• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

April 14, 2026

DPPKB Kota Bekasi Raih Lima Penghargaan Tertinggi Program Pengendalian Penduduk Tingkat Jawa Barat

September 24, 2026
Peresmian KRI Sriwijaya 100, Resmi Perkuat Armada TNI AL

Peresmian KRI Sriwijaya 100, Resmi Perkuat Armada TNI AL

September 24, 2026
ADVERTISEMENT
TNI AK Evakuasi 15 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

TNI AK Evakuasi 15 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

September 24, 2026
Apresiasi PPDS RSPPU, Dr. Filep Wamafma Dorong Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua

Apresiasi PPDS RSPPU, Dr. Filep Wamafma Dorong Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua

September 24, 2026
Mendorong Penguatan Organisasi, Anindya Bakrie : RUU Kadin Jadi Inisiatif DPR

Mendorong Penguatan Organisasi, Anindya Bakrie : RUU Kadin Jadi Inisiatif DPR

September 24, 2026
Pengamat Usulkan Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Clean & Clear

Pengamat Usulkan Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Clean & Clear

September 24, 2026
Realisasikan Pokir, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Serahkan 100 Mesin Ketinting untuk Nelayan se-Kecamatan Belakangpadang

Realisasikan Pokir, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Serahkan 100 Mesin Ketinting untuk Nelayan se-Kecamatan Belakangpadang

September 24, 2026
Ketegangan yang Makin Memanas dalam Sengketa West Papua

Ketegangan yang Makin Memanas dalam Sengketa West Papua

September 24, 2026
Mayjen TNI Yudha Fitri Cek Kondisi Pembangunan Huntap di Humbahas

Mayjen TNI Yudha Fitri Cek Kondisi Pembangunan Huntap di Humbahas

September 24, 2026
Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Permasalahan Lahan di Kavling Tribuana Sukses Mandiri

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Permasalahan Lahan di Kavling Tribuana Sukses Mandiri

September 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

[Politik]

April 14, 2026
in Politik
0
0
SHARES
20
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Idrus Marham. ANTARA/HO-Partai Golkar/pri. (Antara

Jakarta, satukanindonesia.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham merespons hasil survei Lembaga Survei Studi Indonesia Raya (LSSIR), yang menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam kategori bermasalah.

Ia menegaskan, penilaian terhadap kinerja seorang menteri tidak boleh dilepaskan dari fakta objektif, serta capaian nyata di lapangan.

“Survei itu sah-sah saja, tapi tidak boleh bertentangan dengan akal sehat dan fakta. Kita harus objektif dalam melihat kinerja pemerintah,” kata Idrus, Senin (13/4).

Survei tersebut memang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto masih tinggi, yakni 70,5 persen.

Namun, pada saat yang sama, muncul catatan kritis terhadap sejumlah menteri, termasuk Bahlil. Terutama terkait konsistensi kebijakan, transparansi, hingga isu integritas.

Idrus menilai, Bahlil sebagai salah satu menteri yang berada di garis terdepan dalam menjalankan visi besar Presiden dalam membangun ketahanan dan kemandirian energi nasional, harus ditempatkan sebagai subjek, bukan sekadar objek.

Menurut dia, Bahlil dinilai telah menjalankan strategi tersebut melalui pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya energi, termasuk di sektor pertambangan.

“Bahlil berada di garis depan, memastikan masyarakat ikut menjadi subjek pelaku dalam pengelolaan sumber daya alam, bukan hanya penonton atau objek,” tegas Idrus.

Langkah konkret itu antara lain, legalisasi dan penataan sumur minyak rakyat, pemberantasan praktik mafia tambang, serta pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak produktif atau melanggar aturan.

Berdasarkan data terbaru Kementerian ESDM hingga awal 2026, lanjut Idrus, pemerintah mencatat tren peningkatan lifting minyak nasional secara bertahap, sekaligus menjaga lifting gas tetap stabil untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Di sektor hilirisasi, investasi juga terus meningkat, terutama pada komoditas strategis seperti nikel, tembaga, dan batu bara.

Nilai proyek hilirisasi disebut mencapai ratusan triliun rupiah, termasuk pengembangan kawasan industri berbasis smelter yang mendorong nilai tambah di dalam negeri.

Sementara itu, program transisi energi terus dipercepat. Implementasi biodiesel B50 menjadi salah satu terobosan untuk menekan impor energi.

Pemerintah juga memperluas bauran energi baru terbarukan (EBT) dengan target kapasitas mencapai puluhan gigawatt dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, program pro-rakyat seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan listrik desa (Lisdes) terus diperluas.

Hingga 2026, jutaan rumah tangga berpenghasilan rendah serta wilayah terpencil telah memperoleh akses listrik.

“Rakyat di daerah terpencil yang puluhan tahun tidak menikmati listrik, sekarang sudah merasakan. Itu kerja nyata,” beber Idrus.

Ia juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.

Indonesia dinilai mampu menjaga stok BBM di atas 20 hari, memastikan distribusi LPG tetap aman, serta menahan kenaikan harga BBM subsidi.

Idrus menilai, jika hasil survei bertentangan dengan fakta lapangan dan nalar publik, maka wajar jika muncul pertanyaan mengenai objektivitasnya.

“Kalau hasil survei berbeda dengan realitas dan tidak masuk akal, jangan salahkan kalau muncul kecurigaan. Bisa saja orang menilai ada faktor subjektivitas, bahkan mungkin karena pesanan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak memicu perpecahan. Idrus mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga solidaritas sosial.

“Kita semua adalah anak bangsa. Mari kita rawat rumah besar Indonesia ini bersama-sama, dengan semangat kebersamaan dan objektivitas,” pungkasnya.(***)

Komentar Facebook

Tags: Bahlil LahadaliaIdrus MarhamLembaga Survei Studi Indonesia Raya (LSSIR)Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Wakil Ketua Umum Partai Golkar
ShareTweetSend

Related Posts

Golkar Terpukul, Fahd A Rafiq Kena OTT KPK

Golkar Terpukul, Fahd A Rafiq Kena OTT KPK

September 19, 2026
Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Agustus 6, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Dipastikan Tetap

Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Dipastikan Tetap

Agustus 5, 2026

STOP’ Jadi Penonton, Saatnya Generasi Papua Kuasai Bisnis Tambang Profesional

Agustus 5, 2026

Menteri ESDM RI Mendorong Orang Daerah ‘Jadi Tuan di Negeri Sendiri’

Agustus 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?