
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Salah satu vaksin covid-19 pabrikan China Vaksin Sinopharm sudah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM.
482.400 dosis vaksin Sinopharm siap pakai pun telah tiba di Indonesia. Setelah melalui proses uji lot release selama 3 hari, vaksin ini bisa langsung didistribusikan dan digunakan.
Vaksin Sinopharm akan dipakai dalam program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri. Hal ini sesuai dengan arahan Kemenkes bahwa program ini harus dibedakan dengan program vaksinasi pemerintah.
Dalam vaksinasi gotong royong, perusahaan bisa membeli vaksin Sinopharm melalui koordinasi dengan Kadin. Setelah itu mereka baru memberikannya kepada karyawan dan keluarganya.
Jadi, para karyawan atau buruh tak perlu khawatir, mereka akan tetap merasakan program ini kalau perusahaan memang ikut.
Harga Vaksin Sinopharm
Vaksin Sinopharm akan dipakai dalam waktu dekat dalam vaksinasi gotong royong. Paling lambat pekan ketiga Mei 2021.
Lantas, berapa kira-kira harga yang harus dikeluarkan perusahaan untuk membeli vaksin Sinopharm?
Dikutip dari Reuters, Rabu (19/8/2020), harga vaksin corona yang sedang dikembangkan Sinopharm Group, jauh lebih mahal dari yang dibuat Sinovac ataupun vaksin pabrikan China lainnya.
Chairman Sinopharm, Liu Jingzhen, mengatakan harga vaksin buatannya kelak diprediksi tak lebih dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,16 juta untuk dua kali suntikan.
Harga ini jauh lebih mahal dari vaksin lain. Vaksin Sinovac misalnya, hanya USD 22 per 2 dosis atau sekitar Rp 317 ribuan. (FA/SI).













