
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menanggapi dengan santai gagalnya PSI ke Senayan pada kontestasi Pemilu 2024, meski menggelontorkan dana besar untuk kepentingan kampanye. Kaesang menilai mengeluarkan anggaran untuk kepentingan politik adalah hal biasa.
“Saya sebagai ketua umum enggak masalah. Ini namanya politik kita harus siap menang, siap kalah. Dan ini menjadi hal yang biasa sekali kalo kita mengeluarkan sebuah anggaran, hal yang biasa,” ujar Kaesang dalam konferensi pers di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Tempo.co, Kamis, 21 Maret 2024.
Menurut Kaesang, hal itu merupakan sebuah proses bagi PSI untuk menjadi jauh lebih dewasa dalam berpolitik dan bisa menjadi lebih baik ke depannya.
Diketahui, total pengeluaran dana kampanye PSI menjadi salah satu yang tertinggi di antara 18 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.
Berdasarkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang telah dirilis Komisi Pemilihan Umum, total penerimaan partai berlambang mawar itu mencapai Rp 80 miliar dengan total pengeluaran yang nyaris sama dengan selisih hanya Rp 1.966.192.
Seluruh calon anggota legislatif PSI yang berjumlah 580 orang melaporkan LPPDK. Dengan besaran LPPDK ini, PSI menempati urutan ketiga dengan penerimaan dan pengeluaran tertinggi.
Adapun PSI pada Pemilu kali ini mendapat 4.260.169 suara nasional atau setara 2,81 persen dari total 151.796.631 suara sah. Namun jumlah tersebut belum bisa menembus ambang batas atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. (***)













