
Manila, SatukanIndonesia.com – Dua kapal induk Amerika Serikat (AS) dan dua kapal amfibi, bersama dengan pengawalnya dan 26 unit jet tempir F-35 Lightning II Joint Strike Fighters melakukan latihan dengan kapal perang dek besar Jepang pekan lalu di Laut Filipina.
Latihan tersebut merupakan latihan terbesar yang melibatkan kapal-kapal berkemampuan penerbangan sejak latihan oktober dengan kelompok pemogokan kapal induk Ronald Reagan dan Carl Vinson Angkatan Laut AS, kelompok pemogokan Pembawa 21 Angkatan Laut Kerajaan (CSG21) dan Armada Pengawal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF). 2.
Baca Juga: Polisi Polandia Tahan Turis Wanita Usai Hormat Nazi di Kamp Auschwitz
Kapal induk USS Carl Vinson (CVN-70) dan USS Abraham Lincoln (CVN-72) memimpin latihan tempur yang dimulai hari Minggu (23/1/2022), diapit oleh tujuh kapal perang Amerika lainnya dan sebuah kapal perang Jepang.
Tujuh kapal perang Amerika yang ambil bagian dalam latihan itu antara lain kapal serbu amfibi USS America (LHA-6) dan USS Essex.
Kemudin kapal penjelajah rudal berpemandu USS Mobile Bay (CG-53) dan USS Lake Champlain (CG-57) dan kapal perusak USS Spruance (DDG-111), USS Chafee (DDG-90), dan USS Gridley (DDG-101).
Baca Juga: Serangan Pesawat Tak Berawak Amerika Serikat Bombardir Yaman, Komandan Al-Qaeda Tewas
Sedangkan kapal perang Jepang yang ambil bagian dalam manuver ini adalah JS Hyuga (DDH-181). Komandan Armada ke-7 AS, Wakil Laksamana Karl Thomas, menyebut unjuk kekuatan ini sebagai manuver kebebasan navigasi terbaik.
Dia mengeklaim bahwa tidak ada yang mempertanyakan kembali komitmen Washington untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
“Dua Kelompok Tempur Kapal Induk dan dua Kelompok Siap Amfibi berlayar bersama teman-teman dekat kita dari Pasukan Bela Diri Maritim Jepang,” kata Thomas, seperti dikutip dari USNI News, Senin (24/1/2022).
Baca Juga: Joe Biden Perlu Bikin Hidung Vladimir Putin Berdarah, Jika Berani Serang Ukraina
Latihan itu dilakukan di suatu tempat di Laut Filipina yang mencakup perairan timur Taiwan. Itu adalah yang terbesar dari jenisnya sejak AS, Inggris, dan Jepang mengadakan latihan besar-besaran di tenggara Okinawa Oktober lalu.
China melakukan aksi militernya sendiri di wilayah itu pada hari Minggu, membuat Taiwan khawatir dengan serbuan 39 pesawat militer, termasuk sebuah pesawat pengebom.
Ke-39 pesawat militer Beijing itu memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan. Sebagai respons, Taiwan mengerahkan beberapa jet tempur dan mengaktifkan sistem pertahanan rudal. (Nal/SI)













