
Mojokerto, SatukanIndonesia.com – Salah satu Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot mengapresiasi peresmian Galeri Soekarno Kecil di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purwotengah, Kota Mojokerto. Hal ini sebagaimana disampaikan kepada Satukanindonesia (12/6) terkait peresmian yang dilakukan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Selasa (10/6).
“Peresmian Galeri Soekarno Kecil adalah awal narasi pembentukan karakter seorang bapak bangsa, sang proklamator, semoga literasi kesejarahan Bung Karno semakin terang dalam sejarah Indonesia. Legacy beliau,” ungkap legislator muda yang juga seninan ini.
Pada bagian lain ia juga mengatakan, hal ini cukup penting karena Bung Karno adalah milik rakyat Indonesia mengingat napak tilas perjuangan Soekarno harus menjadi edukasi bagi generasi ke depan.
“Nilai ‘jas merah’ harus terjaga,” katanya.
Putra politisi senior Eros Djarot ini juga menuturkan, kurasi dan seni visualisasi galeri ini luar biasa di luar bayangan museum pada umumnya.

“Beyond my imagination. Perpaduan antara histori otentik yang terdigitalisasi dan adopsi artificial intelligence menjadi faktor pembeda yang signifikan,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut ia juga mengapresiasi Pemkot Mojokerto, khususnya Walikota Mojokerto Ita Puspitasari dan tim kurator serta jajaran terkait sehingga rekam jejak sejarah kehidupan Bung Karno makin lengkap.
“Apresiasi saya untuk Ning Ita selaku Walikota dan Mas Sandi selaku Wawali serta jajaran tim kurator dan pihak terkait lainnya sehingga situs rekam jejak sejarah masa kecil Bung Karno di Mojokerto bisa terwujud. Ini menambah khasanah rekam jejak Bung Karno.” Ungkap politisi muda PDI Perjuangan ini.
Dari perspektif pariwisata, ia juga mengatakan “Semoga galeri ini menjadi daya tarik wisata sejarah bagi seluruh anak bangsa dan bahkan wisman internasional karena galeri nya sangat modern dan keren.’
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon meresmikan Galeri Soekarno Kecil di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purwotengah, Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Sementara itu dalam peresmian yang dilakukan Selasa lalu (10/6) Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kota Mojokerto mengatakan galeri ini dibangun untuk mengenang dan menghidupkan kembali jejak masa kecil Presiden pertama RI, Ir. Soekarno yang pernah menghabiskan masa kecilnya selama kurang lebih 8,5 tahun di Kota Mojokerto.
Ia menegaskan pentingnya masa kecil Bung Karno di Mojokerto sebagai fase pembentukan karakter yang kemudian membentuk arah pemikiran dan kepemimpinan beliau di masa depan.
“Masa kecil Bung Karno di Mojokerto adalah masa-masa informative years masa pembentukan karakter, kepercayaan, dan pola pikir. Kota Mojokerto telah memberikan satu ekosistem conditioning yang luar biasa kepada pendiri bangsa kita,” katanya.
Pada bagian lain politikus sekaligus budayawan ini juga menekankan pentingnya sejarah sebagai fondasi identitas bangsa di tengah derasnya arus informasi global.
“Sejarah memberikan jati diri. Tanpa narasi sejarah yang kuat, kita akan kehilangan koordinat dalam era globalisasi. Galeri Soekarno Kecil ini adalah bagian dari upaya memperkuat memori kolektif bangsa,” ungkap salah satu petinggi Partai Gerindra tersebut (Tine/Yos)













