• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Siap Sukseskan Pilkada 2024, PAK HAM Papua: Kepala Daerah di Tanah Papua Harus OAP

Siap Sukseskan Pilkada 2024, PAK HAM Papua: Kepala Daerah di Tanah Papua Harus OAP

Agustus 15, 2024
Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

September 5, 2026
Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

September 5, 2026
ADVERTISEMENT
Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

September 5, 2026
Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

September 5, 2026
Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

September 4, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026
Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

Tasyakur HUT ke-81 Kejaksaan RI, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

September 4, 2026
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

September 4, 2026
Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

September 4, 2026
Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Siap Sukseskan Pilkada 2024, PAK HAM Papua: Kepala Daerah di Tanah Papua Harus OAP

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa]

Agustus 15, 2024
in Daerah, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
236
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Direktur PAK HAM Papua, Mathius Murib//FOTO: Istimewa

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com – Menyikapi dinamika politik orang asli Papua (OAP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK-HAM) Papua mendorong regulasi atau Peraturan Daerah (Perdasus).

Mathius Murib, Direktur PAK HAM Papua mengatakan, hak politik OAP telah diatur sesuai UU Otsus, namun hanya berlaku ditingkat provinsi.

“Legalitas hukumnya diatur dalam peraturan daerah Khusus (Perdasus), untuk Orang Asli Papua harus menjadi Pemimpin di tanahnya sendiri,”sebut Murib melalui keterangan pers yang diterima satukanindonesia.com, Kamis (15/08/2024).

Menurutnya, Perdasus tentang hak politik OAP yang diatur dalam UU Otsus, hanya berlaku untuk gubernur dan wakil gubernur. Sedangkan, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota Buka saja gubernur dan Wakil gubernur, tapi Bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota tidak.

Padahal, ia mengemukakan, orang asli Papua adalah orang yang berasal dari Rumpun Ras Melanesia yang terdiri dari berbagai suku asli di provinsi Papua.

Dasar Hukum Hak Politik Orang Asli Papua diatur pada Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, dan Pasal 22 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 135, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4151).

Dikatakannya, bahwa tujuan Pemberian Otsus bagi provinsi Papua untuk mewujudkan keadilan, penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap HAM, percepatan pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua, dalam rangka kesetaraan dan keseimbangan dengan kemajuan provinsi lain.

Maka berdasarkan dasar dan pertimbangan tersebut, PAK HAM Papua akan ikut berpartisipasi dalam suksesnya konstelasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang sejuk dan damai, PAK HAM Papua dapat memberikan saran usul hal-hal sebagai berikut.

Pertama, Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia seharusnya menunjuk dan mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati di seluruh tanah Papua adalah Orang Asli Papua.

Kedua, pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) haruslah Orang Asli Papua.

“Kebijakan tersebut sesuai dengan upaya penegakan hukum dan penghormatan hak asasi manusia yang berbasis kearifan lokal di seluruh tanah Papua,”pungkasnya. [GRW/Redaksi]

Komentar Facebook

Tags: diatur UU OtsusDirektur PAK HAM PapuaHak politik OAPMathius MuribPAK HAM PapuaPAK HAM Papua dalam PilkadaPAK HAM Papua dorong AOPPAK HAM Papua Dorong PerdasusPerhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi ManusiaSikap PAK HAM Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Mendukung Indepensi Perhimpunan Advokasi HAM Papua

Pemerintah Mendukung Indepensi Perhimpunan Advokasi HAM Papua

Februari 18, 2026
Perhimpunan Advokasi HAM Papua Resmi Dinakhodai ‘Methodius Kossay’

Perhimpunan Advokasi HAM Papua Resmi Dinakhodai ‘Methodius Kossay’

Februari 18, 2026
Presiden Prabowo Subianto Tunjuk Natalis Pigay Menteri HAM, PAK-HAM Papua Desak Negara Bertanggungjawab atas Kasus Pelanggaran HAM

Presiden Prabowo Subianto Tunjuk Natalis Pigay Menteri HAM, PAK-HAM Papua Desak Negara Bertanggungjawab atas Kasus Pelanggaran HAM

Oktober 22, 2024

Sopir Taxi Terbunuh di Paniai, PAK-HAM Papua Serukan Hentikan Kekejaman dan Jaga Kedamaian di Bumi Papua 

Oktober 21, 2024

Sandera Pilot Philips Marthens Terbebaskan, PAK HAM Papua Apresiasi Semua Pihak

September 22, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?