
RANSIKI, SATUKANINDONESIA.Com – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) periode 2024-2029, yakni Maxsi Nelson Ahoren dan Imam Syafi’i (MANIS) menggelar kampanye akbar, di lapangan Garuda Ransiki, Rabu (20/11/2024).
Pantauan media ini, kampanye akbar yang berlangsung sekira pukul 10.00 WIT hingga 18.00 WIT di lapangan Garuda Ransisi itu dihadiri ribuan warga pendukung dari berbagai distrik di kabupaten Mansel, Papua Barat.
Masxi Nelson Ahoren, sebagai calon Bupati Mansel berjanji fokus memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkam sumber daya manusia (SDM) di kabupaten Mansel sesuai Visi dan Misi paslon MANIS.
“Kami pasangan MANIS siap membangun mansel. Terutama dalam hal meningkat SDM. Karena kami lihat kurang lebih 10 tahun, masih banyak anak-anak usia didik di Mansel tidak melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi baik di luar Papua maupun di luar Indonesia karena kekurangan biaya,”katanya.
Dimana, lanjut Ahoren, selain kuliah di berbagai universitas, generasi Mansel banyak yang miliki keingginan untuk melanjutkkan sekolah kedinasan, kedokteran, maupun penerbangan namun terkendala biaya.
“Permasalahan ini memacu kami, untuk menyiapkan SDM ketika pasangan MANIS terpilih sebagai bupati dan wakil bupati,”ucap tokoh pemekaran kabupaten Manokwari Selatan ini.
Berikutnya, ia mengemukakan, pasangan MANIS akan mendorong program pertanian, karena kabupaten Mensel merupakan daerah yang dahulunya terkenal dengan potensi pertanian yang luar biasa.
“Mansel ini terkenal dengan lumbung sawah padi di distrik Oransbari. Ini satu potensi yang luar biasa, hanya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Maka kedepan, MANIS siap untuk menjadi manokwari selatan sebagai daerah swasembadah pangan,”katanya.
Lanjut dia, persoalan yang sering juga dihadapi oleh masyarakat transmigrasi di bidang pertanian adalah hak ulayat atau tanah adat, karena sering kali terjadi pemalangan.
“Persaolan tanah adat ini juga menjadi perhatian kami, karena sering terjadi pemalangan di lahan pertanian katika para petani mau menanam ulang,”tuturnya.
Tak hanya itu, Maxsi Nelson Ahoren mengutarakan, pasangan MANIS memiki program prioritas seeperti pengembangan Parawisata, salah satu tujuannya ialah menambah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“PAD kabupaten Mansel sangat minim. Kalau kita jujur sampaikan bahwa, sumber PAD Mansel di tahun 2022 hanya dua persen dan tahun 2023 turun menjadi satu persen,”kata Ahoren.
Padahal, ia menuturkan, banyak potensi yang bisa dikelola untuk mendatangkan PAD diantaranya Pertanian, dan Parawisata.
Selanjutnya, ia menyampaikan, Mansel dahulu kala terkenal dengan perkebunan kakao, dan pisang. Maka, pasangan MANIS berjanji mengembalikan potensi tersebut.
“Potensi perkebunan kakao dan pisang selain mendatangakan PAD, tapi juga bisa menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat,”aku Maxsi Nelson Ahoren.
Selain beberapa program priotas tersebut, mantan Ketua Majelis Rakyat (MRP) provinsi Papua Barat periode 2019-2023 ini mengatakan, pasangan MANIS memiliki program pembangunan infrastruktur terutama pembangunan perkantoran, dan fasilitas public lainnya.
Kemudian masalah honorer daerah yang upahnya masih di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).
“Jadi kalau kami terpilih, tidak ada lagi gaji dibawah UMP. Kami akan bayarkan sesuai aturan standar UMP,”tegasnya.
Paslon MANIS juga menjanjikan pemekaran kampung, distrik dan kelurahan serta transparan dalam mengalokasikan dana Otonomi Khusus (Otsus) serta pengembangan Usaha Kecil dan Menegah (UMKM).
Seperti diketahui, Visi pasangan Maxsi Nelson Ahoren dan Imam Syafi’I, yaitu ‘terwujudnya Manokwari Selatan yang Mandiri, Makmur , Berdaya saing, dan Berbudaya.
Sedangkan, Misi yaitu Pertama, melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka dan berorientasi pelayanan masyarakat.
Kedua, membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter berlandaskan iman dan budaya.
Ketiga, mengakui, melindungi, menghormati dan memberdayakan kehidupan masyarakat adat Papua.
Keempat, mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dasar perkantoran pemerintahan dan penataan pemukiman masyarakat.
Kelima, optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam dan produktif secara berkelanjutan untuk mendukung masyarakat pendapatan asli daerah.
Keenam, meningkatan ekonomi masyarakat dan penyediaan lapangan kerja.
Ketujuh, mewujudkan kehidupan sosial budaya yang ramah dan produktif terhadap perempuan dan anak
Kedelapan, membinaan keagamaan pelestarian budaya harmonisasi kehidupan masyarakat dan olahraga.
Sementara Joni Saiba menegaskan, sebagai ketua tim koaliasi pasangan MANIS optimis menang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di kabupaten Mansel.
“Kami siap menang satu putaran, karena dukungan masyarakat yang sudah mencapai 55 persen setelah kita lakukan kampanye terbatas atau tertutup sebanyak 33 kali di seluruh manokwari selatan sampaikan dengan kampanye akbar hari ini,”pungkasnya. [GRW]













