• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Richard Pasaribu Ingin Aparat Pelayan Publik Kedepankan Tanggung Jawab

Richard Pasaribu Ingin Aparat Pelayan Publik Kedepankan Tanggung Jawab

Maret 3, 2021
YLBH Sisar Matiti Minta Audit Dana MBG dan Penegakan Hukum di Papua Barat

YLBH Sisar Matiti Minta Audit Dana MBG dan Penegakan Hukum di Papua Barat

Juni 24, 2026
Wali Kota Bekasi Evaluasi Ketidakhadiran Pegawai Saat Apel, Ingin Ketahui Kendala Presensi Mobile

Wali Kota Bekasi Evaluasi Ketidakhadiran Pegawai Saat Apel, Ingin Ketahui Kendala Presensi Mobile

Juni 24, 2026
ADVERTISEMENT
APRI Papua Barat Minta Legalisasi Tambang Rakyat Dipercepat

APRI Papua Barat Minta Legalisasi Tambang Rakyat Dipercepat

Juni 24, 2026
Masyarakat Dilarang Melepas Tanah Adat

Masyarakat Dilarang Melepas Tanah Adat

Juni 24, 2026
Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Juni 23, 2026
Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Juni 23, 2026
DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

Juni 23, 2026
Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Juni 23, 2026
Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Juni 23, 2026
Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juni 23, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Richard Pasaribu Ingin Aparat Pelayan Publik Kedepankan Tanggung Jawab

[Daerah]

Maret 3, 2021
in Daerah
0
0
SHARES
300
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Richard H. Pasaribu

Batam, SatukanIndonesia.com – Richard H. Pasaribu selaku Anggota DPD RI Perwakilan Kepri, memiliki harapan agar setiap penyelenggara negara tidak mengedepankan wewenang, melainkan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya agar dalam pelayanan publik tidak terkontaminasi budaya koruptif.

“Tindakan koruptif sering kali terjadi ketika aparat penyelenggaraan negara mengedepankan wewenangnya saja, sehingga menjadi sangat tendensius untuk mendapatkan keuntungan bagi diri atau kelompoknya. Hal yang seperti ini berakibat tragis karena tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang harus diamanahkan justru menjadi termarjinalkan.” tutur Richard.

Dikatakan Richard Pasaribu, sebetulnya demi mengejawantahkan tupoksi, azas tanggung jawab haruslah dikedepankan, yang tentunya juga harus selaras dengan azas wewenang yang diberikan demi mendukung tanggung jawabnya.

Aparat yang mengedepankan wewenangnya akan mengakibatkan pelayanan terhadap masyarakat menjadi termarjinalkan, bahkan terlupakan. Tidak heran dengan melihat fenomena yang terjadi di tengah masyarakat faktanya kualitas pelayanan publik masih rendah, yaitu berbelit-belit, lambat, tidak pasti, sehingga melelahkan, dan bahkan mahal.

Rendahkanya kualitas pelayanan publik menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Tidak heran apabila timbul fenomena frustasi dan apatis di tengah-tengah masyarakat terhadap pemerintah.

Dikatakan Richard Pasaribu bahwa, seseorang harus dengan teguh memegang amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan dengan sumpah atau janji jabatannya. Apabila amanah jabatannya dilaksanakan dengan fokus berazaskan tanggung jawabnya, alhasil akan memberikan pelayanan publik yang berish dan baik (clean and good governance). Sebaliknya, apabila amanah jabatannya dilaksanakan dengan fokus berazaskan wewenangnya, alhasil akan memberikan pelayanan publik yang buruk dan korup (bad and corrupt governance).

Azas tanggung jawab sudah sangat membudaya di negara-negara maju, sehingga tidak heran kalau masyarakat mereka lebih makmur dan sejahtera. Azas tanggung jawab ini akan bisa diterapkan apabila dimulai dari atas. Tidak akan berhasil apabila tuntutannya dimulai dari bawah. Apa kurangnya usaha ini yang juga sudah dimulai dari jaman pemerintahan Orde Baru yang sangat tenar saat itu dengan gerakan “basmi pungli dan opstib”? Tetapi nyatanya jauh panggang dari api, alias nihil. Bagaimana dengan jaman pemerintahan Reformasi yang sudah berjalan hampir 23 tahun ini? Perubahannya tidak signifikan sesuai dengan fenomena yang masih marak bisa kita lihat. Tetapi, harus juga kita akui bahwa ada juga instansi-instansi pemerintah yang sudah memberikan pelayanan publik yang baik dan profesional.

“Bila komitmen tanggung jawab itu ada di setiap sanubari aparat penyelenggaraan negara, maka kualitas pelayanan publik kita niscaya akan prima.” ujarnya.

Dalam berbagai studi yang dilakukan terhadap pelayanan publik rupanya tidak berjalan linear dengan reformasi yang dilakukan dalam berbagai sektor sehingga pertumbuhan investasi belum cukup signifikan. Akibatnya harapan pertumbuhan ekonoi yang sangat pesat yang diharapkan dapat membawa bangsa ini menjadi negara yang maju (developed country) belum terwujud sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.

“Mengedepankan tanggung jawab menjadi satu keharusan demi peningkatan pelayanan publik. Perbaikan pelayanan publik akan bisa memperbaiki iklim investasi yang sangat diperlukan bangsa ini untuk dapat segera memakmurkan dan menyejahterakan bangsa terlebih dapat keluar dari krisis ekonomi yang berkepanjangan akibat Covid-19.” tutup Richard. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Aparat Penyelenggara NegaraDPD RIKedepankan Tanggung JawabRichard H. Pasaribu
ShareTweetSend

Related Posts

12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 Jiwa Mengungsi di Puncak Papua

12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 Jiwa Mengungsi di Puncak Papua

Mei 16, 2026
Menkopolkam dan DPD RI Bahas Konflik Bersenjata, PSN hingga Kemanusiaan Papua

Menkopolkam dan DPD RI Bahas Konflik Bersenjata, PSN hingga Kemanusiaan Papua

Mei 14, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026

Rapat bersama KONI Pusat, DPD RI Soroti Kesejahteraan Atlet di Daerah

April 22, 2026

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?