• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Wakil Ketua I Komite DPD RI Angkat Bicara soal Polemik Mahkamah Konstitusi

Wakil Ketua I Komite DPD RI Angkat Bicara soal Polemik Mahkamah Konstitusi

November 10, 2023
Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

April 27, 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

April 27, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

April 27, 2026
Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

April 27, 2026
Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

April 27, 2026
Ketua MA Sunarto Dorong Pidana Non-Penjara, Selaras Paradigma Hukum Modern

Ketua MA Sunarto Dorong Pidana Non-Penjara, Selaras Paradigma Hukum Modern

April 27, 2026
KPK-MA Sinergi Tingkatkan Kompetensi Aparatur Cegah Korupsi Peradilan

KPK-MA Sinergi Tingkatkan Kompetensi Aparatur Cegah Korupsi Peradilan

April 27, 2026
Menteri ATR/BPN Tekankan Kebijakan Pemerintah Harus Memanusiakan Manusia

Menteri ATR/BPN Tekankan Kebijakan Pemerintah Harus Memanusiakan Manusia

April 27, 2026
TNI AL dan Bais TNI Gagalkan Upaya Penyelundupan 1.832 Item Kosmetik Ilegal di Perbatasan

TNI AL dan Bais TNI Gagalkan Upaya Penyelundupan 1.832 Item Kosmetik Ilegal di Perbatasan

April 27, 2026
Sang Penjaga Peradaban Pergi di Antara Angin Kampus dan Taman Kota

Sang Penjaga Peradaban Pergi di Antara Angin Kampus dan Taman Kota

April 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, April 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Wakil Ketua I Komite DPD RI Angkat Bicara soal Polemik Mahkamah Konstitusi

[Daerah]

November 10, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Filep Wamafma, Wakil Ketua I Komite DPD RI//GRW

JAYAPURA, SatukamIndonesia.Com – Polemik yang terjadi di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK) terus menerus menyita perhatian publik di tanah air. Pada selasa (07/11/2023) lalu, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menyatakan Anwar Usman terbukti bersalah dan melakukan pelanggaran etik berat. Sanksi itu pun membuat Anwar Usman kehilangan jabatan sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Pembacaan putusan ini terkait dengan laporan dari Denny Indrayana, PEREKAT Nusantara, TPDI, TAPP, Perhimpunan Pemuda Madani, PBHI, Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, LBH Barisan Relawan Jalan Perubahan, para guru besar dan pengajar hukum yang tergabung dalam Constitutional Administrative Law Society (CALS), Advokat Pengawal Konstitusi dan lainnya.

Publik pun menyoroti soal dugaan konflik kepentingan yang semakin terasa usai Anwar Usman resmi dicopot hingga kritik sebutan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi ‘mahkamah keluarga’ kian santer terdengar.

Pasalnya, saat ini putra presiden, Gibran tengah dicalonkan sebagai bakal calon wakil presiden dengan putusan MK terbaru yang mengantarkan Anwar Usman diproses sidang etik MKMK.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komite I DPD RI, Dr. Filep Wamafma pun angkat bicara. Filep menyayangkan persoalan yang tengah terjadi di tubuh MK hingga seorang ketua MK telah terbukti melakukan pelanggaran etik berat.

“Sampai hari ini menjadi nyata bagi publik, bahwa ada indikasi kekuasaan yang dimiliki seorang pejabat tinggi telah dimanfaatkan secara tidak etis. Hal ini jelas menjadi ironi bagi dunia hukum kita, pembagian kekuasaan yang secara teoritis dipelajari di semua jurusan hukum dan politik, seolah-olah tidak berdaya implementatif di tangan penguasa. Alhasil, ruang ketatanegaraan menjadi amburadul, tentu ini menjadi kritik dan pelajaran berharga,”ujar Filep kepada, Jumat (10/11/2023).

Penilaian etis pun, kata dia, menguak karena kesadaran moral publik menilai lolosnya Gibran sebagai cawapres Prabowo pada gilirannya mengakhiri posisi Anwar Usman sebagai Ketua MK.

