
JAKARTA, satukanindonesia.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia siap menawarkan 75 blok Minyak dan Gas bumi (Migas), dengan potensi terbesar berlokasi di wilayah Papua dan Sulawesi.
Demikian hal disampaikan Wakil Menteri ESDM RI, Yuliot Tanjung dalam acara Sarasehan Nasional bertema, ‘Mendorong Keberlanjutan Industri Hulu Minyak dan Gas untuk Kemandirian Energi’ di Jakarta, Selasa (08/07/2025).
“Kami siap menawarkan wilayah kerja untuk 75 blok migas. Kalau dilihat dari sisi potensi, yang terbesar itu adalah di sekitar Papua, kemudian di Sulawesi,”katanya.
Sebanyak 20 blok Migas berlokasi di wilayah Maluku-Papua, seperti Seram-Aru, Cendrawasih Bay II dan III, dan lain-lain.

Yuliot menyampaikan, 75 blok migas tersebut siap ditawarkan kepada perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) maupun badan usaha. Penawaran tersebut, bertujuan untuk mempercepat peningkatan produksi Migas di dalam negeri.
“Kami sudah melakukan identifikasi dan kami siap menawarkan melalui lelang kepada badan usaha. Secara paralel, kami mencoba melakukan penyerahan perizinan mana yang bisa masuk perusahaan KKKS melalui lelang,”sebut Yuliot.
Dari 75 blok Migas tersebut, sebanyak 61 area dilelang oleh pemerintah, yakni Central Andaman (awarded), Amanah (awarded), Melati (awarded), Panai (open), Pesut Mahakam (open), Serpang (siap lelang), Kojo (siap lelang), Binaiya (siap lelang), Gaea 1 (siap lelang), Gaea 2 (siap lelang), dan Air Komering (siap lelang).
Lebih lanjut, terdapat Meuseuraya, Jalu, Gagah, Natuna D-Alpha, Kisaran Baru, Barong, Perkasa, Mabelo, Lavender, Muara Tembesi, Southwest Andaman, Areca, Bruni, Carera, West Andaman I, West Andaman II, Abar, Anggursi, West Rapak, Bintuni, Drawa, Seram-Aru, Namori, Talu-Sapukala, Bengkulu Mentawai, Marva-Talawang-Balakbalakang, Masakka, Nawasena, South Tanimbar.
Kemudian juga ada Rupat, Puri, Ampuh, North Andaman, Maratua II, Bengara II, Mamberamo, Tomini Bay, AOI-K1, SE Natuna, Karapan Baru, Patin, South East Java, Taliabu, South Matindok, Rangkas, Boka, Enrekang, Northeast Tanjung, Palmerah Baru, dan Tungka Baru.
Di luar 61 area yang dilelang oleh pemerintah, terdapat 14 area terbuka yang berpotensi, yakni Bukit Barat, Kasongan Sampit, Palangkaraya, West Sangatta, South Sageri, South East Mandar, Halmahera Kofiau, Semai IV, North Arguni, Cendrawasih Bay II, Cendrawasih Bay III, Akimeugah I, Akimeugah II, serta East Tanimbar. [**/GRW]













