• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

November 8, 2020
Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Juni 12, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026
Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Juni 12, 2026
Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Juni 12, 2026
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Juni 11, 2026
Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Juni 11, 2026
Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Juni 11, 2026
Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

[Ekonomi]

November 8, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
68
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan buka suara soal titipan posisi komisaris di beberapa perbankan yang berada di bawah BUMN. Ia membenarkan jika memang seringkali ada titipan posisi komisaris di BUMN dari pengalamannya menjabat sebagai menteri BUMN.

“Sewaktu saya menjadi menteri, tentu ada titipan-titipan komisaris untuk bank-bank besar itu,” kata Dahlan dalam diskusi Indonesia Leaders Talk ke-13 bertajuk ‘BUMN: Antara Aset dan ATM Penguasa’ yang digelar oleh politisi Mardani Ali Sera dikutip Minggu (8/11/2020).

Dahlan mengaku akan melihat orangnya terlebih dahulu. Jika dirasa tidak mengerti perbankan dan tidak mampu menduduki posisi komisaris, ia akan menolaknya.

“Setelah orangnya (dirasa) ‘Loh kan ini tidak mengerti perbankan, tapi kok minta jadi komisaris’, biasanya saya dekati begini: ‘Pak, Bapak kan latar belakangnya bukan bank. Saya bisa saja mengangkat bapak, tapi apakah bapak siap untuk ujian?” lanjutnya.

“Ini sebetulnya kata-kata untuk menolak, tetapi kan kita orang Timur tidak bisa menolak (secara langsung) begitu. Nah biasanya mereka akan mundur sendiri kok.”

Dahlan menegaskan jika posisi direksi dan komisaris perbankan milik BUMN tidak dapat sembarangan diisi. Untuk mendapatkan posisi tersebut, kandidat harus memiliki kemampuan, serta harus mengikuti ujian mengenai perbankan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi (kandidat) harus ada dan lulus ujian mengenai perbankan yang dilaksanakan oleh OJK, baru bisa jadi komisaris, kalau khusus perbankan,” tukasnya.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya juga mengakui banyak pihak yang memberikan titipan nama yang disampaikan kepadanya untuk dijadikan direksi atau komisaris di perusahaan pelat merah. Dia juga tak memungkiri dari titipan tersebut juga ada yang lolos untuk mengisi kursi-kursi yang menjadi rebutan banyak pihak ini.

Menurut Erick adanya titipan ini merupakan hal yang wajar adanya titipan dan dia tak menampik bahwa nama-nama tersebut juga dijadikan pertimbangan dalam melakukan perombakan manajemen di BUMN.

“Hal yang wajar saya rasa (ada titipan), tetapi yang penting kompeten dan prosesnya baik. Kalau memang diajukan, (hitam di atas putih) iya dong, itu yang kita mau. Gak semuanya diterima, buktinya banyak yang kecewa juga,” kata Erick dalam program ‘Mata Najwa’ yang disiarkan Trans7 pada Rabu (5/8/2020) malam lalu.

Menurut dia, sejauh ini hanya 10% saja dari total titipan tersebut yang diangkat itu pun harus tetap melalui proses yang ditentukan oleh kementerian. Hal yang penting orang tersebut harus memiliki kapabilitas dan memberikan kontribusi untuk perusahaan yang ditempatinya.

Erick menjelaskan, untuk menjadi direksi dan komisaris BUMN membutuhkan proses yang panjang, terutama untuk 40 BUMN yang penting harus memasuki proses tim penilai akhir (TPA). Proses TPA kali ini juga diklaim berbeda dengan proses TPA sebelumnya, selain meminta pertimbangan Presiden, masukan dari menteri-menteri terkait juga diperlukan.

Selain itu, juga dilakukan background check untuk memastikan track record kandidat direksi dan komisaris tersebut benar dan bersih. (CNBC/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BUMNDahlan IskanEkonomi
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026

Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Maret 26, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?