• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dapat Dukungan 20 % Peserta, Agung Laksono Berhasil Singkirkan Jusuf Kalla dari PMI

Dapat Dukungan 20 % Peserta, Agung Laksono Berhasil Singkirkan Jusuf Kalla dari PMI

Desember 9, 2024
Empat Warga Sipil di Intan Jaya Ditangkap

Empat Warga Sipil di Intan Jaya Ditangkap

Juli 21, 2026
Proyek Miliaran Rupiah di Sorong Papua Barat Daya Mangkrak, APH diminta Turun

Proyek Miliaran Rupiah di Sorong Papua Barat Daya Mangkrak, APH diminta Turun

Juli 21, 2026
ADVERTISEMENT
Tirta Patriot Resmi Kelola Seluruh Layanan Air Minum di Kota Bekasi, Wali Kota dan Plt. Bupati Bekasi Sepakat Utamakan Pelayanan Warga

Tirta Patriot Resmi Kelola Seluruh Layanan Air Minum di Kota Bekasi, Wali Kota dan Plt. Bupati Bekasi Sepakat Utamakan Pelayanan Warga

Juli 21, 2026
111 Hari Menuju Porprov, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Jadi Tuan Rumah yang Ramah

111 Hari Menuju Porprov, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Jadi Tuan Rumah yang Ramah

Juli 21, 2026
KPK RI Dorong Evaluasi 25 Tahun Otsus Papua

KPK RI Dorong Evaluasi 25 Tahun Otsus Papua

Juli 21, 2026
Dr. Filep Dilantik Jadi Rektor Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua

Dr. Filep Dilantik Jadi Rektor Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua

Juli 21, 2026
Rapat Paripurna DPR Ke-26 Penutupan Masa Persidangan V

Rapat Paripurna DPR Ke-26 Penutupan Masa Persidangan V

Juli 21, 2026
Anggota DPR Sebut Program Sosial Tak Boleh Putus, Negara Harus Selalu Hadir

Anggota DPR Sebut Program Sosial Tak Boleh Putus, Negara Harus Selalu Hadir

Juli 21, 2026
STIH Manokwari Papua Barat Resmi Bertransformasi Menjadi Institut

STIH Manokwari Papua Barat Resmi Bertransformasi Menjadi Institut

Juli 21, 2026
Anggota Komisi XIII DPR: Wangsit Jenderal Soedirman Menguatkan KDKMP

Anggota Komisi XIII DPR: Wangsit Jenderal Soedirman Menguatkan KDKMP

Juli 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Dapat Dukungan 20 % Peserta, Agung Laksono Berhasil Singkirkan Jusuf Kalla dari PMI

[Nasional - Pelaksanaan Munas Tandingan PMI 2024 Merupakan Akumulasi Kekecewaan Terhadap Jusuf Kalla}

Desember 9, 2024
in Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
114
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAKARTA, SATUKANINDONESIA.Com  – Munculnya Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2024 tandingan, menjadi momentum bagi Agung Laksono untuk menyingkirkan Jusuf Kalla dari jabatan Ketua Umum PMI yang sudah menjabat 2 (dua) periode.

Dalam Munas yang di gelar di Jakarta pada tanggal 8-9 Desember 2024, Agung Laksono yang sama-sama politisi senior di Partai Golkar itu dengan Jusuf Kalla berhasil mendapat lebih dari 20 persen suara dukungan dari para anggota PMI sesuai dengan ketentuan pada AD/ART, yakni sebanyak 240 dari 392 anggota yang hadir.

Dilansir dari holopis.com dan Yotube https://www.youtube.com/watch?v=Y05bPeDb95c, pelaksanaan Munas kali ini, dikatakan  Agung Laksono sekaligus upaya untuk menyegarkan organisasi PMI sesuai dinilai sebagai bentuk akumulasi dari kekecewaan para peserta Munas akibat tidak dibukanya ruang untuk menyampaikan aspirasi seluas-luasnya.

Munculnya Agung Laksono sebagai Ketua Umum PMI untuk mengeliminir keterpilihan Jusuf Kalla secara aklamasi.

Sementara disisi lain ada dorongan dari peserta yang tidak setuju dengan skenario yang dibuat pihak Jusuf Kalla yang mengkondisikan Munas secara aklamasi dengan menerima Laporan Pertanggung jawaban sekaligus mendaulat kembali jadi Ketum PMI.

Menurut Agung, proses pemilihan secara kalmasi tersebut memicu kekecewaan dan gejolak akibat ketertutupan serta dugaan intimidasi terhadap dukungan dari daerah.

Agung menilai, ketidakbebasan dalam Munas PMI kali ini telah memicu munculnya Munas tandingan sebagai bentuk akumulasi dari kekecewaan.

“Terjadinya keadaan dan peristiwa ini akibat dari kekecewaan, kemarahan, dan kekesalan karena tidak dibukanya ruang untuk menyampaikan aspirasi seluas-luasnya,” ungkap Agung Laksono konferensi pers di Jakarta, seperti dikutip Holopis.com, Senin (9/12).

