
Jakarta, SatukanIndonesia.Com -Setelah wabah pandemic covid -19 melandai dengan keyakinan penuh pada Tuhan pandemic makin hilang dari lingkungan kehidupan manusia, Sekolah Minggu HKBP Rawamangun melaksanakan Syukur Kebangkitan yang puncaknya dilaksanakan bersamaan dengan Ibadah Minggu, di Gereja HKBP Rawamangun, Sabtu, 15/5/2022.
Dalam acara Ibadah Syukur Kebangkitan Sekolah Minggu tersebut menampilkan berbagai keterampilan menggunakan alat musik berupa Tor-Tor, Seruling, Gondang, Angklung, keyboard, piano.

Penggunaan alat musik tersebut dilakukan secara kolaborasi untuk memuji dan memuliakan Tuhan.
Acara Syukur Kebangkitan Sekolah Minggu atau dalam bahasa Batak disebut “Parheheon Sekolah Minggu Rawamangun 2022” diikuti sekitar 200 orang dari berbagai kelompok usia anak-anak, mulai Kelompok Taman Kanak-kanak (TK) sampai usia Remaja atau Sekolah Menengah Lanjutan Atas (SLTA).
Ketua Seksi Sekolah Minggu HKBP Rawangun, Ny Hutabarat Br. Simanjuntak mengatakan, dalam kegiatan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Rawamangun tahun 2022 dilakukan berbagai perlombaan, mulai dari olahraga, baca Alkitab dan perlombaan lainnya untuk memperebutkan hadiah.

Dikatakan Merry Simanjuntak itu, pihaknya menggelar perlombaan cerdas cermat Alkitab, nyanyi, cerita tentang Alkitab, E-Sprot Online, Jalan Sehat, Lomba Rias Wajah.
“Hari ini merupakan puncak sekaligus akhir dari kegiatan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Rawamangun yang sebelumnya telah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan perlombaan dan pemberian hadiah kepada mereka yang juara”, kata Ny. Hutabarat Br. Simanjuntak dalam sambutannya ditengah Acara Ibadah Raya Minggu HKBP Rawamangun, Minggu, 15/5/2022.

Sementara Pdt. Daniel Harahap dalam khotbahnya, kepada Sokolah Minggu berpesan untuk tetap berpegang dan senantiasa selama hidup tetap memuji dan pada Tuhan Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus lah sumber kehidupan yang kekal dan Juruselamat Umat Manusia.
“Kepada anak-anak sekolah Minggu yang telah menampilkan pelayanan dan pujian pada Tuhan dengan menggunakan alat musik memuliakan Tuhan, tetap dan setialah senantiasa berpegang pada Tuhan Yesus”, ujar Pdt. Daniel mengakhiri khotbahnya.
Mengenai kesiap-siagaan terhadap penyebaran berbagai penyakit dan pandemic yang selama ini menghantui rasa takut seluruh umat manusia, Pdt. Daniel berpesan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat.
Sementara terhadap antusias dan respon Sekolah Minggu Peserta Parheheon Sekolah Minggu HKBP Rawamangun, seorang peserta Kelompok Pemain Angklung, Frederick Jeremiah Silaban, mengatakan senang dan bangga ikut kegiatan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Rawamangun.
“Senang dan bangga bisa ikut main angklung yang diajari kaka guru sekolah Minggu saat melaksanakan Ibadah Parheheon Sekolah Minggu ini”, kata Frederick yang akrab disapa Erick menjawab Media ini saat ditanya usai mengikuti Ibadah Parheheon Sekolah Minggu, di HKBP Rawamangun, seraya menikmati nasi kotak dari Panitia.
(Tim/Redaksi/SIM)













