• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Mendukung Indepensi Perhimpunan Advokasi HAM Papua

Pemerintah Mendukung Indepensi Perhimpunan Advokasi HAM Papua

Februari 18, 2026
Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

September 5, 2026
Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

September 5, 2026
ADVERTISEMENT
Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

September 5, 2026
Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

September 5, 2026
Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

September 4, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026
Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

September 4, 2026
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

September 4, 2026
Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

September 4, 2026
Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerintah Mendukung Indepensi Perhimpunan Advokasi HAM Papua

Februari 18, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
90
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Suasana pelantikan dan rapat kerja PAK-HAM Papua 2026, di kota Jayapura, Papua//GRW

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua menyatakan siap mendukung kerja independen yang dilakukan oleh Perhimpunan Advokasi Hak Asasi Manusia atau PAK-HAM Papua.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur melalui Asisten I Setda Provinsi Papua, Yohanes Walilo saat pelantikan ketua dan rapat kerja PAK-HAM Papua 2026, di Kota Jayapura, Papua, Rabu (18/02/2026).

Yohanes Walilo mengatakan, pergantian kepengurusan itu sebagai langkah penting dalam memperkuat advokasi hak asasi manusia (HAM) di Tanah Papua.

Menurutnya, PAK-HAM Papua berperan dalam mendorong perlindungan serta pemenuhan HAM di daerah ini. Dengan kepemimpinan baru di bawah Methodius bersama jajaran pengurusnya, pemerintah berharap organisasi tersebut dapat menjalankan tugas secara optimal dan konsisten.

“Pentingnya penguatan perlindungan hak-hak khusus Orang Asli Papua dengan tetap mengedepankan kearifan lokal,”kata Yohanes Walilo.

Ia mengatakan, dalam praktik di lapangan masih ditemukan berbagai pelanggaran hak dan ketidakadilan yang membutuhkan perhatian serius.

Karena itu, lanjut dia, PAK-HAM Papua diharapkan mampu memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan tersebut sesuai dengan cita-cita para pendirinya.

Selain itu, efektivitas kerja organisasi dinilai perlu ditingkatkan melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian, serta lembaga lain yang memiliki peran dalam pendekatan HAM di Papua.

“Masyarakat sangat membutuhkan keberpihakan dan kepastian hukum, agar dapat merasakan keadilan dalam kehidupan sosial, budaya, maupun aspek lainnya,”ucapnya.

Ia mengatakan, secara nasional PAK-HAM memiliki struktur hingga tingkat pusat, sementara di Papua kehadirannya diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kata Walilo, pemerintah tidak akan mengintervensi kerja organisasi karena PAK-HAM Papua bersifat independen. Namun, apabila diperlukan koordinasi maupun dukungan tertentu, termasuk fasilitas dan dukungan anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah, hal tersebut dapat dibicarakan dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kegiatannya.

“Lembaga tidak boleh hanya hadir secara administratif tanpa kerja nyata. Hubungan koordinasi yang kuat menjadi kunci untuk mewujudkan keadilan di Papua,”katanya.

Ia mengatakan, bahkan apabila terjadi pelanggaran di lingkungan penyelenggara pemerintahan, proses hukum harus tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku oleh pihak berwenang.

Selain itu, pemerintah membuka ruang dialog dan diskusi terkait perkembangan hukum dan HAM di Papua.

“Komunikasi yang konstruktif diharapkan dapat mendorong perbaikan bersama demi terciptanya keadilan yang lebih baik bagi masyarakat Papua,”ucapnya.

Sementara Methodius Kossay yang baru dilantik sebagai ketua PAK HAM Papua berharap, dukungan penuh dari pemerintah, aparat keamanan, akademisi, tokoh adat, serta para relawan agar seluruh program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Ditambahkannya, masa depan Papua harus dibangun di atas keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, dan dialog yang setara. Melalui momentum ini, seluruh pihak diajak untuk meninggalkan politik kekerasan dan membangun politik dialog serta keadilan sosial.

“Kami mempunyai keyakinan bahwa Papua yang damai adalah Papua yang menghormati manusia sebagai ciptaan Tuhan dan sebagai warga negara yang setara,”pungkas Kossay. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Asisten I Setda Provinsi PapuaPAK HAM PapuaPerhimpunan Advokasi Hak Asasi ManusiaYohanes Walilo
ShareTweetSend

Related Posts

Perhimpunan Advokasi HAM Papua Resmi Dinakhodai ‘Methodius Kossay’

Perhimpunan Advokasi HAM Papua Resmi Dinakhodai ‘Methodius Kossay’

Februari 18, 2026
Presiden Prabowo Subianto Tunjuk Natalis Pigay Menteri HAM, PAK-HAM Papua Desak Negara Bertanggungjawab atas Kasus Pelanggaran HAM

Presiden Prabowo Subianto Tunjuk Natalis Pigay Menteri HAM, PAK-HAM Papua Desak Negara Bertanggungjawab atas Kasus Pelanggaran HAM

Oktober 22, 2024
Sopir Taxi Terbunuh di Paniai, PAK-HAM Papua Serukan Hentikan Kekejaman dan Jaga Kedamaian di Bumi Papua 

Sopir Taxi Terbunuh di Paniai, PAK-HAM Papua Serukan Hentikan Kekejaman dan Jaga Kedamaian di Bumi Papua 

Oktober 21, 2024

Sandera Pilot Philips Marthens Terbebaskan, PAK HAM Papua Apresiasi Semua Pihak

September 22, 2024

Siap Sukseskan Pilkada 2024, PAK HAM Papua: Kepala Daerah di Tanah Papua Harus OAP

Agustus 15, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?