• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
BPN: Total 20 Laporan Terkait Fitnah Belum Ada Perkembangan

Gerindra Balas Sindiran Ahok Yang Sebut Jokowi Tidak Bisa Kerja: Ini Orang Cuman Bisa Omon-Omon

Februari 7, 2024
Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

September 13, 2026
Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

September 13, 2026
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

September 13, 2026
Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

September 13, 2026
Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

September 13, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Gerindra Balas Sindiran Ahok Yang Sebut Jokowi Tidak Bisa Kerja: Ini Orang Cuman Bisa Omon-Omon

[Politik]

Februari 7, 2024
in News, Politik
0
0
SHARES
46
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman membalas sindiran yang disampaikan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka.

Ahok sempat menyebut bahwa Jokowi tidak bisa bekerja. Dia juga mempertanyakan bukti bahwa Gibran bisa bekerja selama menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Terkait hal itu, Habiburokhman mengaku sangat mengenal Ahok karena sebelumnya pernah menjadi kader Partai Gerindra. Dia lantas menyebut bahwa Ahok hanya pandai omon-omon, tapi tak bisa bekerja.

“Kalau Pak Ahok bilang dia tahu Pak Jokowi, ya kita bilang kita tahu Ahok. Apasih mampunya Ahok? Saya juga tahu, dulu pernah sama-sama di Gerindra, saya juga pernah mendukung beliau di 2012, saya juga tahu kualitas dia cuma seperti apa,” kata Habiburokhman kepada wartawan, sebagaimana dilansir VIVA, Rabu, 7 Februari 2024.

“Ya enggak bisa kerja juga, nih orang (Ahok) cuma bisa omon-omon,” sambungnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman mengatakan penilaian Ahok terhadap Jokowi dan Gibran yang disebut tak bisa bekerja itu tidak ilmiah. Sebab, dari hasil survei, masyarakat yang puas dengan kinerja Jokowi mencapai 80 persen.

“Ya itu kan penilaian ya, orang tinggal menilai aja Ahok itu seperti apa, kita kembalikan ke masyarakat pasti yang lebih tahu. Kalau Pak Jokowi dibilang tidak bisa kerja kan sepertinya nggak ilmiah apa yang disampaikan Ahok, karena approval rate Pak Jokowi itu hampir tembus 80% itu salah satu rekor,” pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, media sosial dihebohkan dengan pernyataan viral mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa sebagai Ahok. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial TikTok, Ahok mengatakan bahwa Jokowi dan Gibran tidak bisa kerja.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Ahok saat melakukan kampanye pasangan calon (paslon) no urut 3 Ganjar-Mahfud. Mulanya, seorang ibu berusia 82 tahun menyatakan bahwa dirinya memilih calon presiden (capres) no urut 2 Prabowo Subianto.

Setelah itu, Ahok langsung menjelaskan alasannya mengapa tidak memilih Prabowo sebagai calon presiden untuk Republik Indonesia. Menurutnya, ia tidak ingin memilih seorang capres yang tidak bisa bekerja.

“Kita tidak mau pilih orang yang terbukti tidak bisa kerja,” ucap Ahok kepada ibu tersebut yang dikutip dari unggahan video akun bernama @halim_tambari di TikTok pada Selasa, 6 Februari 2024.

Lebih lanjut, Ahok juga mengatakan bahwa karakter seseorang teruji saat memiliki kekuasaan. Baru lah mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga mempertanyakan apa bukti bahwa Gibran Rakabuming raka yang kini menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo bisa bekerja selama masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

ADVERTISEMENT

“Presiden kalau cuma 2 tahun karakter teruji kalau ada kekuasaan,” ungkapnya.

“Sekarang saya mau tanya di mana ada bukti Gibran bisa kerja selama wali kota?” tanyanya.

Beliau juga mempertanyakan tentang kinerja Presiden Jokowi. Sehingga menurutnya saat hendak memilih calon pemimpin yang adil itu harus dilihat dari kemampuan kerjanya.

“Terus ibu kira Pak Jokowi juga bisa kerja?” tanyanya lagi.

“Tidak fair kalo kita pilih presiden bukan berdasarkan kemampuan kerja,” tandas Ahok. (***)

 

Komentar Facebook

Tags: AhokAhok kritik JokowiHabiburokhmanPartai Gerindra
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

September 3, 2026
13 Tindak Pidana yang Masuk RUU Perampasan Aset Diungkap Komisi III DPR RI

13 Tindak Pidana yang Masuk RUU Perampasan Aset Diungkap Komisi III DPR RI

September 1, 2026
Desember 2026, RUU Perampasan Aset Disahkan

Desember 2026, RUU Perampasan Aset Disahkan

Agustus 27, 2026

Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Agustus 25, 2026

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?