• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Terduga Dalang Pembunuhan Di Tuntut 20 Tahun Penjara, Pengunjung Soraki Dan Kepung JPU Langkat

Terduga Dalang Pembunuhan Di Tuntut 20 Tahun Penjara, Pengunjung Soraki Dan Kepung JPU Langkat

Agustus 31, 2023
Menakar 4 Calon Sekda Kota Bekasi, Begini Kata Pengamat

Menakar 4 Calon Sekda Kota Bekasi, Begini Kata Pengamat

September 20, 2026
Diplomasi terkait ‘Sengketa West Papua’ Yang Dihidupkan Kembali

Diplomasi terkait ‘Sengketa West Papua’ Yang Dihidupkan Kembali

September 20, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD DKI Dukung LRT Jakarta Tembus Dukuh Atas pada 2028

DPRD DKI Dukung LRT Jakarta Tembus Dukuh Atas pada 2028

September 20, 2026
Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jakarta

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jakarta

September 20, 2026
UKW PWI Kepri Angkatan 17 Tutup, 32 Wartawan Resmi Lulus termasuk Kabiro Kepri Satukanindonesia.com

UKW PWI Kepri Angkatan 17 Tutup, 32 Wartawan Resmi Lulus termasuk Kabiro Kepri Satukanindonesia.com

September 20, 2026
Wakasal Hadiri Open Tournamen Lomba Dayung Perahu Naga Piala Panglima TNI 2026

Wakasal Hadiri Open Tournamen Lomba Dayung Perahu Naga Piala Panglima TNI 2026

September 20, 2026
KASAL TNI-AU Sejumlah Program dan Kegiatan Kemaritiman di Wilayah Tanjung Pinang

KASAL TNI-AU Sejumlah Program dan Kegiatan Kemaritiman di Wilayah Tanjung Pinang

September 20, 2026
Antiusasme Masyarakat Padati NAVY Fair di Monas

Antiusasme Masyarakat Padati NAVY Fair di Monas

September 20, 2026
Kenakan Keffiyeh, Presiden Prabowo Serukan “Free Palestine”

Kenakan Keffiyeh, Presiden Prabowo Serukan “Free Palestine”

September 20, 2026
Kapall ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta

Kapall ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Jakarta

September 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Terduga Dalang Pembunuhan Di Tuntut 20 Tahun Penjara, Pengunjung Soraki Dan Kepung JPU Langkat

[Daerah]

Agustus 31, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
93
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ket. Foto: Keluarga Dan Warga Desa Besilam Lembaga, Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, Saat Kepung JPU Usai Sidang Tuntutan Pembunuhan Paino, Mantan DPRD Langkat Di PN Stabat (30/8) (Foto: SIM/Arthur Simanjuntak)

Langkat, SatukanIndonesia.Com – Usai sidang lanjutan pembacaan tuntutan kepada terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa di Pengadilan Negeri Stabat, Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Rabu (30/8/2023) malam, berakhir ricuh.

Pasalnya, sidang perkara pembunuhan Paino mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat, yang digelar sekira Pukul 19.20 WIB itu, sebelumnya sidang diundur hingga enam jam lebih, dari jadwal pukul 13.00 wib.

Pihak keluarga dan puluhan warga Bukit Dinding Desa Besilam (BL), Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, yang sudah hadir di sekitar PN Stabat sejak pagi hari itu tak terima atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diketahui terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa, yang diduga sebagai dalang di balik pembunuhan berencana tersebut hanya dituntut hukuman penjara selama 20 tahun, dari pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Dari ruang persidangan, hingga keluar ruangan, pantauan SIM terlihat puluhan warga pengunjung yang di dominasi kaum ibu-ibu dari pihak keluarga korban maupun warga Besilam, berteriak-teriak monyoraki Jaksa Penuntut Umum, yang mereka nilai mencederai rasa keadilan dalam tututan perkara tersebut.

Sebelumya, dalam sidang lanjutan yang dipimpin Hakim Ketua Ledis Meriana Bakara SH,MH, di ruang Prof. Dr. Kusumah Admadja SH, Pengadilan Negeri Stabat dengan perkara pembunuhan mantan anggota DPRD Langkat tersebut.

Jaksa Penuntut Umum menguraikan tuntutan. Kala itu, yang dibacakan Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum), Hendra Abdi P Sinaga memaparkan tuntutan 20 tahun penjara untuk terdakwa Dedi Bangun diduga eksekutor pembunuhan Almarhum, situasi jalannya persidangan masih tertip dan aman. Saat sidang dilanjutkan, pembacaan tuntutan terhadap terduga dalang pelaku pembunuhan, terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa, terlihat pengamanan semakin ketat dilakukan kepolisian yang sudah hadir sedari awal persidangan.

