• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menko Polhukam: Tidak Boleh Lengah Hadapi Aksi Terorisme Dan Radikalisme

Menko Polhukam: Tidak Boleh Lengah Hadapi Aksi Terorisme Dan Radikalisme

November 8, 2018
Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Juli 26, 2026
Bidik Talenta Muda untuk Tim Senior, Persipura Seleksi Pemain U-21

Bidik Talenta Muda untuk Tim Senior, Persipura Seleksi Pemain U-21

Juli 26, 2026
ADVERTISEMENT
Menkomdigi: Regulasi Saja Tak Cukup, Orang Tua Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Menkomdigi: Regulasi Saja Tak Cukup, Orang Tua Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Juli 26, 2026
Wakil Ketua Komisi III DPR: Febrie Adriansyah Seharusnya Dipakaikan Rompi Tahanan

Wakil Ketua Komisi III DPR: Febrie Adriansyah Seharusnya Dipakaikan Rompi Tahanan

Juli 26, 2026
Jaksa Agung: Penanganan Kasus Febrie Dilakukan Transparan dan Profesional

Jaksa Agung: Penanganan Kasus Febrie Dilakukan Transparan dan Profesional

Juli 26, 2026
Mendagri Tito: Pembebasan BPHTB Bagi MBR Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Mendagri Tito: Pembebasan BPHTB Bagi MBR Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Juli 26, 2026
Teknologi AI Berpotensi Disalahgunakan jika Tak Dibarengi Literasi Digital

Teknologi AI Berpotensi Disalahgunakan jika Tak Dibarengi Literasi Digital

Juli 26, 2026
Festival Film Papua 2026 Mengusung tema ‘Alam dan Kehidupan Manusia Papua’

Festival Film Papua 2026 Mengusung tema ‘Alam dan Kehidupan Manusia Papua’

Juli 26, 2026
KASAL dan Panglima Arnada Pasifik Rusia Resmi Buka Latma ORRUDA 2026

KASAL dan Panglima Arnada Pasifik Rusia Resmi Buka Latma ORRUDA 2026

Juli 26, 2026
Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha, KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas melalui Waralaba, GEKRAFS Siap Bersinergi

Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha, KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas melalui Waralaba, GEKRAFS Siap Bersinergi

Juli 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Menko Polhukam: Tidak Boleh Lengah Hadapi Aksi Terorisme Dan Radikalisme

[Nasional]

November 8, 2018
in Nasional
0
0
SHARES
203
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menko Polhukam Wiranto mengingatkan bahwa kejadian kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob merupakan suatu pelajaran bagi kepolisian dan seluruh masyarakat Indonesia, agar tidak boleh lengah dan hilang kewaspadaan menghadapi aksi terorisme dan radikalisme. Menurutnya, negeri ini butuh ketenangan dan stabilitas.

“Apalagi kita sedang akan menghadapi tahun-tahun yang sangat kritis, yang sangat penting bagi kehidupan demokrasi di Indonesia yaitu Pemilukada serentak, lalu tahun depan kita akan menghadapi pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden, ” ujar Menko Polhukam Wiranto saat memberikan keterangan pers tentang situasi terkini di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/05/2018).

Selain itu, tahun ini juga Indonesia akan menghadapi event event penting dunia, ada pertemuan penting di Bali, ada Asian Games, dan event event lain di Indonesia. Hal ini tentu membutuhkan stabilitas, ketenangan, rasa aman dan damai.

“Oleh karena itu, kembali lagi, hikmah dari kejadian ini tidak perlu saling menyalahkan tapi menjadikan pelajaran bagi kita untuk kita waspada lagi, lebih bersatu padu lagi untuk melawan aksi terorisme dan radikalisme yang barangkali masih berusaha untuk mengganggu kehidupan kita sebagai bangsa dan negara, ” kata Menko Polhukam Wiranto.

Menurut Menko Polhukam, sesuai dengan sikap pemerintah Indonesia yang telah berkali-kali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, bahwa dalam menghadapi terorisme selalu bersikap tegas, tidak pandang bulu, maka melalui rapat koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, telah dilaksanakan serbuan untuk melucuti dan melumpuhkan para teroris yang telah diisolasi pada lokasi tertentu. Sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku secara universal, aparat keamanan telah memberikan ultimatum kepada mereka “menyerah atau menghadapi resiko serbuan” dengan batasan waktu tertentu.

“Jadi bukan negosiasi, memberikan ultimatum. Jadi jangan disalah artikan bahwa kita bernegosiasi. Tapi kita memberikan ultimatum bahwa kita akan melaksanakan serbuan,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Kemudian, hari ini sebelum fajar, mereka menyatakan menyerah tanpa syarat. Satu per satu keluar dari posisi mereka menyerahkan diri kepada petugas dengan tanpa senjata sebanyak 145 orang.

“Dari 155 keluar satu per satu, mereka juga sudah merampas senjata kurang lebih 30 pucuk. Bukan senjata organik militer atau organik dari kepolisian, tapi senjata hasil sitaan dari aparat keamanan, aparat kepolisian saat melaksanakan operasi-operasi melawan terorisme sebelumnya, ” kata Menko Polhukam Wiranto.

Bagi sisa teroris yang tidak menyerah dilakukan penyerbuan oleh aparat keamanan di lokasi bertahan mereka. Dalam kontak tembak yang berlangsung singkat tersebut, 10 orang teroris menyerah.

“10 orang, sisa dari 155 tadi menyerah. Tadi kita saksikan bunyi tembakan, bunyi bom, granat asap, granat air mata, dan penyisiran aparat keamanan dengan cara-cara yang telah ditentukan. Dari penyerbuan tersebut, 10 sisa teroris menyerah. Jadi demikian lengkap 155 tahanan teroris telah menyerah kepada aparat kepolisian Indonesia, ” ujar Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam mengapresiasi aparat keamanan yang menyelesaikan kasua ini dengan tenang, tanpa emosional dan tetap berlandaskan hukum yang berlaku. “Mendoakan agar arwah petugas keamanan dalam syuhada dalam melaksanakan tugas dan mendapat tempat yang mulia di sisi Tuhan,” kata Menko Polhukam Wiranto. (*)

Komentar Facebook

Tags: Rusuh Mako BrimobSatukan IndonesiaWiranto
ShareTweetSend

Related Posts

Wiranto : PWI Mitra Strategis Pemerintah, Tapi Tetap Harus Kritis

Wiranto : PWI Mitra Strategis Pemerintah, Tapi Tetap Harus Kritis

Desember 3, 2025
Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
Wiranto: Aparat Tidak Anti-Demo Tapi Anti-Kerusuhan

Wiranto Heran Dugaan Pelanggaran HAM Selalu Diungkit Jelang Pilpres

Desember 11, 2023

Wiranto Blak-blakan Ungkap Alasan Lepas Hanura Saat Bertemu Prabowo

Mei 2, 2023

Wiranto Klaim Boyong 100 Lebih Eks Kader Hanura ke PPP

Mei 1, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?