• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

September 13, 2026
Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

September 13, 2026
Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

September 13, 2026
Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

September 13, 2026
Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

September 13, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

September 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

(Fokus Berita)

September 13, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
20
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAKARTA, satukanindonesia.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia atau PGI menyerukan penghentian kekerasan di Tanah Papua, lindungi kehidupan dan bukan ruang dialog kemanusiaan.

Seruan ini disampaikan PGI berkaitan dengan berbagai kekerasan yang dialami warga sipil di Tanah Papua dalam beberapa waktu terakhir.

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan, keprihatinan mendalam dan mengecam keras rangkaian kekerasan yang kembali menimpa warga sipil di Tanah Papua.

Peristiwa itu diantaranya penyanderaan sembilan perempuan warga sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Agustus 2026, dan penembakan yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijayapada 9 September 2026.

Sembilan perempuan yang dilaporkan disandera di Jila adalah Nemerina Wamang (17 tahun dan dalam kondisi hamil muda), Alin Mesawarol (siswi kelas VI SD), Nopi Aim (siswi kelas IV SD), Opinte Meswaro (siswi kelas III SD), Yonita Senawatme (18 tahun), Meria Nibilingame (15 tahun), Wena Katagame (18 tahun), Ilimin Onawame (18 tahun), dan Miante Nibilingame (13 tahun).

“Mereka adalah warga sipil yang seharusnya memperoleh perlindungan penuh dan dalam keadaan apa pun tidak boleh dijadikan sasaran ataupun instrumen dalam konflik bersenjata,”tulis PGI dalam siaran persnya yang dikutip, Minggu (13/09/2926).

PGI pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, yakni Aprida Rapi (49 tahun), Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan asal Toraja, Sulawesi Selatan, drh. Alfonsius Albinus Mehan (35 tahun), dokter hewan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan Wili Mbuik (24 tahun), CPNS asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

“Mereka ditembak ketika sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama. Kami turut berduka dan berdoa bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan, kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan.”

PGI menyatakan, rangkaian peristiwa ini menunjukkan bahwa lingkaran kekerasan terus mengancam kehidupan dan martabat manusia di Papua.

PGI menyatakan, alasan apa pun, penangkapan secara sewenang-wenang, penyanderaan, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersalah merupakan tindakan yang tidak manusiawi dan bertentangan dengan kehendak Allah, Sang Pencipta dan Pemelihara kehidupan.

“Alkitab menegaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:27).” Karena itu, setiap kehidupan menurut PGI memiliki martabat yang tidak boleh dirampas oleh siapa pun.

Sabda Tuhan, “Jangan membunuh” (Keluaran 20:13), merupakan penegasan moral yang tidak dapat dinegosiasikan demi kepentingan politik, keamanan, atau perjuangan apa pun.

PGI kembali menegaskan bahwa setiap upaya penyelesaian masalah Papua, harus berlandaskan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia, perlindungan warga sipil, dan keberpihakan kepada kehidupan.

Sebab, kekerasan tidak akan menyembuhkan luka Papua. Sebaliknya, kekerasan hanya akan melahirkan ketakutan, kebencian, kehilangan, dan kekerasan baru.

Karena itu, PGI dengan sungguh-sungguh menyerukan kepada semua pihak untuk HENTIKAN KEKERASAN! Hentikan penyanderaan, penembakan, pembunuhan, dan aeluruh tindakan yang menempatkan warga sipil dalam bahaya.

Semua pihak yang terlibat dalam konflik bersenjata diminta, harus menghormati kehidupan serta memastikan bahwa perempuan, anak-anak, pekerja kemanusiaan, pelayan publik, dan seluruh warga sipil tidak dijadikan sasaran kekerasan.

PGI pun mendesak, agar ruang dialog kemanusiaan segera dibuka sebagai langkah mendesak untuk memutus mata rantai aksi dan reaksi, serangan dan pembalasan, yang terus memakan korban.

Dialog kemanusiaan dipandang harus menjadi ruang bersama untuk menyelamatkan kehidupan, menjamin perlindungan warga sipil, membangun kepercayaan, serta membuka jalan menuju penyelesaian persoalan Papua yang bermartabat dan damai.

Katanya, Tanah Papua tidak membutuhkan lebih banyak kuburan. Papua membutuhkan keberanian untuk menghentikan kekerasan, memulihkan mereka yang terluka, melindungi kehidupan, dan membangun perdamaian.

“Sebagaimana firman Tuhan mengingatkan: “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Matius 5:9).” [***/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dialog KemanusiaanKekerasan di Tanah PapuaPGI
ShareTweetSend

Related Posts

Penyelesaian Konflik di Tanah Papua Butuh Dialog Kemanusiaan

Penyelesaian Konflik di Tanah Papua Butuh Dialog Kemanusiaan

Oktober 1, 2025
Mahfud MD Klaim Bukti Kasus Pelanggaran HAM Tahun 1965-1966 Sudah Tak Ditemukan

Bertemu Ketum PGI, Mahfud Md Jamin Keamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Desember 22, 2023
Hari Bhayangkara ke-77, PGI Harap Polri Semakin Dekat Dengan Masyarakat Dan Elemen Bangsa Lainnya

Hari Bhayangkara ke-77, PGI Harap Polri Semakin Dekat Dengan Masyarakat Dan Elemen Bangsa Lainnya

Juli 1, 2023

Pesan Paskah PGI 2023 Singgung Pemilu Serempak 2024 Yang Berpotensi SARA

April 3, 2023

PGI Minta Perhatian Presiden Joko Widodo terhadap Kasus Diskriminasi dan Pelarangan Beribadah

Februari 8, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?