Agung Laksono yang juga merupakan Ketua Dewan Pengawas Komite Donor Darah Indonesia (KDDI) sebelumnya telah mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon Ketua Umum PMI pada Munas ke-22 PMI di Jakarta. Agung mengaku telah memenuhi syarat sebagai calon ketua umum yang diatur dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI. Selain itu, Agung Laksono juga mengaku mendapat dukungan mayoritas sekitar 250 dukungan atau lebih dari 50 persen untuk menjadi Ketua Umum PMI dari para pengurus di daerah.

Agung lebih lanjut menanggapi pernyataan pihak lain yang menyebut Munas tandingan sebagai forum ilegal. Ditegaskan Agung, dukungan dari berbagai daerah yang hadir dalam Munas tandingan sudah memenuhi syarat minimal.

“Kami memiliki bukti dukungan dari lebih 20% peserta. Proses ini sah sesuai dengan ketentuan AD/ART PMI,” tegas Agung.

Dikatakan Agung, pihaknya telah mengumpulkan dukungan signifikan dari daerah-daerah sebelum Munas digelar. Agung justru menduga ada upaya sistematis untuk mempersempit ruang demokrasi.

“Data dukungan kami mencapai lebih dari 20%, tapi kemudian diklaim hanya 6%. Hal ini terjadi akibat intimidasi di berbagai wilayah terhadap pihak yang memberikan dukungan,” ucap Agung.

Agung juga menekankan pentingnya reformasi organisasi PMI, termasuk pembatasan masa jabatan ketua umum dan transparansi dalam pengelolaan aset. “Aturan lama tentang pembatasan dua periode harus dikembalikan. Ini demi menjaga marwah organisasi,” ucap dia.

 

Agung juga mengklaim pihaknya telah memenangkan lebih dari 20 persen suara dukungan dari para anggota PMI sesuai dengan ketentuan pada AD/ART, yakni sebanyak 240 dari 392 anggota yang hadir.

Ia menegaskan, pihaknya saat ini akan tetap menunggu keputusan resmi dari Kemenkumham, dan meminta seluruh anggota PMI tetap bekerja sesuai tugas masing-masing.

“Tetap akan dilempar ke pemerintah, jadi kita tinggal menunggu keputusannya. Pemerintah juga saya percaya bahwa tidak ada pemerintah yang ingin mencelakakan warganya, termasuk organisasi-organisasi, apalagi PMI, jadi saya yakin mereka akan adil, objektif, netral, dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang semestinya,” paparnya.

Menurut Agung, pihaknya akan melaporkan persoalan itu ke Kementerian Hukum dan HAM. Upaya itu untuk mendapatkan penilaian objektif dari pihak berwenang.

“Kami menyerahkan semua proses ini kepada instansi terkait, termasuk Kemenkumham. Mereka yang akan menilai keberadaan Munas dan kepemimpinan yang sah,” kata Agung.

Disebutkan, situasi pemilihan Ketua Umum PMI kali ini menunjukkan perlunya transparansi dan demokrasi dalam pengelolaan organisasi kemanusiaan. Agung berharap adanya penyelesaian yang adil agar PMI dapat kembali fokus pada misi utamanya dalam membantu masyarakat.

Disisi lain, Agung memastikan polemik kepemimpinan tidak akan mengganggu program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh PMI. Agung menekankan organisasi harus tetap fokus pada pelayanan masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang memerlukan respon cepat.

“Lebih dari 70 tahun PMI memiliki pengalaman menghadapi bencana. Program kemanusiaan tidak boleh terganggu oleh permasalahan ini,” tutur Agung.

Agung dalam kesempatan ini juga menanggapi pertanyaan soal rekonsiliasi. Agung menyatakan pihaknya membuka peluang untuk berdiskusi dengan pihak lain guna menyelesaikan polemik secara damai.

“Kami siap duduk bersama dalam suasana terbuka. Semua pihak harus diberikan kesempatan bicara dengan adil dan proporsional,” tandas Agung. (Laban/Redaksi)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Agung LaksonoJusuf JallaMunas PMIMunas Tandingan PMIPMI
ShareTweetSend

Related Posts

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Juni 19, 2026
Dubes RI Dorong Perluasan Peluang Kerja PMI Sektor Pariwisata di Turki

Dubes RI Dorong Perluasan Peluang Kerja PMI Sektor Pariwisata di Turki

Mei 5, 2026
Ridwan Hisjam: Tidak Suka Kosgoro 1957 Diatur-atur

Ridwan Hisjam: Tidak Suka Kosgoro 1957 Diatur-atur

Februari 3, 2026

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman Dua PMI Non-Prosedural ke Malaysia

Mei 23, 2025

TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan 19 Calon PMI Non Prosedural Dan 2 Pelaku TPPM di Dumai

Mei 9, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?