• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

Februari 25, 2025
PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

November 6, 2026
Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

November 6, 2026
ADVERTISEMENT
Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

November 6, 2026
Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

November 6, 2026
Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

November 6, 2026
DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

November 6, 2026
Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

November 6, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

November 6, 2026
DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

November 6, 2026
Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

November 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

[Politik - Aksi Separatis TPNPB-OPM Wilayah Kodam VIII Intan Jaya Terus Bergeliat seraya Kampanye Tolak MBG]

Februari 25, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
785
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya//istimewa

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com  – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka Komando Daerah Pertahanan (TPNPB-OPM) Kodam VIII Intan Jaya mengklaim, bertanggung jawab atas penyerangan pos aparat militer (TNI dan Polri) selama tiga hari di Sugapa, Intan Jaya, provinsi Papua Tengah.

 

Hal tersebut dikatakan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, seperti dikutip media ini dalam siaran pers, yang diterima, Selasa (25/02/2025).

Sambom mengatakan, manajemen markas pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, Brigjen Undius Kogoya dan Kolonel Apeni Kobogau sebagai wakil panglima, pada Senin (24/02/2025).

KET. FOTO : Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom (kanan)//istimewa

“Bahwa penyerangan yang dilakukan oleh pasukan TPNPB, di bawah pimpinan Mayor Joni Botak, Agus Kobogau dan Enos Tipagau selama tiga hari berturut-turut, 21–23 Februari 2025 di Sugapa, Intan Jaya, seperti di Pos Polisi di J2 dan Pos Maleo TNI di Mamba, sekitar pukul 15.01 itu atas perintah kami,”kata Sebby Sambom.

Dalam penyerangan selama tiga hari, TPNPB, Kodap VIII Intan Jaya, dengan ini mengeluarkan pernyataan sikap resmi.

ADVERTISEMENT

Pertama, menolak pembangunan batalyon dan markas militer di Silatugapa, Bulapa, Hitadipa, dan Beoga, wilayah perbatasan Intan Jaya dan Puncak Papua.

Kedua, dengan tegas kami menolak Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke sekolah-sekolah, gereja dan di rumah-rumah oleh aparat militer.

Ketiga, TPNPB dengan tegas menolak PT Blok B Wabu, yang rencana melakukan operasi di Intan Jaya.

Keempat, rencana kehadiran pejabat negara kolonial Indonesia setingkat menteri di Intan Jaya, dalam rangka pembahasan PT Blok B Wabu dan rencana pembentukan DOB di wilayah operasi TPNPB, kami siap tembak.

“Dalam hal ini, terlebih khususnya kepada pejabat negara Indonesia setingkat menteri, yang ingin memasuki wilayah operasi TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, kami siap jemput Anda dengan sniper, saat memasuki wilayah operasi dengan helikopter maupun pesawat,”katanya.

Sebby mengatakan, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya secara resmi juga mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Deki Belau, yang selama ini diduga terlibat sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia di wilayah konflik bersenjata, dan siap eksekusi mati jika diketahui keberadaannya, karena ia diduga terlibat dalam pembakaran rumah-rumah warga bersama aparat militer pemerintah Indonesia.

“Dalam laporan lebih lanjut, kami menyampaikan kepada semua pihak, bahwa aksi penyerangan yang dilakukan oleh TPNPB Kodap VIII Intan terhadap aparat di pos-pos militer sejak 21–23 Februari dan baku tembak tersebut tidak adanya korban jiwa dari pihak kami. Dan pasukan kami sudah kembali ke markas sejak tanggal 23 (Februari) usai baku tembak,”katanya.

Sebby mengatakan, dalam serangan balasan yang dilancarkan oleh aparat militer pemerintah Indonesia sejak kemarin telah salah sasaran, yang mengakibatkan rumah-rumah warga sipil dibakar. Diantaranya, 2 rumah di Kampung Bogeage dan 4 rumah di Kampung Mongegau telah hangus terbakar.

“Manajemen markas pusat Komnas TPNPB dengan ini mengeluarkan pernyataan sikap resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI, agar segera bertanggung jawab atas pembakaran rumah 6 rumah warga sipil di Intan Jaya, setelah melakukan serangan balasan ke TPNPB namun salah sasaran,”katanya.

“Dengan demikian kami, lampirkan bukti-bukti operasi militer pemerintah Indonesia yang melakukan pembakaran rumah-rumah warga sipil di Intan Jaya, sejak 23 Februari 2025 usai kontak senjata,”tutupnya. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Daftar Pencarian Orang (DPO)Kodam VIII Intan JayaKomnas TPNPBMakanan Bergizi Gratis (MBG)Panglima TNIpenyerangan pos aparat militer (TNI dan Polri)Presiden Prabowo SubiantoPT Blok B WabuSebby SambomTolak MBGTPNPBTPNPB Kodap VIII Intan Jaya
ShareTweetSend

Related Posts

Percepat Penyelesaian Persoalan Bangsa, Konsolidasi Prabowo Diperkuat

Percepat Penyelesaian Persoalan Bangsa, Konsolidasi Prabowo Diperkuat

November 5, 2026
Mensesneg Belum Mengungkapkan ‘Siapa Otak’ Penyadapan Presiden Prabowo

Mensesneg Belum Mengungkapkan ‘Siapa Otak’ Penyadapan Presiden Prabowo

November 4, 2026
Presiden Prabowo Siapkan Langkah Besar Lewat UU Satu Data Indonesia, Ini Tujuannya

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Besar Lewat UU Satu Data Indonesia, Ini Tujuannya

Oktober 30, 2026

Bahas Isu Strategis Nasional hingga Papua, Wantimpres Bidang Polhukam Gelar Rapat

Oktober 30, 2026

Presiden Prabowo Didesak Kembalikan Tanah dan Hutan Adat Papua Seluas 3.500 Hektare Yang Dirampok

Oktober 29, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?