“Meskipun tersandera sanksi etik, publik mengkhawatirkan apakah negara ini telah menjadi negara kekuasaan? Elegi justru terjadi di Mahkamah Konstitusi yang seharusnya menjadi tiang penjaga konstitusi negara,” tutunya.

Atas kondisi ini, doktor hukum alumnus Unhas Makassar ini menekankan pentingnya menjaga marwah hukum dan merawat masa depan hukum di Indonesia. Filep pun mengapresiasi putusan MK yang secara tegas telah dilaksanakan dengan baik. Ia lantas mengingatkan pentingnya teori pemisahan kekuasaan tias politica dipegang teguh untuk menghindari absolutisme kekuasaan.

“Tentu kita semua ingat, buku De L’esprit des Lois karya Montesquieu telah mengejutkan dunia, ketika halaman-halamannya mempopulerkan konsep trias politica pada tahun 1748. Meskipun John Locke telah memulai terminologi tersebut, namun pemisahan secara tegas antara kekuasaan eksekutif dan yudikatif menjadi pembeda pikiran Montesquieu. Ide dasar Montesquieu sangatlah jelas, bahwa pemisahan kekuasaan harus dilakukan untuk membatasi kekuasaan itu sendiri dan menghindari absolutisme,” jelasnya.

“Ini memperkuat, kalimat John Emerich Dalberg-Acton, atau yang dikenal sebagai Lord Acton, politisi kebangsaan Inggris, ‘manusia yang memiliki kekuasaan cenderung menyalahgunakannya, tetapi manusia yang memiliki kekuasaan tak terbatas, sudah pasti menyalahgunakannya’. Dan dalam konsep Foucault, filsuf postmodern asal Prancis, kekuasaan itu tidak lagi tersentral melainkan menyebar. Semua konsep ini baik diterapkan untuk menghindari adanya kekuasaan tunggal atau kekuasaan mutlak, dengan implementasi yang benar, terlebih di negara demokrasi,”tambah Filep yang akrab disapa Pace Jas Merah itu.

Filep menambahkan, masyarakat tentu tidak menghendaki kondisi dimana kuasa eksekutif terlihat begitu perkasa, bahkan nyaris meninabobokan kuasa yudikatif yang sarat dengan kesewenangan penguasa. Oleh sebab itu, senator Filep mengajak masyarakat tetap peduli dan sigap mengawal tegaknya konstitusi dan lembaga konstitusi yakni MK serta penegakan hukum di tanah air.

“Dewasa ini, masyarakat kita semakin cerdas dan obyektif menilai situasi dan dinamika yang terjadi. Tanggapan masyarakat banyak membanjiri ruang-ruang berekspresi seperti media sosial dan lain sebagainya yang pada ujungnya laporan masyarakat dan sejumlah komunitas mengantarkan putusan MKMK. Ini menjadi tanda partisipasi masyarakat berdampak signifikan pada jalannya penegakan hukum di negara kita,”pungkasnya. [GRW/redaksi]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Anwar UsmanMahkamah KonstitusiMKMKpelanggaran etik beratWakil Ketua I Komite DPD RI
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi II DPR Akan Kaji UU IKN Buntut Putusan MK Soal Hak Tanah

Komisi II DPR Akan Kaji UU IKN Buntut Putusan MK Soal Hak Tanah

November 22, 2025
Karyawan Gugat UU PPh ke MK, Pensiun dan Pesangon Dikenai Pajak

Karyawan Gugat UU PPh ke MK, Pensiun dan Pesangon Dikenai Pajak

Oktober 8, 2025
Said Iqbal: Partai Buruh Dukung Pemisahan Pemilu

Said Iqbal: Partai Buruh Dukung Pemisahan Pemilu

Agustus 1, 2025

MK Putuskan Pemilu Nasional – Daerah Dipisah, Ketua DPD Minta Penyelenggara Perhatikan Perubahan Data Pemilih

Juni 28, 2025

Mahkamah Konstitusi Diingatkan Jaga Integritas Dalam Mengadili Ratusan Sengketa Pilkada 2024

Januari 10, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?