• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dugaan Tak Netral, Risma Kembali Mangkir dan Cuma Kirim Surat

Risma Sebut Bakal Siasati Bansos, Via Transfer Tak Lagi Tunai

Desember 23, 2020
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

September 13, 2026
Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

September 13, 2026
Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

September 13, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

September 12, 2026
Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

September 12, 2026
Studi Tiru Ke SLB Negeri 1 Bantul, Wiwiek Hargono Dorong Penguatan Keterampilan dan Kemandirian Siswa SLB Patriot Kota Bekasi

Studi Tiru Ke SLB Negeri 1 Bantul, Wiwiek Hargono Dorong Penguatan Keterampilan dan Kemandirian Siswa SLB Patriot Kota Bekasi

September 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Risma Sebut Bakal Siasati Bansos, Via Transfer Tak Lagi Tunai

[Nasional]

Desember 23, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
164
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial. Risma yang sebelumnya menjabat Wali Kota Surabaya menggantikan posisi Juliari Batubara.

Setelah dua periode memimpin Kota Surabaya, Risma kini dihadapkan pekerjaan rumah dan tantangan yang harus dijawabnya, terutama berkaitan dengan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Risma kali ini akan memberi gebrakan dengan mengubah pola penyaluran bansos dari tunai menjadi via transfer, sebagaimana yang diperintahkan Presiden Jokowi.

Risma mengatakan dalam waktu dekat bakal membenahi data penerima bantuan sosial di Kemensos. Menurutnya,data itu perlu ada pemutakhiran agar bantuan bisa tersalurkan dengan baik.

“Ya, nanti pertama aku mau benahi data dulu. Supaya ya pasti selisih itu ada karena ada [penerima] yang kemarin [terdata] belum meninggal, kemudian jadi meninggal,” kata Risma melalui video conference, dengan awak media di Surabaya, Selasa (22/12/2020).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa Jokowi ingin agar penyaluran bantuan tidak lagi dilakukan secara tunai, melainkan dilakukan dengan mekanisme transfer.

“Kemudian tadi presiden menyampaikan tidak ada lagi pakai bentuk tunai-tunai begitu, jadi modelnya sudah transfer-transfer gitu,” ucapnya.

Persoalan bansos, belakangan menjadi sorotan lantaran Mensos sebelumnya, Juliari Batubara, menjadi tersangka KPK terkait dugaan korupsi bansos Covid-19.

Ia diduga menerima fee atau biaya Rp10 ribu dari setiap paket bansos sembako yang bernilai Rp300 ribu. Total dari dua periode proyek pengadaan bansos, Juliari diduga menerima Rp17 miliar.

Dilansir CNNIndonesia.com, sejumlah warga yang diwawancara belum lama ini menyoroti persoalan bansos, terutama berkaitan dengan isi sembako yang dibagikan hingga penyalurannya.

Terkait isi bansos, masyarakat mengeluhkan kualitas beras dan beberapa isi bansos lainnya yang dinilai buruk. Selain itu, sejak penyaluran periode awal, masyarakat juga menyatakan isi yang diterima tidak sama.

Sementara terkait dengan penyaluran, persoalan penerima bansos yang tidak tepat sasaran, banyak terjadi di berbagai daerah.

Pada Oktober lalu, Kemensos sendiri mengakui masih ada warga yang dinilai berkecukupan yang mendapat bansos karena terdapat inclusive exclusive error dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Prosedur untuk memperbaiki data tersebut, menurut Kemensos, harus melalui RT, RW, lurah hingga wali kota/bupati dan gubernur.

Ketua MPR Bambang Soesatyo telah meminta pemerintah memperbaiki data penerima bansos sembako maupun tunai agar penyaluran lebih tepat sasaran.

“Kami mendorong pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) agar dapat mengevaluasi dan memperbaiki data penerima bantuan sosial, agar penerima bantuan sosial merata dan tepat sasaran serta bermanfaat membantu masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi,” kata Bambang, Oktober lalu.

Belum lama ini, Pelaksana tugas (Plt) Mensos Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan mengubah skema penyaluran bansos di Jabodetabek pada tahun depan
Rencananya, penyaluran bansos kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 di Jabodetabek berupa bantuan sosial tunai (BST).

Untuk bansos di luar Jabodetabek masih menggunakan skema awal, yakni bansos reguler dan jaring pengaman sosial covid-19. Meliputi, program kartu sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selanjutnya untuk program keluarga harapan (PKH) bagi 10 juta KPM, serta BST khusus penanganan covid-19 untuk 10 juta KPM.

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menambah bantuan yang bersumber dari dana desa atau BLT Desa sekitar 7,8 juta KPM.

Lebih lanjut, selain pekerjaan rumah soal bansos, karena Pandemi Covid-19, Risma juga memiliki pekerjaan rumah terkait kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 26,42 juta pada Maret 2020. Dengan jumlah tersebut, tingkat kemiskinan sebesar 9,78 persen dari total populasi nasional.

Jumlah tersebut meningkat dari 24,79 juta orang atau 9,22 persen dari total populasi pada September 2019. Lebih tinggi pula dari 25,14 juta orang atau 9,41 persen dari total populasi pada Maret 2019.

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan peningkatan jumlah penduduk miskin terjadi karena pengaruh penurunan pendapatan masyarakat sejak pandemi virus corona atau covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020.

“Hasil survei pendapatan seluruh masyarakat menurun, khususnya masyarakat berpendapatan rendah, di mana 7 dari 10 masyarakat pendapatan rendah di bawah Rp1,8 juta terpengaruh. Masyarakat pendapat tinggi di atas Rp2,7 juta juga turun pendapatannya,” kata Suhariyanto Juli lalu. (CNN/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BPSJokowiJuliari BatubaraKabinet Indonesia MajuNasionalpandemi covid-19reshuffle kabinetTri Rismaharini
ShareTweetSend

Related Posts

Reshuffle Kabinet Jadi Warning Bagi Menteri Lain, Pakar Politik: Kita Butuh Menteri Yang Peka dan Punya Hati

Reshuffle Kabinet Jadi Warning Bagi Menteri Lain, Pakar Politik: Kita Butuh Menteri Yang Peka dan Punya Hati

September 8, 2025
Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Demi Keselarasan Pembangunan Pusat dan Daerah, MPR Perlu Bentuk PPHN 

Agustus 7, 2025
Senator NTT Luncurkan Buku Keempat

Bumdes dan Kopdes Merah Putih Perlu Dilebur

Agustus 7, 2025

Tahun Ini, Lulusan UCB Kupang Mulai Dikirim ke Jepang

Juni 24, 2025

Kewenangan Mahkamah Pelayaran Harus Diperluas

Juni 24, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?