• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
TPNPB : Enam Orang Warga Sipil Ditangkap Aparat Keamanan

TPNPB : Enam Orang Warga Sipil Ditangkap Aparat Keamanan

Agustus 22, 2025
Bank Sampah PJM Green RW 07 Pondok Jatimurni Terus Bergerak, Nasabah Kini Tembus 80 Orang.

Bank Sampah PJM Green RW 07 Pondok Jatimurni Terus Bergerak, Nasabah Kini Tembus 80 Orang.

Oktober 24, 2026
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan UP Padel, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan UP Padel, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Oktober 24, 2026
ADVERTISEMENT
Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Kegiatan Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat di Jatiasih

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Kegiatan Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat di Jatiasih

Oktober 24, 2026
Abraham Luncurkan Buku Kelima

Abraham Luncurkan Buku Kelima

Oktober 24, 2026
360 Rumah Sakit Rujukan Disiapkan untuk Tangani Dampak Karhutla

360 Rumah Sakit Rujukan Disiapkan untuk Tangani Dampak Karhutla

Oktober 24, 2026
Jelang Pergantian Musim di Akhir Tahun, Wali Kota Bekasi Kunjungi 9 Titik Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan.

Jelang Pergantian Musim di Akhir Tahun, Wali Kota Bekasi Kunjungi 9 Titik Perkuat Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan.

Oktober 24, 2026
Hari Santri 2026, Wali Kota Bekasi Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Hari Santri 2026, Wali Kota Bekasi Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Oktober 24, 2026
Tetapkan Status Bencana Nasional, Pemerintah Indonesia Didesak Hentikan Pembungkaman Protes Karhutla

Tetapkan Status Bencana Nasional, Pemerintah Indonesia Didesak Hentikan Pembungkaman Protes Karhutla

Oktober 24, 2026
Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Oktober 24, 2026
dr. Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Prioritaskan Kesehatan Gratis dan Infrastruktur

dr. Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Prioritaskan Kesehatan Gratis dan Infrastruktur

Oktober 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

TPNPB : Enam Orang Warga Sipil Ditangkap Aparat Keamanan

[Daerah]

Agustus 22, 2025
in Daerah, Hukum
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Warga sipil yang diduga anggota TPNPB yang ditangkap//Doc-Komnas TPNPB

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Enam warga sipil yang diduga sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) ditangkap Aparat Keamanan (TNI/Polri), di distrik Topo, kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Hal ini diklaim Sebby Sambom, Juru Bicara (Jubir) TPNPB melalui keterangan tertulis, yang dikutip, Kamis (21/08/2025).

Sebby mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB pada 21 Agustus 2025, bahwa telah terjadi penangkapan terhadap enam warga sipil, Rabu (20/08/2025) sekira pukul 17.55 WIT.


“6 orang warga sipil tersebut awalnya dari Intan Jaya yang mengungsi ke Nabire akibat kampung mereka menjadi sasaran operasi militer Indonesia, sehingga warga sipil banyak mengungsi ke hutan. Ada juga yang ke Nabire, dan mereka yang ditangkap adalah warga sipil,”klaim Jubir TPNPB.

Dijelaskannya, mereka (enam warga sipil) bernama Jemi Mirip, Botanus Agimbau, Meinus Mirip, Yupinus Weya, Melianus Mirip dan Seprianus Weya.

“Mereka adalah warga sipil yang tinggal di Distrik Sugapa. Karena kampung mereka terus menjadi sasaran kontak senjata antara aparat militer Indonesia dengan TPNPB sejak 2019. Maka mereka terpaksa hidup tidak aman di Intan Jaya, sehingga terpaksa mengungsi ke Nabire,”katanya.

Namun, kata Sebby, keenam orang tersebut ditangkap dan dituduh sebagai anggota TPNPB dan itu tidak benar

“Faktanya mereka adalah warga sipil. Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga menegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk hentikan kriminalisasi terhadap 6 warga sipil yang ditangkap, karena berambut gimbal dan kumis tebal,”tegas Sambom.

Menurutbya, di Papua terutama wilayah pegunungan tengah, orang yang berambut gimbal dan kumis tebal adalah identitas budaya dan ekspresi diri maupun simbol kebanggaan atas identitas lokal di seluruh Tanah Papua, sehingga aparat militer Indonesia diminta untuk hentikan kriminalisasi terhadap warga sipil yang sudah ditangkap.

“Dan juga Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menghimbau kepada aparat militer Indonesia, untuk segera bebaskan 6 warga sipil yang tak bersalah dan tidak terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap 2 Anggota Brimob di Kilo 128 Nabire,”ungkapnya.

Sebby Sambom mengklaim, kasus pembunuhan terhadap dua anggota Brimob adalah murni dilakukan oleh TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dibawa pimpinan Mayor Aibon Kogoya, Komandan Batalion D Dulla.

“Sehingga penangkapan terhadap 6 warga sipil yang mengungsi ke Nabire adalah tidak tepat sasaran, dan segera dibebaskan,”

Dikemukakannya, banyak warga sipil sudah mengungsi dari kampung di Intan Jaya tujuan Timika, Puncak Ilaga dan Nabire.

“Pengungsian ini masih terus terjadi, sehingga aparat militer Indonesia diminta untuk hentikan melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga sipil yang menjadi korban selama konflik bersenjata terjadi di Intan Jaya,”sebutnya.

Oleh karena itu, Sebby mengatakan, Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga menegaskan kepada semua pihak untuk dapat menangani para pengungsi di Intan Jaya, agar tidak menjadi korban susulan dalam aksi penangkapan yang dilakukan oleh aparat militer Indonesia.

Perlu diketahui, penanggungjawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB yakni Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB), Letnan Jenderal Melkisedek Awom
(Wakil Panglima TPNPB), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum TPNPB), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
(Komandan Operasi Umum TPNPB). [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Enam Orang Warga SipilTentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)TNI-POLRI
ShareTweetSend

Related Posts

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

September 18, 2026
1.000 Perwira TNI-Polri dan Inovasi Gambut Disiapkan Hadapi Karhutla

1.000 Perwira TNI-Polri dan Inovasi Gambut Disiapkan Hadapi Karhutla

Agustus 27, 2026
Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Mei 29, 2026

Komnas HAM RI Didesak Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Puncak Papua

April 22, 2026

KASAL CUP 2026 Resmi Digelar, TNI AL Perkuat Pembinaan Atlet Karate Nasional

April 4, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?