• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Wakili 26 Negara, China Kritik AS dan Negara Barat soal HAM

Wakili 26 Negara, China Kritik AS dan Negara Barat soal HAM

Oktober 7, 2020
Kapolri Tegaskan Penempatan Anggota Polri di Jabatan Sipil Harus Berdasarkan Permintaan Instansi 

Kapolri Tegaskan Penempatan Anggota Polri di Jabatan Sipil Harus Berdasarkan Permintaan Instansi 

Juni 11, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dorong Kepedulian Lingkungan di Bekasi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dorong Kepedulian Lingkungan di Bekasi

Juni 11, 2026
ADVERTISEMENT
Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Juni 11, 2026
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Pertamax Naik, Harga Pertalite dan LPG Subsidi Tetap

Pertamax Naik, Harga Pertalite dan LPG Subsidi Tetap

Juni 11, 2026
Jurnalis Wajib Belajar Makna Integritas Dalam Jurnalisme

Jurnalis Wajib Belajar Makna Integritas Dalam Jurnalisme

Juni 11, 2026
Solidarity Network Serukan Militeristik dan Kerusakan Lingkungan di Tanah Papua

Solidarity Network Serukan Militeristik dan Kerusakan Lingkungan di Tanah Papua

Juni 11, 2026
Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Juni 11, 2026
Ini Solusi Penyelesaian Konflik Agraria di Papua Barat Daya

Ini Solusi Penyelesaian Konflik Agraria di Papua Barat Daya

Juni 11, 2026
Cegah Pungli di Kantor Imigrasi, Presiden Prabowo Didesak Bentuk Satgas

Cegah Pungli di Kantor Imigrasi, Presiden Prabowo Didesak Bentuk Satgas

Juni 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Wakili 26 Negara, China Kritik AS dan Negara Barat soal HAM

[Internasional]

Oktober 7, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
39
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Bendera China.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Utusan China membuat pernyataan di Debat Umum Komite Ketiga Majelis Umum PBB yang menuduh Amerika Serikat dan negara Barat melanggar hak asasi manusia.

Dalam debat umum yang dihelat hari Senin (5/10/20), perwakilan permanen Tiongkok untuk PBB, Zhang Jun menyampaikan kritik mewakili 26 negara yang hadir.
Mereka menyerukan pencabutan lengkap dan segera terkait sanksi, dan mengungkapkan keprihatinan besar pada diskriminasi ras sistematis yang terjadi di AS maupun negara-negara barat.

Zhang Jun membuat pernyataan atas nama Angola, Antigua dan Barbuda, Belarusia, Burundi, Kamboja, Kamerun, Kuba, Republik Demokratik Rakyat Korea.

Kemudian Guinea Ekuatorial, Eritrea, Iran, Laos , Myanmar, Namibia, Nikaragua, Pakistan, Palestina, Rusia, Saint Vincent dan Grenadines, Sudan Selatan, Sudan, Suriname, Suriah, Venezuela, dan Zimbabwe.

Saat ini dunia tengah menghadapi pandemi virus corona. Penanggulangan dan pemulihan dari virus itu membutuhkan solidaritas global dan kerja sama internasional.

Namun demikian dalam pernyataan bersama itu disebutkan penerapan tindakan koersif sepihak masih kerap dilakukan oleh AS dan negara-negara barat.

“Kami terus menyaksikan penerapan tindakan koersif sepihak, yang bertentangan dengan tujuan dan prinsip Piagam PBB dan hukum internasional, multilateralisme dan norma dasar hubungan internasional,” kata Zhang dilansir dari Global Times, Selasa (6/10/20).

Zhang berkata tindakan pemaksaan seperti itu memiliki dampak yang tidak dapat disangkal pada hak asasi manusia, karena menghalangi realisasi penuh pembangunan sosial dan ekonomi dan menghambat kesejahteraan penduduk di negara-negara yang terkena dampak.

“Ini sangat relevan dalam konteks pandemi Covid-19. Pejabat senior PBB dan komunitas internasional telah menyadari dampak negatif yang berat dari tindakan ini,” kata Zhang.

Pernyataan Zhang menyambut seruan Sekretaris Jenderal PBB pada 26 Maret 2020, tentang pengabaian sanksi yang melemahkan kapasitas negara untuk menanggapi Covid-19, serta pernyataan yang dibuat oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia pada 23 Maret.

Pernyataan itu juga menyambut baik resolusi Majelis Umum yang baru-baru ini diadopsi tentang tanggapan yang komprehensif dan terkoordinasi terhadap Covid-19.

Resolusi Majelis Umum menyerukan negara-negara untuk menahan diri dari mengumumkan dan menerapkan tindakan ekonomi, keuangan, atau perdagangan sepihak yang tidak sesuai dengan hukum internasional dan Piagam PBB.

Hampir 20 tahun setelah adopsi Deklarasi Durban dan Program Aksi, kejadian seperti kematian George Floyd dan penembakan Jacob Blake di AS terus terjadi. Orang-orang yang rentan terus menderita atau kehilangan nyawa mereka karena rasisme dan kebrutalan polisi.

Zhang menyatakan contoh-contoh seperti itu mengingatkan bahwa diskriminasi rasial yang kronis dan mengakar, kebrutalan polisi, dan ketidaksetaraan sosial masih ada.

Istilah “tindakan koersif sepihak” biasanya mengacu pada tindakan ekonomi yang diambil oleh satu negara untuk memaksa perubahan kebijakan negara lain.

Contoh tindakan itu termasuk sanksi perdagangan dalam bentuk embargo dan gangguan aliran keuangan serta investasi antara negara pengirim dan negara target. (*)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatChinaInternasionalPBB
ShareTweetSend

Related Posts

PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

Juni 8, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Menlu Sugiono Desak Reformasi PBB dan Dewan Keamanan

Menlu Sugiono Desak Reformasi PBB dan Dewan Keamanan

Mei 28, 2026

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?