• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jokowi: 14 Pasal di RKUHP Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Presiden Jokowi Minta Vaksin Covid-19 di Indonesia Harus Masuk Daftar WHO

November 18, 2020
Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Agustus 22, 2026
DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

Agustus 22, 2026
ADVERTISEMENT
Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Agustus 22, 2026
Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Agustus 22, 2026
TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

Agustus 22, 2026
Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026
Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Agustus 22, 2026
Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Agustus 22, 2026
Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Agustus 22, 2026
Masyarakat Adat di Kampung Onggari Papua Selatan Tolak Melepas Tanah Adat

Masyarakat Adat di Kampung Onggari Papua Selatan Tolak Melepas Tanah Adat

Agustus 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Jokowi Minta Vaksin Covid-19 di Indonesia Harus Masuk Daftar WHO

[Nasional]

November 18, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
31
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, vaksin Covid-19 yang akan dibeli dan disuntikkan ke masyarakat, adalah vaksin yang harus masuk dalam daftar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jokowi, lanjutnya, mengatakan, saat ini pemerintah terus memasifkan pemberitahuan vaksinasi Covid-19. Penyampaian informasi tersebut akan dilakukan sebanyak-banyaknya.

“Kemudian yang kedua, semua vaksin yang kita pakai itu harus masuk dalam list-nya Who. Ini wajib harus masuk ke list-nya WHO,” kata Jokowi saat meninjau proses simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).

Ditegaskan Kepala Negara, pemerintah membeli merek vaksin Covid-19 dari perusahaan yang terdaftar dalam daftar WHO.

Ia tidak mementingkan merek apa pun, tetapi yang pasti merk vaksin itu sudah terdaftar di WHO.

“Saya tidak berbicara mereknya apa. Asal sudah ada di dalam list-nya WHO, itu yang akan kita berikan,” ujar Jokowi.

Kemudian, lanjut Jokowi, setelah vaksin masuk ke Indonesia, tidak langsung disuntikkan ke masyarakat. Namun, ada beberapa tahapan lagi harus dilalui yang akan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan dari produk tersebut bagi keselamatan masyarakat Indonesia.

Bila vaksin sudah dinyatakan aman dan dapat digunakan, maka BPOM akan mengeluarkan emergency use authorization (UEA). Tahapan itu membutuhkan waktu sekitar tiga minggu lebih.

“Setelah mendapatkan izin dari BPOM, baru kita lakukan vaksinasi. Kaidah-kaidah scientific, kaidah-kaidah ilmiah ini juga saya sudah sampaikan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan, keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” tegas Jokowi. (cs/ns)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BPOMJokowiNasionalVaksin Covid-19WHO
ShareTweetSend

Related Posts

BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

Juni 8, 2026
Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Juni 3, 2026
Cegah Kanker Rahim, Kemenkes Gelar Advokasi Perluasan Implementasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Papua Barat Daya

Cegah Kanker Rahim, Kemenkes Gelar Advokasi Perluasan Implementasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Papua Barat Daya

Maret 15, 2026

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?