Setelah JPU membacakan tuntutan terhadap terduga dalang pelaku pembunuhan Sentosa Ginting alias Tosa di tuntut 20 tahun penjara, pengunjung sepontan teriak dan menyoraki JPU, keriuhan hingga sekitar satu jam lebih, hingga di luar ruangan sidang, pengunjung mengepung JPU, hingga sekira satu jam lebih, personil Polres dengan sigap melakukan pengamanan.

Usai sidang, Susilawati selaku keluarga korban kepada wartawan menyampaikan rasa kecewa atas putusan JPU yang inilai kurang berkeadilan. Rasa kecewa warga luar biasa sekali, terutama keluarga korban.

“Karena harapan kami, ini pembunuhan yang sangat bercana sekali. Kami paham, ini belum vonis putusan hakim, tetapi dari tuntutan, kami sangat kecewa. Jangan memikirkan anak dari terdakwa saja, anak korban juga harus dipikirkan. Bagaimana mental dan masa depanya,” ungkapnya kepada wartawan.

Dan lanjut Susilawati, “kami berharap kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak Joko Widodo dan Bapak Mahfud MD dan pejabat di negeri ini, datanglah ke Langkat. Lihatlah hukum di Langkat,” tambaknya.

Kami masyarakat resah Pak. “Kami takut ada korban berikutnya terjadi lagi. Harapan kami dari Pengadilan Negeri Stabat memutus vonis sesuai Pasal 340 KUHPidana atau harapan kami hukuman mati,”kata Susilawati sembari tersedu-seduh.

Ditempat yang sama, Togar Lubis sekalu tim Penasehat Hukum (PH) kepada wartawan mengatakan pada malam hari ini keluarga koban dan warga Bukit Dinding meluapkan kekecewaan nya. Karena dalam pertimbangan ketika Jaksa Penuntut Umun (JPU) menuntut yang terdakwa sebelumnya.

“Maka dikatakan dalam pertimbangan penuntutan terhadap pelaku empat orang sebelumnya, bahwa mereka melakukan perbuatan pembunuhan itu atas suruhan terdakwa Luhur Sentosa Ginting, tetapi jaksa dalam menuntut, tidak menjadikan pertimbangan dalam menuntut terduga dalang pelaku Sentosa Ginting alias Tosa dengan tuntutan maksimal,” ujarnya.

Sambung Togar, aneh..! orang yang menyuruh, orang yang membayar, tapi tuntutan sama dengan eksekutor. Itulah yang menyebabkan kenapa keluarga korban dan masyarakat Bukit Dinding kecewa dengan Jaksa Penuntut Umun.

“Kami berharap, karena hakim tidak terikat pada tututan Jaksa Penuntut Umun. Dan agar majelis hakim yang menangani perkara ini tetap menjatuhkan hukuman putusan maksimal sebagaimana fakta persidangan,” ungkap Togar Lubis yang saat itu didampingi keluarga korban.

Diketahui dalam persidangan perkara pembunuhan korban Almarhum Paino, Selasa (29/8) lalu, ketiga terdakwa lainya. Yakni, M Heriska Wantero alias Tato, Persadanta Sembiring alias Sahdan dan Sulhanda Yahya alias Tato, dituntut 18 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan pembacaan tuntutan, ketiga terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana, yang menyuruh melakukan, turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu, merampas nyawa orang lain. Perbuatan melanggar pasal 340 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, sebagaimana dalam dakwaan primair JPU. (AS/redaksi)

Komentar Facebook

Tags: JPU LangkatKabupaten LangkatPembunuhan
ShareTweetSend

Related Posts

SMPN 2 Hinai Membantah Tahan Rapor Siswa Tidak Bayar Sumbangan Renovasi Pagar

SMPN 2 Hinai Membantah Tahan Rapor Siswa Tidak Bayar Sumbangan Renovasi Pagar

Februari 25, 2025
Sopir Taxi Terbunuh di Paniai, PAK-HAM Papua Serukan Hentikan Kekejaman dan Jaga Kedamaian di Bumi Papua 

Sopir Taxi Terbunuh di Paniai, PAK-HAM Papua Serukan Hentikan Kekejaman dan Jaga Kedamaian di Bumi Papua 

Oktober 21, 2024
Kecam Pembunuhan Pilot Selandia Baru & Serangan Terhadap Warga Sipil di Mimika Mencurigakan, Komnas HAM Sampaikan Tiga Hal

Kecam Pembunuhan Pilot Selandia Baru & Serangan Terhadap Warga Sipil di Mimika Mencurigakan, Komnas HAM Sampaikan Tiga Hal

Agustus 7, 2024

Anggaran Belanja Perjalanan Dinas Kabupaten Langkat Tembus 103 M, LIN-HAMAS: Mengusik Rasa Keadilan Rakyat

April 30, 2024

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Fly Over Stabat Langkat

Desember 14, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?