• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kusut! Rupiah dan Mata Uang Asia Lainnya Melemah, Dolar AS masih Perkasa

Kusut! Rupiah dan Mata Uang Asia Lainnya Melemah, Dolar AS masih Perkasa

September 13, 2021
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Juli 24, 2026
30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

Juli 24, 2026
ADVERTISEMENT
Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Juli 24, 2026
MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

Juli 24, 2026
Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Juli 24, 2026
Bapenda Kota Bekasi Bertekad Capai PAD melalui Berbagai Upaya

Bapenda Kota Bekasi Bertekad Capai PAD melalui Berbagai Upaya

Juli 24, 2026
Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Sorong, SC Tegaskan Proses Berjalan Transparan

Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Sorong, SC Tegaskan Proses Berjalan Transparan

Juli 24, 2026
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap.

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap.

Juli 24, 2026
Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Juli 24, 2026
Nama dan Foto Dicatut, Dr. Filep Wamafma : Jangan Direspon, Itu Penipuan

Nama dan Foto Dicatut, Dr. Filep Wamafma : Jangan Direspon, Itu Penipuan

Juli 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kusut! Rupiah dan Mata Uang Asia Lainnya Melemah, Dolar AS masih Perkasa

[Ekonomi]

September 13, 2021
in Ekonomi
0
0
SHARES
481
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Uang kertas Dolar dan Rupiah yang di transaksikan /market.bisnis.com/Foto
Uang kertas Dolar dan Rupiah yang di transaksikan /market.bisnis.com/Foto

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.252 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (13/9) sore. Posisi ini melemah 50 poin atau 0,35 persen dari Rp14.202 per dolar AS pada Jumat (10/9).

Begitu juga dengan kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang menempatkan rupiah di posisi Rp14.260 per dolar AS atau melemah dari Rp14.225 per dolar AS pada akhir pekan lalu.  Rupiah melemah bersama semua mata uang Asia lainnya, mulai dari won Korea Selatan yang melemah 0,59 persen, baht Thailand minus 0,45 persen, ringgit Malaysia minus 0,32 persen, dan rupee India minus 0,24 persen.

Baca Juga: Ternyata, 4 Hal Ini Jadi Dasar Pemerintah Naikkan Cukai Rokok Tahun Depan
Lalu, peso Filipina melemah 0,21 persen, yuan China minus 0,16 persen, yen Jepang minus 0,16 persen, dolar Singapura minus 0,11 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,01 persen.

Sementara mata uang utama negara maju bervariasi. Rubel Rusia menguat 0,28 persen dan dolar Australia 0,01 persen. Tapi, franc Swiss melemah 0,4 persen, euro Eropa minus 0,2 persen, dan poundsterling Inggris minus 0,15 persen.

ADVERTISEMENT

Analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah terjadi karena indeks dolar AS menguat dari berbagai mata uang pada hari ini. Hal ini terjadi karena dolar AS mendapat sentimen positif dari ekspektasi pasar terhadap data inflasi AS.

Baca Juga: Garuda Indonesia Kalah di Arbitrase London, BUMN Angkat Bicara
Optimisme pasar muncul karena data indeks harga produsen tumbuh 0,7 persen secara bulanan dan 8,3 persen secara tahunan. Hal ini diyakini akan turut mengerek inflasi pada indeks harga konsumen.

Indikasi ini selanjutnya menguatkan ekspektasi pasar pada isu tapering dari bank sentral AS, The Federal Reserve. “Investor sekarang melihat ke data AS untuk petunjuk lebih lanjut tentang jadwal The Fed untuk memulai pengurangan aset,” kata Ibrahim. (Nal/SI)

Komentar Facebook

Tags: DuithepengkursMata UangNilai Tukarrupiah vs dolar
ShareTweetSend

Related Posts

Perseteruan Antara Habib Bahar Dengan Ryan Jombang di Lapas, Duit Jadi Penyebabnya

Perseteruan Antara Habib Bahar Dengan Ryan Jombang di Lapas, Duit Jadi Penyebabnya

Agustus 19, 2021

Rupiah Jawara ke Rp14.105 di Tengah Pelemahan Mata Uang Asia

Desember 10, 2020
Minim Sentimen, Rupiah Lesu ke Rp14.170 per Dolar AS

Rupiah Mentok Berotot di Posisi Rp14.070 per Dolar AS

November 18, 2020

Selasa Pagi, Rupiah Menguat ke Level Rp14.190 per Dolar AS

Oktober 2, 2019
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?