• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

September 10, 2018
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

September 4, 2026
Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

Wartawan Laporkan Penganiayaan dalam Sengketa Kavling Sei Beduk, Polisi Didorong Usut Tuntas

September 4, 2026
ADVERTISEMENT
Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif

September 4, 2026
Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

Diundang ke EEF ke-11, Presiden Indonesia Bawa Misi Strategis ke Rusia

September 4, 2026
Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan

Presiden Prabowo Terima Laporan 100 Kampung Nelayan

September 4, 2026
KY dan LPSK Perkuat Pelindungan Saksi dan Korban

KY dan LPSK Perkuat Pelindungan Saksi dan Korban

September 4, 2026
Menteri PANRB Minta Hasil Kerja Birokrasi Fokus Selesaikan Masalah Sosial

Menteri PANRB Minta Hasil Kerja Birokrasi Fokus Selesaikan Masalah Sosial

September 4, 2026
Dukung Keputusan MSG dan PIF, ULMWP : Pejuang Papua Harus Tetap Rendah Hati

Dukung Keputusan MSG dan PIF, ULMWP : Pejuang Papua Harus Tetap Rendah Hati

September 4, 2026
Mendagri Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Mendagri Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

September 4, 2026
Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

Menaker Yassierli Buka Masukan Pengusaha dan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

[Internasional]

September 10, 2018
in Internasional
0
0
SHARES
60
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SatukanIndonesia.com – Pakistan tengah mengkaji larangan impor mobil mewah, ponsel pintar, dan keju sebagai upaya menghindari dana talangan (bailout) dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Meski belum ada keputusan yang diambil, langkah-langkah tersebut merupakan bagian upaya Dewan Penasihat Ekonomi (EAC) Pakistan untuk mengatasi defisit neraca pembayaran sebagai tekad untuk menghindari dana talangan IMF.

EAC mengadakan sesi pertama diskusi larangan impor pada pekan lalu, dipimpin Menteri keuangan Asad Umar yang baru mulai menjabat pada bulan lalu.

Selisih antara ekspor dan impor yang kian besar menyebabkan kurangnya suplai dolar terhadap perekonomian negara tersebut. Hal ini memicu tekanan pada mata uang negara tersebut dan kian berkurangnya cadangan devisa.

Kondisi ini mendorong sebagian besar analis memperkirakan Pakistan akan membutuhkan dana talangan dari IMF untuk yang ke-15 kalinya sejak awal 1980.

Namun, Perdana Menteri Imran Khan yang baru terpilih mengkritik budaya ketergantungan Pakistan pada IMF. Pejabat partainya juga mengkritik langkah reformasi dan penghematan yang diminta IMF justru akan mencekik belanja pemerintah yang sebenarnya dijanjikan selama kampanye.

ADVERTISEMENT

Ashfaque Khan, salah satu anggota EAC yang merupakan profesor di salah satu Universitas menjelaskan pembahasan dalam pertemuan pekan lalu berfokus pada ide-ide baru untuk membantu mengekang impor.

“Saya tidak menemukan anggota (yang) menyarankan Pakistan harus ke IMF, karena ada alternatif lain,” ujar dia, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/09).

Khan menyebut langkah-langkah yang dibahas adalah larangan untuk impor keju, mobil, ponsel, hingga buah yang dapat menghemat US$4-5 miliar. Selain itu, mendorong ekspor yang diharapkan dapat mendatangkan aliran dana masuk US$2 miliar.

“Anda bisa melihat banyaknya keju yang didatangkan dari luar negeri. Pasar penuh dengan keju impor. Apakah negara yang saat ini tak banyak memiliki dolar harus mengimpor keju?” terang Khan.

Umar tak memberikan konfirmasi ketika dihubungi Reuters. Namun, ia baru-baru ini mengatakan kepada senat, jika Paksitan harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk mendapat pendanaan US$9 miliar, maka opsi dana talangan IMF merupakan kemunduran.

Tahun lalu, pemerintah sebelumnya menaikkan tarif hingga 50 persen pada 240 barang-barang impor, termasuk keju dan mobil, serta memberlakukan bea masuk atas lusinan impor baru. Namun, tidak ada larangan impor langsung yang dikeluarkan.

Umar baru-baru ini mengatakan Pakistan tidak akan mengesampingkan kemungkinan permintaan bantuan “negara sahabat” – biasanya kode untuk sekutu bersejarah China dan Arab Saudi – agar tidak mendatani IMF, serta mengumpulkan uang di pasar utang internasional.

Defisit transaksi berjalan Pakistan pada akhir kuartal dua lalu melebar 43 persen menjadi $ 18 miliar, seiring lonjakan harga minyak. Pakistan mengimpor sekitar 80 persen kebutuhan minyaknya.

Untuk meredakan tekanan neraca tersebut, bank sentral Pakistan telah mendevaluasi rupee empat kali sejak Desember, sementara suku bunga telah naik tiga kali tahun ini. (*)

Komentar Facebook

Tags: BailoutIMFInternasionalPakistanSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Sebanyak 8 Gereja Dibakar di Pakistan Usai Tuduhan Penistaan Agama

Sebanyak 8 Gereja Dibakar di Pakistan Usai Tuduhan Penistaan Agama

Agustus 19, 2023

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023

TNI AL Tingkatkan Kerjasama Internasional Pada AMAN Exercise 2023 di Pakistan

Februari 10, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?