membentuk tim investigasi dan menginspeksi langsung aktivitas PT Gag Nikel.

Ia menegaskan, perubahan warna air di bibir pantai serta deforestasi di Pulau Gag adalah bukti nyata adanya pencemaran dan kerusakan ekosistem yang serius.

Lebih lanjut, ia mengancam bahwa jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, masyarakat adat Papua akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di kantor pemerintahan setempat, Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, hingga Istana Presiden.

“Kami tidak akan tinggal diam jika tanah adat kami dirusak. Kami siap melakukan aksi besar-besaran jika pemerintah tetap membiarkan eksploitasi tambang ini,”katanya.

Ia juga mendesak, Pemerintah provinsi Papua Barat Daya untuk segera menghentikan aktivitas tambang nikel di Raja Ampat, khususnya di Pulau Gag.

“Mengevaluasi izin lingkungan PT Gag Nikel dan memastikan mereka tidak melakukan pelanggaran terhadap regulasi lingkungan. Serta melindungi kawasan hutan adat dan keanekaragaman hayati Papua sebagai aset yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,”katanya.

Pemerintah juga harus mengevaluasi kebijakan industri nikel nasional, agar tidak mengorbankan lingkungan dan hak-hak masyarakat adat demi kepentingan bisnis global.

“Sebab jika eksploitasi ini dibiarkan berlanjut, bukan hanya masyarakat adat yang akan kehilangan tanah dan sumber kehidupannya, tetapi juga dunia akan kehilangan salah satu pusat keanekaragaman hayati terbesar yang pernah ada,”tukasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dewan Adat Papua (DAP)Pertambagan NikelPT Gag Nikel
ShareTweetSend

Related Posts

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

Juli 24, 2026
Kementerian ESDM RI Berikan Izin Tambang Nikel Raja Ampat Beroperasi

Kementerian ESDM RI Berikan Izin Tambang Nikel Raja Ampat Beroperasi

September 18, 2025
Mahasiswa dan Solidaritas Rakyat Makassar Demo Tolak Tambang Nikel Raja Ampat

Mahasiswa dan Solidaritas Rakyat Makassar Demo Tolak Tambang Nikel Raja Ampat

Juni 28, 2025

Pemerintah Indonesia Segera Cabut Izin Tambang Nikel dan di Kawasan Unesco Global Geopark Raja Ampat

Juni 7, 2025

Tambang Nikel di Raja Ampat ‘Kalau Tidak Bermanfaat’ Tutup Saja

Juni 6, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?