• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

November 8, 2020
Militer Amerika akan Dipindahkan ke Guam, CNMI, dan Pasifik

Militer Amerika akan Dipindahkan ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

September 15, 2026
ADVERTISEMENT
Kawasan Pasar Baru & Jalan Muhammad Yamin Ditata, Tri Adhianto : Trotoar untuk Pejalan Kaki, PKL Berdagang di Tempat yang telah di sediakan.

Kawasan Pasar Baru & Jalan Muhammad Yamin Ditata, Tri Adhianto : Trotoar untuk Pejalan Kaki, PKL Berdagang di Tempat yang telah di sediakan.

September 15, 2026
Kompalin Warga Bekasi Marak di Medsos Soal Pelayanan Disdukcapil, Wali Kota Bekasi Turun Tangan

Kompalin Warga Bekasi Marak di Medsos Soal Pelayanan Disdukcapil, Wali Kota Bekasi Turun Tangan

September 15, 2026
Dapat Hibah Aset Rampasan Negara Rp3,65 Miliar dari KPK, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Pengendali Banjir

Dapat Hibah Aset Rampasan Negara Rp3,65 Miliar dari KPK, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Pengendali Banjir

September 15, 2026
Demo Tolak MBG, Pelajar Papua Tuntut Pendidikan Gratis

Demo Tolak MBG, Pelajar Papua Tuntut Pendidikan Gratis

September 15, 2026
Demi Perdamaian dan Kemanusiaan, Gereja di Tanah Papua bentuk ‘Rumah Keadilan’

Demi Perdamaian dan Kemanusiaan, Gereja di Tanah Papua bentuk ‘Rumah Keadilan’

September 15, 2026
DPD RI Desak Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybat Diungkap

DPD RI Desak Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybat Diungkap

September 15, 2026
Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam: Dua Nyawa Melayang Dalam Bentrok Antar Kelompok, Keluarga Korban Menuntut Keadilan

Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam: Dua Nyawa Melayang Dalam Bentrok Antar Kelompok, Keluarga Korban Menuntut Keadilan

September 15, 2026
RUU Reforma Agraria Diminta Perkuat Hak Masyarakat Adat Papua

RUU Reforma Agraria Diminta Perkuat Hak Masyarakat Adat Papua

September 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dahlan Iskan Sebut Sewaktu Menteri, Akui Ada Titipan-Titipan

[Ekonomi]

November 8, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
74
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan buka suara soal titipan posisi komisaris di beberapa perbankan yang berada di bawah BUMN. Ia membenarkan jika memang seringkali ada titipan posisi komisaris di BUMN dari pengalamannya menjabat sebagai menteri BUMN.

“Sewaktu saya menjadi menteri, tentu ada titipan-titipan komisaris untuk bank-bank besar itu,” kata Dahlan dalam diskusi Indonesia Leaders Talk ke-13 bertajuk ‘BUMN: Antara Aset dan ATM Penguasa’ yang digelar oleh politisi Mardani Ali Sera dikutip Minggu (8/11/2020).

Dahlan mengaku akan melihat orangnya terlebih dahulu. Jika dirasa tidak mengerti perbankan dan tidak mampu menduduki posisi komisaris, ia akan menolaknya.

“Setelah orangnya (dirasa) ‘Loh kan ini tidak mengerti perbankan, tapi kok minta jadi komisaris’, biasanya saya dekati begini: ‘Pak, Bapak kan latar belakangnya bukan bank. Saya bisa saja mengangkat bapak, tapi apakah bapak siap untuk ujian?” lanjutnya.

“Ini sebetulnya kata-kata untuk menolak, tetapi kan kita orang Timur tidak bisa menolak (secara langsung) begitu. Nah biasanya mereka akan mundur sendiri kok.”

Dahlan menegaskan jika posisi direksi dan komisaris perbankan milik BUMN tidak dapat sembarangan diisi. Untuk mendapatkan posisi tersebut, kandidat harus memiliki kemampuan, serta harus mengikuti ujian mengenai perbankan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi (kandidat) harus ada dan lulus ujian mengenai perbankan yang dilaksanakan oleh OJK, baru bisa jadi komisaris, kalau khusus perbankan,” tukasnya.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya juga mengakui banyak pihak yang memberikan titipan nama yang disampaikan kepadanya untuk dijadikan direksi atau komisaris di perusahaan pelat merah. Dia juga tak memungkiri dari titipan tersebut juga ada yang lolos untuk mengisi kursi-kursi yang menjadi rebutan banyak pihak ini.

Menurut Erick adanya titipan ini merupakan hal yang wajar adanya titipan dan dia tak menampik bahwa nama-nama tersebut juga dijadikan pertimbangan dalam melakukan perombakan manajemen di BUMN.

“Hal yang wajar saya rasa (ada titipan), tetapi yang penting kompeten dan prosesnya baik. Kalau memang diajukan, (hitam di atas putih) iya dong, itu yang kita mau. Gak semuanya diterima, buktinya banyak yang kecewa juga,” kata Erick dalam program ‘Mata Najwa’ yang disiarkan Trans7 pada Rabu (5/8/2020) malam lalu.

Menurut dia, sejauh ini hanya 10% saja dari total titipan tersebut yang diangkat itu pun harus tetap melalui proses yang ditentukan oleh kementerian. Hal yang penting orang tersebut harus memiliki kapabilitas dan memberikan kontribusi untuk perusahaan yang ditempatinya.

Erick menjelaskan, untuk menjadi direksi dan komisaris BUMN membutuhkan proses yang panjang, terutama untuk 40 BUMN yang penting harus memasuki proses tim penilai akhir (TPA). Proses TPA kali ini juga diklaim berbeda dengan proses TPA sebelumnya, selain meminta pertimbangan Presiden, masukan dari menteri-menteri terkait juga diperlukan.

Selain itu, juga dilakukan background check untuk memastikan track record kandidat direksi dan komisaris tersebut benar dan bersih. (CNBC/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BUMNDahlan IskanEkonomi
ShareTweetSend

Related Posts

KPK Ingatkan BUMN Kelola Konflik Kepentingan

KPK Ingatkan BUMN Kelola Konflik Kepentingan

September 6, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?