
JAYAPURA, satukanindonesia.com – Persipura Jayapura menggelar seleksi pemain U-21 sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Seleksi berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026, di Stadion Mandala, Jayapura, Provinsi Papua.
Sebanyak 130 pemain mengikuti seleksi tersebut. Mereka berasal dari 15 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota dan Kabupaten Jayapura, serta pemain binaan Elite Pro Academy (EPA) Persipura.
Proses seleksi dipantau langsung oleh Presiden Direktur PT Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK), Owen Rahadiyan, Direktur Sepak Bola Persipura Alfredo Vera, dan jajaran tim pelatih yang dipimpin Andri Ramawi.
Seleksi ini tidak hanya bertujuan mencari pemain muda untuk program pembinaan jangka panjang, tetapi juga menjaring talenta yang berpeluang memperkuat tim senior, terutama untuk memenuhi regulasi pemain U-21 pada kompetisi musim ini.
Pada tahap awal, seluruh peserta menjalani pertandingan berdurasi 15 menit untuk dinilai kemampuan teknik, fisik, dan pemahaman bermain. Dari hasil penilaian tersebut, sebanyak 12 pemain terbaik dipilih untuk mengikuti seleksi tahap akhir.
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan mengatakan, seleksi ini menjadi yang pertama digelar sejak dirinya bergabung bersama Persipura.
“Seleksi ini merupakan yang pertama kali kami laksanakan sejak saya bergabung dengan Persipura. Musim ini regulasi pemain U-21 berbeda dibanding musim lalu. Setiap tim diwajibkan memainkan dua pemain U-21 secara bersamaan selama 90 menit penuh,”ujar Owen.
Menurut Owen, Persipura saat ini baru memiliki dua pemain yang memenuhi regulasi tersebut sehingga masih membutuhkan tambahan pemain.
“Kami saat ini baru memiliki dua pemain regulasi U-21. Karena itu kami membutuhkan sekitar delapan pemain lagi untuk melengkapi kebutuhan tim. Seluruh peserta seleksi kali ini merupakan pemain-pemain dari 15 SSB di Kota dan Kabupaten Jayapura serta binaan EPA Persipura,”katanya.
Direktur Sepak Bola Persipura, Alfredo Vera menilai, banyak peserta memiliki kualitas yang menjanjikan. Namun, menurutnya, tidak semua pemain dapat direkrut karena harus disesuaikan dengan kebutuhan tim.
“Banyak pemain yang memiliki kualitas bagus. Namun kami tidak bisa mengambil semuanya karena harus disesuaikan dengan kebutuhan tim,”kata Alfredo.
Ia menambahkan, sebanyak 12 pemain dipilih untuk mengikuti tahap seleksi akhir.
“Kami mengambil 12 pemain untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya. Dari mereka, ada beberapa pemain yang memiliki potensi untuk bergabung dengan tim senior,”ujarnya.
Sementara Pelatih Kepala Persipura, Andri Ramawi mengakui, waktu pelaksanaan seleksi cukup singkat. Meski demikian, tim pelatih akan memaksimalkan proses penilaian.
“Waktu seleksi memang sangat singkat, tetapi kami berharap dapat memaksimalkan kesempatan ini untuk melihat kemampuan para pemain,”ujar Andri.
Ditegaskannya, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan individu, tetapi juga pemahaman taktik dan kemampuan menjalankan instruksi permainan.
“Kami tidak hanya melihat kualitas individu pemain, tetapi juga bagaimana mereka memahami aspek taktikal dan mampu menjalankan instruksi permainan sebagai bagian dari sebuah tim,”tuturnya.
Melalui seleksi ini, Persipura berharap, dapat menemukan pemain-pemain muda berbakat yang siap menjadi bagian dari regenerasi tim sekaligus memperkuat skuad senior dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027. [**/GRW]











