• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

September 17, 2026
PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

November 6, 2026
Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

November 6, 2026
ADVERTISEMENT
Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

November 6, 2026
Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

November 6, 2026
Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

November 6, 2026
DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

November 6, 2026
Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

November 6, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

November 6, 2026
DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

November 6, 2026
Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

November 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

(Nasional)

September 17, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
33
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab (Istimewa)

Jakarta, satukanindonesia.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tengah menyiapkan langkah pembenahan sistem pendidikan nasional, dengan memperkuat kualitas guru sebagai salah satu prioritas utama. Salah satu opsi yang sedang dirancang ialah merekrut lulusan perguruan tinggi terbaik dari berbagai disiplin ilmu untuk ditempatkan di sekolah yang masih menghadapi ketertinggalan kualitas pembelajaran.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026), saat menjelaskan persoalan kemampuan numerasi peserta didik, termasuk masih rendahnya kemampuan berhitung pada sebagian murid sekolah dasar. “Seluruh sistem pendidikan itu harus diperbaiki. Mulai dari rekrutmen guru yang paling utama,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, pembenahan pendidikan tidak cukup dilakukan melalui perubahan metode pembelajaran atau penyediaan teknologi. Kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas tenaga pendidik yang berada langsung di ruang kelas.

Karena itu, pemerintah juga tengah membahas kemungkinan mengembalikan kewenangan pengangkatan guru ke pemerintah pusat. Prabowo mengatakan, desentralisasi merupakan bagian dari semangat demokratisasi dan memiliki tujuan yang baik. Namun, pelaksanaan rekrutmen guru di daerah perlu terus dievaluasi agar standar kualitas dan objektivitas tetap terjaga.

Pemerintah, lanjut Prabowo, perlu memastikan pengangkatan guru dilakukan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan sekolah. Hal tersebut penting agar proses rekrutmen tidak dipengaruhi faktor kedekatan maupun kepentingan di luar kebutuhan pendidikan.  “Apakah kita yakini kualitasnya itu? Kita harus bicara realita. Apakah bupati itu objektif atau dia angkat saudara-saudara dia jadi guru? Tim sukses dia? Dan sebagainya. Ini yang jadi dilema bagi kita,” katanya.

Rekrutmen Sarjana Terbaik

Sebagai salah satu langkah percepatan, Prabowo mengungkapkan pemerintah sedang mempertimbangkan crash program dengan merekrut sarjana terbaik dari berbagai bidang ilmu untuk membantu mengisi kebutuhan guru di sekolah yang paling tertinggal.

Skema tersebut dirancang sebagai langkah cepat untuk memperkuat kapasitas pembelajaran, terutama pada jenjang sekolah dasar. Presiden memberi gambaran, dari sekitar 300 ribu sekolah, pemerintah dapat memulai program dengan merekrut sekitar 30 ribu sarjana untuk ditempatkan di sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan.  “Salah satu langkah yang sedang saya pikirkan untuk mengatasi masalah ini adalah crash program, mungkin saya akan rekrut sarjana-sarjana dari semua fakultas yang terbaik untuk menjadi guru-guru. Katakanlah guru-guru darurat yang kita terjunkan ke sekolah,” ujar Prabowo Subianto.

Ia menambahkan, program tersebut dapat difokuskan terlebih dahulu pada sekolah-sekolah dengan tingkat ketertinggalan pembelajaran yang tinggi sehingga intervensi pemerintah dapat memberikan dampak lebih cepat.

Selain rekrutmen, peningkatan kompetensi guru yang sudah berada di sekolah juga menjadi bagian dari pembenahan. Pemerintah mempertimbangkan pelaksanaan kursus, penataran, dan berbagai bentuk peningkatan kapasitas agar guru dapat mengikuti perkembangan metode pembelajaran serta pemanfaatan teknologi pendidikan. “Sekarang, ya terpaksa mungkin kita harus bikin kursus-kursus, penataran-penataran, upgrading guru-guru itu,” kata Presiden.

Di sisi lain, pemerintah mempercepat digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu instrumen untuk mengurangi kesenjangan kualitas antarsekolah. Prabowo mengatakan, teknologi dapat membantu memperluas akses terhadap materi pembelajaran dan memberikan dukungan kepada guru maupun peserta didik, terutama di sekolah yang masih memiliki keterbatasan tenaga pendidik berkualitas.  “Karena itulah saya mau lompat. Ini kesulitan, makanya saya taruh digitalisasi kelas-kelas itu semua, supaya nanti guru-guru yang kurang mampu bisa juga belajar dari situ. Dan anak-anak yang kurang mampu, tertarik belajar dari situ. Berhitung, aritmatika, dan sebagainya,” ujar Kepala Negara.

Namun, Presiden menegaskan digitalisasi tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru. Teknologi ditempatkan sebagai pengungkit yang membantu proses pembelajaran, sementara pembenahan kualitas pendidikan tetap bertumpu pada kualitas dan kompetensi tenaga pendidik. “Di ujungnya, perbaikan yang sebenarnya hanya dengan rekrutmen dan pendidikan guru. Hanya dengan itu,” tegas Prabowo.

Langkah tersebut menunjukkan pembenahan pendidikan diarahkan tidak hanya pada penyediaan sarana pembelajaran, tetapi juga pada sumber daya manusia yang menggerakkan proses pendidikan. Rekrutmen yang lebih selektif, peningkatan kompetensi guru, penempatan tenaga pendidik sesuai kebutuhan, serta pemanfaatan teknologi menjadi rangkaian langkah yang sedang disiapkan pemerintah untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah. (Infopublik)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: GuruPresiden RI Prabowo SubiantoRekrutmen Sarjana Terbaik
ShareTweetSend

Related Posts

Penyisiran Hari Keenam di Perairan Selat Sunda, TNI AL Kembali Temukan Pelampung

Penyisiran Hari Keenam di Perairan Selat Sunda, TNI AL Kembali Temukan Pelampung

September 15, 2026
Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

September 4, 2026
Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Juli 31, 2026

Presiden Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh

Juli 30, 2026

Prabowo Dukung India Mau Bangun Kampus Top di Indonesia  

Juli 7, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?