• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tren Belanja Online 2025: Fokus pada Kebutuhan Pokok, Tekan Produk Sekunder

Tren Belanja Online 2025: Fokus pada Kebutuhan Pokok, Tekan Produk Sekunder

Juli 31, 2025
Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Juli 12, 2026
Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Juli 12, 2026
ADVERTISEMENT
Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Juli 12, 2026
Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Juli 12, 2026
Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Juli 12, 2026
Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Juli 11, 2026
Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Juli 11, 2026
Menkomdigi Tegaskan Teknologi Digital Harus Jadi Ruang Tumbuh Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Menkomdigi Tegaskan Teknologi Digital Harus Jadi Ruang Tumbuh Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Juli 11, 2026
Selvi Gibran Dorong Perajin Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Selvi Gibran Dorong Perajin Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Juli 11, 2026
HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Sulsel Siapkan 200 Stan dan 3.000 UMKM

HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Sulsel Siapkan 200 Stan dan 3.000 UMKM

Juli 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tren Belanja Online 2025: Fokus pada Kebutuhan Pokok, Tekan Produk Sekunder

[Ekonomi]

Juli 31, 2025
in Ekonomi
0
0
SHARES
107
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, satukanindonesia.com – Memasuki paruh pertama 2025, perilaku belanja online di Indonesia terus mengalami dinamika. Meningkatnya penetrasi e-commerce dan hadirnya platform quick-commerce mendorong perubahan kebiasaan konsumen dalam berbelanja, baik dari sisi frekuensi, jenis produk yang dibeli, hingga cara mereka memanfaatkan fitur-fitur seperti live shopping dan affiliate link.

 

Jakpat merilis survei terbaru yang memotret tren belanja online masyarakat Indonesia pada paruh pertama 2025. Laporan yang melibatkan 2.283 responden lintas Gen Z, Milenial, dan Gen X ini menyoroti dinamika penggunaan e-commerce dan quick-commerce, sekaligus perubahan perilaku konsumen di tengah persaingan digital yang kian ketat.

Hasil survei menyebutkan 95% responden melakukan transaksi online pada paruh pertama 2025, naik 4% dibandingkan tahun lalu. Lebih detail, 88% mengaku bertransaksi di e-commerce dan 17% dari pembeli online berbelanja di platform quick-commerce.

Belanja Meningkat, Pengeluaran Menurun

Data semester 1 tahun 2025 menunjukkan adanya pergeseran perilaku konsumen dalam berbelanja secara online. Dari segi jenama, terlihat peningkatan belanja di mana Shopee, sebagai juara e-commerce mengalami kenaikan 4 persen dari 79% ke 84%. Posisi kedua, TikTok Shop juga tumbuh dari 40% ke 46% dalam setahun.

Meski demikian, rata-rata pengeluaran di e-commerce pada paruh pertama 2025 tercatat Rp470.516 per bulan. Nominal ini turun 13% dibandingkan pada semester pertama tahun lalu, dari Rp543.250.

 

“Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun lebih banyak orang berbelanja, nilai transaksi per orang atau per transaksi menjadi lebih kecil, terutama untuk produk-produk sekunder seperti fashion dan elektronik,” tutur Head of Research Jakpat, Aska Primardi.

 

Berbanding terbalik, pengeluaran quick-commerce justru meningkat hingga 36% dalam setahun, dari Rp215.816 ke Rp293.922. Hal ini sejalan dengan peningkatan penggunaan di sejumlah brand. Alfagift mengalami lonjakan penggunaan lebih dari dua kali lipat dari 31% ke 66%. Klik Indomaret dan GrabMart yang berada di posisi selanjutnya pun demikian, mengalami kenaikan masing-masing 17% dan 16%.

 

“Platform ini memang lebih identik digunakan untuk pembelian kebutuhan pokok sehari-hari, seperti makanan, minuman, atau keperluan rumah tangga; yang dibeli dalam frekuensi tinggi namun dengan nilai transaksi relatif kecil,” Aska menanggapi.

 

Melihat hasil laporan ini, Aska menilai saat ini masyarakat sedang mengencangkan ikat pinggang. “Dari tren ini terlihat bahwa konsumen kini lebih memfokuskan anggaran belanja mereka untuk kebutuhan pokok, sementara anggaran untuk produk-produk sekunder cenderung ditekan,” simpul dia.

 

Kalaupun konsumen akan membeli produk sekunder seperti fashion dan elektronik, tambah dia, mereka akan mencari harga yang lebih terjangkau. Saat ini, produk impor cenderung menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan produk lokal, yang menjadikannya pilihan utama bagi konsumen.

ADVERTISEMENT

 

“Situasi ini menimbulkan tantangan besar bagi pelaku UMKM lokal, karena produk mereka semakin sulit bersaing dari sisi harga di tengah kondisi daya beli yang melemah,” kata Aska.

 

Apa saja pertimbangan dalam memilih platform belanja online? Bagaimana persepsi masyarakat terhadap masing-masing merek e-commerce dan quick-commerce di Indonesia? Dapatkan hasilnya dengan data mendetail dalam laporan Jakpat.(Rils/Bernard/03)

 

Komentar Facebook

Tags: Belanja Online 2025Kebutuhan PokokProduk Sekunder
ShareTweetSend

Related Posts

Wakapolres Pematang Siantar Bersama Forkopimda Sidak Harga Kebutuhan Pokok

Wakapolres Pematang Siantar Bersama Forkopimda Sidak Harga Kebutuhan Pokok

Maret 13, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?