
Bogor, SatukanIndonesia.com – Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat (Rapimnas PD) menggelar sesi diskusi “Rakyat Beraspirasi, Demokrat Beri Solusi” di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Minggu (11/03/2018) lalu. Sesi yang dipandu langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan dan Anggota DPR RI Andi Timo Pangerang ini mengundang perwakilan dari berbagai kalangan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya langsung dihadapan ribuan kader Partai berlambang mercy ini dan sesegera mungkin mendapatkan solusi atas aspirasi yang disampaikan.
Sesi pertama dari acara ini memberi kesempatan kepada para pemuka agama untuk menyampaikan aspirasinya, sesi ini berdialog seputar toleransi dan kerukunan umat beragama. Sesi selanjutnya memberikan kesempatan kepada para Bidan yang menyampaikan keluhannya tentang tidak kunjung diangkatnya mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil hanya karena masalah batasan usia, padahal tenaga kesehatan ini telah mengabdi kurang lebih selama 12 tahun di daerah-daerah pedesaan yang notabene peralatan kesehatannya sangat minim.
Sesi ke-tiga menampilkan para atlit yang menyampaikan aspirasinya tentang kurangnya pembinaan kepada atlit, sarana dan kesejahteraan yang kurang mendukung, juga terkait tentang adanya pemotongan hak. Menanggapi aspirasi dari para atlit ini, Partai Demokrat melalui kadernya yang juga mantan Atlit Bulutangkis Nasional Taufik Hidayat juga mengamini permasalahan yang dihadapi oleh para atlit. Selanjutnya, sesi aspirasi dari kalangan buruh ditanggapi langsung oleh kader Partai Demokrat Soekarwo yang juga merupakan Gubernur Jawa Timur.
Tak kalah pentingnya, para pengusaha muda yang bergelut di bidang startup yang menyampaikan aspirasinya dan ditanggapi secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam menanggapi hal ini, SBY menghimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat baik yang di legislatif maupun di eksekutif untuk memberi dukungan (back up) kepada pengusaha-pengusaha muda di bidang teknologi startup ini yang mana menurut SBY merupakan peluang yang sangat baik bagi perkembangan bangsa ini.
“Ini realitas baru, ayo kita kasi karpet merah, kita kasih back up, bukan hanya kata-kata” kata SBY menghimbau seluruh kader Demokrat, Minggu (11/03/2018).
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan mendengar aspirasi dari para guru honorer yang berkaitan dengan status guru honorer, kebijakan K13, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan gaji mereka yang terbilang sangat minim sebesar Rp 350ribu setiap bulannya. Permasalahan yang disampaikan oleh para guru honorer ini ditanggapi langsung oleh Joko santoso dan Roslinda Marpaung yang merupakan Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat.
Kemudian beberapa profesi lainya juga menyampaikan aspirasinya, seperti para petani, peternak, pekerja seni, komunitas mitra sehati, para penerima Beasiswa dan Komunitas pengrajin Batik. Para pengrajin Batik selain menyampaikan aspirasinya tentang susahnya bahan baku, namun mereka juga sangat bersyukur karena AHY juga membawa berkah, karena Batik yang dipakai AHY menjadi orderan batik terfavorit saat ini. Ani yudhoyono langsung merespon aspirasi para pembatik ini. (Aj/SatukanIndonesia.com)













