• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ahli: PSBB Longgar, Potensi Super Spreaders Covid-19 RI Besar

Ahli: PSBB Longgar, Potensi Super Spreaders Covid-19 RI Besar

Oktober 19, 2020
Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 17, 2026
Tindak Judi Kasino di 9 Stage Batam, Polisi Amankan 197 Orang

Tindak Judi Kasino di 9 Stage Batam, Polisi Amankan 197 Orang

Agustus 17, 2026
ADVERTISEMENT
HP Wartawan Dirampas Oknum Anggota Dittipidnarkoba Bareskrim Polri

HP Wartawan Dirampas Oknum Anggota Dittipidnarkoba Bareskrim Polri

Agustus 17, 2026
Semua Pelaku dalam Kasus Serangan Andrie Yunus Harus Diungkap

Semua Pelaku dalam Kasus Serangan Andrie Yunus Harus Diungkap

Agustus 17, 2026
Pastikan Kualitas Beras, Bupati Hermus Sidak Gudang Bulog Manokwari

Pastikan Kualitas Beras, Bupati Hermus Sidak Gudang Bulog Manokwari

Agustus 17, 2026
Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Agustus 16, 2026
Menteri HAM RI Hadiri 81 Tahun Indonesia Merdeka di Papua Tengah

Menteri HAM RI Hadiri 81 Tahun Indonesia Merdeka di Papua Tengah

Agustus 16, 2026
Wali Kota Bekasi Resmikan Flying Fox BPBD, Edukasi Kebencanaan Dikemas Makin Menarik

Wali Kota Bekasi Resmikan Flying Fox BPBD, Edukasi Kebencanaan Dikemas Makin Menarik

Agustus 16, 2026
Ratusan Anggota Pramuka Bekasi Bermalam di Kantor Pemkot, Sambut Hari Pramuka ke-65

Ratusan Anggota Pramuka Bekasi Bermalam di Kantor Pemkot, Sambut Hari Pramuka ke-65

Agustus 16, 2026
Wali Kota Bekasi Resmikan Flying Fox BPBD, Edukasi Kebencanaan Dikemas Makin Menarik

Wali Kota Bekasi Resmikan Flying Fox BPBD, Edukasi Kebencanaan Dikemas Makin Menarik

Agustus 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Ahli: PSBB Longgar, Potensi Super Spreaders Covid-19 RI Besar

[Ragam Info]

Oktober 19, 2020
in Ragam Info
0
0
SHARES
33
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi super spreaders Covid-19 di Indonesia.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman menyatakan super spreaders Covid-19 sangat berpotensi terjadi di Indonesia. Hal itu terjadi lantaran Indonesia telah melonggarkan pembatasan sosial alias PSBB.

“Potensi adanya super spreaders besar,” ujar Dicky.

Dicky menjelaskan super spreaders adalah suatu kasus infeksi Covid-19 yang diidap seseorang menyebar dengan sangat efektif pada satu klaster, kajadian, waktu, atau tempat. Dia seperti infeksi pada umumnya, super spreaders lebih menyebabkan penularan lebih banyak orang.

Dicky menuturkan super spreaders umumnya terjadi pada klaster yang mobilitasnya tinggi dan banyak, seperti saat rangkaian pemilihan kepala daerah atau demo menolak UU Cipta Kerja.

Tak hanya itu, dia menyampaikan keramaian di tempat umum, seperti di stasiun kereta saat jam pulang kerja atau di bandara juga sangat berpotensi menciptakan super spreaders.

“Dengan adanya pelanggaran fasilitas umum, artinya orang berinteraksi dan mobile ya tentunya betul bahwa potensi super sprraders ini sangat tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Dicky mengingatkan berdasarkan studi epidemiologi menyebutkan bahwa kasus infeksi yang disebabkan oleh super spreaders lebih berat. Sebab, dia berkata jumlah virus yang ditularkan jauh lebih besar daripada kontak biasa.

“Untuk mengantisipasinya adalah pelonggaran mempetimbangkan kondisi pengendalian pandemi di wilayah tersebut,” ujar Dicky.

Dicky menambahkan ancaman super spreaders sulit dicegah oleh pemerintah. Pasalnya, banyak sektor yang mengalami dampak negatif dari pembatasan aktivitas dalam jangka panjang di sebuah wilayah.

“Maka tidak ada saran lain dari saya untuk pemerintah di setiap level adalah meningkatkan cakupan pengetesan dan pelacakan. Sehingga kita lebih banyak lagi mendeteksi orang yang membawa virus dan meminimalisir penularan,” ujarnya.

Lebih dari itu dia menyarankan pemerintah menggunakan rapid test antigen yang lebih akurat dan berbiaya mudah dalam mendeteksi kasus infeksi. Serta, dia mengimbau pemerintah tetap mencegah keramaian.

Adapun tempat wisata yang hendak dibuka harus menerapkan protokol yang ketat dan terus dimonitor. Sanksi juga harus diterapkan secara adil agar kasus infeksi Covid-19 tidak meningkat ke depan.

Sebelumnya, penasehat Menko Kemaritiman Bidang Penanganan Covid-19 Monica Nirmala menegaskan pengetesan dan pelacakan dinilai penting karena penularan virus corona di Indonesia saat ini didominasi oleh segelintir orang yang terinfeksi, yang disebut sebagai super spreaders.

Sebanyak 80 persen kasus baru disebabkan oleh 20 persen orang yang terinfeksi.

“Mereka mampu menularkan virus kurang lebih dua hari sebelum timbul gejala, hingga 10 hari setelah bergejala. Oleh karena periode infeksius yang singkat ini, maka waktu dan kecepatan respons kita sangat penting untuk memutus rantai penularan. Time is of the essence (waktu adalah kunci),” katanya.

Bukan hanya testing dan tracing yang penting, Monica menuturkan pendampingan karantina dan isolasi turut jadi perhatian. Menurut dia, tes-lacak-isolasi adalah tiga mata rantai surveilans yang saling terkait. Deteksi dini dan pendampingan pasien menjalani isolasi serta perawatan hingga tuntas adalah kunci penanganan pandemi.

ADVERTISEMENT

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menekankan pentingnya pengetesan dan pelacakan kasus Covid-19 sambil menunggu datangnya vaksin pada November mendatang. (*)

Sumber

 

Komentar Facebook

Tags: PSBBRagam InfoVirus Corona
ShareTweetSend

Related Posts

Wiku Adisasmito. (Dok. Istimewa)

Genjot Target Vaksinasi, Satgas Minta Gubernur dan Bupati/Wali Kota Koordinasi

September 11, 2021
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (dok. Istimewa)

Cegah Kerumunan! Polda Metro Tetapkan Crowd Free Night

September 6, 2021
Resmi Diumumkan, Simak Perbedaan PPKM Darurat Dengan PSBB

Resmi Diumumkan, Simak Perbedaan PPKM Darurat Dengan PSBB

Juli 1, 2021

Waki Ketua Komisi IX DPR Sarankan Pemerintah Terapkan PSBB Total

Juni 28, 2021

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?