• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Saling Tuding Isu Pecah Belah PDIP Surabaya, Risma Terseret

Saling Tuding Isu Pecah Belah PDIP Surabaya, Risma Terseret

November 28, 2020
Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

April 19, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

April 19, 2026
ADVERTISEMENT
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

April 18, 2026
Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

April 18, 2026
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

April 18, 2026
Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, April 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Saling Tuding Isu Pecah Belah PDIP Surabaya, Risma Terseret

[Hukum]

November 28, 2020
in Hukum
0
0
SHARES
43
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Perpecahan di internal PDIP terkait Pilkada Kota Surabaya semakin kencang jelang pemungutan suara 9 Desember mendatang. Terbaru, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan anaknya, yakni Fuad Bernardi ikut tertuduh.

Kader PDIP yang menuding Risma dan anaknya melakukan pecah belah adalah Jagad Hariseno. Seno, begitu sapaannya, merupakan kakak dari Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakit Buana.

Jagad mendukung Machfud Arifin-Mujiaman, tak seperti keputusan partainya yang mengusung Eri Cahyadi-Armuji. Tak sedikit pula kader PDIP yang mendukung Machfud selain Seno.

“Yang dilakukan Bu Risma itu sudah memecah belah PDIP di Surabaya. Itu jelas,” kata Seno, dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (24/11/2020).

Pernyataan Seno itu menampik Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat yang sebelumnya menuding Machfud Arifin, telah melakukan devide et impera atau strategi politik adu domba ala Belanda.

“Saya menghormati Mas Djarot, tapi saya hanya tidak sepakat, saya sedikit mengoreksi pernyataan Mas Djarot bahwa yang melakukan pemecah belahan partai ya Risma, Eri-Armuji dan anaknya [Fuad Bernardi],” ujarnya.

Fuad, kata Seno, sesumbar menggerakkan relawannya di Surabaya untuk memenangkan Eri-Armuji dan melanggengkan kepentingan politiknya. Dengan langkah itu, Whisnu Sakti Buana justru dianggap sebagai musuh.

Pelibatan relawan-relawan Fuad ini, kata Seno, bisa mengancam eksistensi para relawan PAC PDIP di Surabaya yang sudah lama berjuang dan memiliki ikatan sejarah kuat. Fuad bisa leluasa menempatkan orangnya di titik PAC PDIP di Surabaya setelah ini.

Seno juga mengatakan, usai Whisnu terdepak dari bursa pencalonan wali kota di internal PDIP Surabaya, adiknya itu seakan-akan dibuang. Tak ada komunikasi apapun yang ditempuh dari pihak Risma ataupun Eri-Armuji.

Lalu ditengah proses kampanye, Whisnu tiba-tiba ditunjuk menjadi panglima pemenangan Eri-Armuji. Seno pun nelangsa melihat adiknya diperlakukan seperti itu. Menurutnya hal itu bukanlah etika politik yang baik.

“Saya melakukan perlindungan kakak kepada WS (Whisnu Sakti), sebagai kakak kepada adik,” ujarnya.

Terbaru, muncul video berdurasi 19 detik yang menampilkan sejumlah orang memekikkan yel-yel ‘hancurkan Risma’. Video itu viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat juga Mat Mochtar, kader senior PDIP yang telah dipecat karena dinilai tidak patuh terhadap keputusan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Mat Mochtar menolak mendukung Eri Cahyadi-Armuji.

Saat dikonfirmasi, Mat Mochtar membenarkan bahwa dirinya memang ada di video tersebut. Ia menyebut video itu terekam pada Rabu (25/11) lalu.

“Videonya kemarin, masih baru,” kata Mat Mochtar dilansir dari CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan bahwa nyanyian itu adalah luapan kekecewaan dirinya kepada Risma, karena dinilai telah memengaruhi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar memberikan rekomendasi kepada tokoh nonpartai, Eri Cahyadi, di Pilkada Surabaya.

Menurutnya, yang berhak mendapatkan rekomendasi menjadi calon wali kota adalah Whisnu Sakti Buana. Whisnu dianggap layak karena telah mendampingi Risma sebagai Wakil Wali Kota Surabaya selama dua periode.

Putra Risma, Fuad Bernardi, membantah tudingan-tudingan itu. Ia menyebutkan tuduhan tersebut tak jelas dan tidak berdasar.

“Itu dasarnya dari mana? kan nggak jelas, tuduhannya kan nggak jelas itu,” kata Fuad, menampik tuduhan Seno.

Ia menjelaskan bahwa ibunya tak pernah melakukan apapun demi kepentingan politik pribadinya Apalagi sampai memecah belah PDIP, partai yang telah menaunginya.

Fuad juga menegaskan bahwa keputusan PDIP mengusung Eri-Armuji berasal dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Siapapun tak bisa mengintervensi, termasuk Risma.

“Yang mengeluarkan rekomendasi kan Bu Mega. Dan Ketum itu apakah ada yang bisa mengeintervensi? Nggak ada. Beliau bisa memutuskan sendiri semua,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: CahyadiMachfud ArifinPDIPPilkadaSurabayaTri Rismaharini
ShareTweetSend

Related Posts

Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan di APBN 2026

Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan di APBN 2026

Februari 26, 2026
KODAERAL V HADIRI 700 AIR DEFENCE RUN DI SURABAYA

KODAERAL V HADIRI 700 AIR DEFENCE RUN DI SURABAYA

Januari 25, 2026
Ketum Megawati Paksakan Olly Dondokambey Tetapkan Ketua DPD Sulut Meski Melanggar AD/ART PDI-P

Ketum Megawati Paksakan Olly Dondokambey Tetapkan Ketua DPD Sulut Meski Melanggar AD/ART PDI-P

Desember 24, 2025

Dukung Ekonomi Biru, Fikom Unitomo Gandeng Halmahera Utara Bahas Multiplier Effect Hilirisasi Kelapa: Sebagai Role Model Penguatan Ekonomi Daerah

Desember 2, 2025

Dasco Sambut Baik Dukungan PDIP Untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Agustus 4, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?